
Kediaman keluarga Zen. Paviliun barat.
"... Seperti apa pegunungan mountains of fire ini?. Apa tempat itu berbahaya?.."Tanya Zen Xin. Sebagai seorang God Kultivator yang pernah menjadi alkemis nomor satu di benua Qi. Zen Xin sangat paham dengan api langit.
Api langit adalah api yang tercipta dari alam. Api tersebut biasanya hanya muncul 1000 tahun sekali dan akan muncul di tempat yang sangat berbahaya. Konon api langit mampu membakar seluruh benua Qi dan tidak ada seorangpun yang bisa memadamkannya. Kekuatan kehancuran yang di miliki api langit sangatlah besar. Oleh karena itu, banyak sekali orang yang bermimpi untuk bisa memurnikan api langit dan menjadikan api langit itu sebagai senjata atau alat untuk memurnikan pil.
orang yang beruntung mendapatkannya akan memiliki kekuatan penghancur yang di miliki api langit. Maka dari itu, kemunculan api langit di pegunungan mountains of fire akan menjadi keributan besar di ibuko bahkan istana kekaisaran. Sebelum menuju ke sana, Zen Xin harus lebih dahulu mengenali medan.
"...Tuan muda. Dari yang saya dengar. Pegunungan mountains of fire di jaga oleh ras siluman ular. Meski Kekuatan mereka tidak sebanding dengan manusia, tapi mereka memiliki pondasi yang kuat..."Ujar Zen Hong memberikan informasi.
"...Ras Ular. Hmmm baiklah, sekarang kau boleh pergi.."Zen Xin melambaikan tangannya lalu berbalik masuk ke dalam kamar.
Zen Hong yang melihat Zen Xin masuk ke dalam kamar hanya bisa menggelengkan kepalanya. Dia tidak pernah menyangka bahwa tuan muda sampah ini adalah jenius yang memiliki pengalaman tempur yang luar biasa.
Zen Hong membalikkan tubuhnya lalu berjalan keluar dari paviliun barat.
Di dalam kamar, Zen Xin duduk bersila. Dia memejamkan matanya dan energi spiritualnya masuk ke dalam alam Spiritual.
Di dalam alam Spiritual, Zen Xin perlahan membuka matanya. Dia menatap pegunungan lalu berkata."...Aku harus segera kembali kepuncakku dan mencari ras iblis untuk bergabung dengan manusia..."Ucap Zen Xin. Setelah mengucapkan sesuatu yang berhubungan dengan ras iblis, Zen Xin tiba-tiba mengingat wajah cantik seorang gadis lugu dan manis. Gadis itu adalah satu-satunya orang yang mampu membuat Zen Xin menyerahkan semuanya.
"...Lin Xue. Entah apakah aku bisa bertemu lagi denganmu?..."Zen Xin menghirup nafas dalam-dalam lalu memulai pelatihannya.
Seluruh energi alam mulai tertarik menuju tubuh Zen Xin seperti magnet. Energi alam itu kemudian di saring melalui 12 meridian hingga berubah menjadi warna merah pekat, setelah itu energi tersebut berjalan menuju titik dantian Zen Xin.
Proses itu terus berlanjut hingga sepanjang hari tanpa berhenti.
__ADS_1
Duarr!!!
Ledakan energi Qi menghempaskan dedaunan di sekitar Zen Xin, namun Zen Xin tidak berhenti. Dia terus melakukan pelatihannya tanpa kenal lelah.
Waktu terus berganti. Zen Xin tidak menghentikan pelatihannya, dia tahu bahwa api langit tidak mudah untuk di tundukkan, jadi dia harus terus melakukan terobosan sebelum dia benar-benar yakin dengan kemampuannya.
Satu tahun berlalu..Dua tahun..Tiga tahun.. Empat tahun...Lima tahun...Enam tahun...Tujuh tahun.. Delapan tahun.. Sembilan tahun. . Sepuluh tahun...
Duarrr!!!!
Ledakkan terjadi di dalam alam Spiritual. Terlihat seorang pria yang duduk bersila di atas sebuah batu besar dengan mata tertutup. Rambut pria itu sangat panjang dan wajahnya di penuhi kumis dan janggut yang tebal. Jika di perhatikan dengan baik-baik, itu adalah Zen Xin yang sudah melakukan pelatihan selama sepuluh tahun.
Zen Xin yang sedang menutup matanya perlahan membuka. Mata hitamnya menyapu seluruh tempat sebelum akhirnya tersenyum.
Selama 10 tahun pelatihan di alam Spiritual, Zen Xin berhasil menembus Cruzor bintang 9 dan samar-samar bisa merasakan penghalang menuju kelas Warrior. Namun, saat Zen Xin berfikir bahwa dia bisa menembusnya, ternyata itu tidak seperti yang di harapkan. Energi Qi di alam Spiritual sudah tidak bisa lagi mengisi dantianya.
"... Melompat dari bintang dua ke bintang 9 membuat pondasi Qi milikku tidak stabil. Aku harus segera memperkuatnya..."Ucap Zen Xin kemudian dia mulai menutup kedua matanya.
Zen Xin menghabiskan waktu dalam perbaiki pondasi Qi ini selama satu tahun penuh. Semua itu agar Zen Xin bisa mengontrol Kekuatannya dan juga agar dia tidak mengalami hambatan di masa depan.
Setelah memperbaiki pondasi, Zen Xin mulai berlatih jurus Qi tingkat dewa yang dia miliki di kehidupannya sebelumnya. Jurus itu adalah jurus yang sangat komplit yaitu menyerang, bertahan dan menghindar.
Jurus menyerang bernama Water dragon wave slash. Jurus ini adalah jurus menyerang tingkat dewa di mana penggunanya akan menyalurkan seluruh energi Qi nya di dalam pedang dan pedang akan memiliki kekuatan untuk menebas gunung. Jurus Water dragon wave slash terdiri dari 5 tebasan, yaitu Shadow slash, Illusion slash, Sound slash, Water dragon slash, Water dragon fury slash.
Dengan kemampuan Zen Xin saat ini, dia hanya mampu membuat 3 tebasan berturut-turut.
__ADS_1
Kemudian jurus bertahan. Jurus ini di sebut Ten thousand water mirror. Jurus Ten thousand water mirror terbagi menjadi tiga, yaitu Ice Mirror, water wall dan Ten thousand water mirror. Dengan kemampuan Zen Xin saat ini, dia hanya mampu membuat yang pertama.
Kemudian yang terakhir adalah Lightning movement. Jurus tingkat dewa ini mampu membuat penggunanya bergerak seperti kilat. Dia mampu menutupi 100 meter dalam satu kedipan mata, namun. Dengan kemampuan Zen Xin yang masih berada di rana Cruzor bintang 9, maka dia hanya bisa menutupi jarak 10 meter dalam satu kedipan mata.
Dengan tiga jurus tingkat dewa ini, Zen Xin percaya bahwa dia akan mampu berhadapan dengan kelas Warrior bintang 9 dan akan mampu mengalahkan mereka yang berada di bawah kelas Warrior bintang 9.
Pelatihan Zen Xin berlangsung selama 5 tahun lebih untuk bisa sedikit mengusai jurus-jurus tersebut. Perlu diketahui bahwa jurus-jurus yang Zen Xin latih adalah jurus tingkat dewa. Di benua Qi hanya sedikit orang yang memiliki jurus Qi tingkat dewa. Kebanyakan dari mereka hanya mempelajari jurus Qi tingkat manusia dan langit.
Setelah berhasil menguasai sebagian dari ketiga jurus tersebut, Zen Xin memutuskan untuk kembali ke dunia nyata.
Di dalam paviliun barat kediaman keluarga Zen. Zen Xin perlahan membuka kedua matanya. Pandangan Zen Xin beralih menuju jendela kamar, di sana hari menunjukkan waktu pagi hari. Itu berarti sudah dua hari berlalu sejak Zen Xin mulai berlatih di dalam dunia spiritualnya.
Zen Xin mengepalkan tangannya dan benang Qi berwarna merah pekat serta biru berjalan di sekitar kepalan tangannya. Benang Qi berwarna merah adalah Qi yang mengandung afinitas api sementara Qi berwarna biru adalah Qi yang mengandung afinitas air.
Dua afinitas Qi di dalam tubuh Zen Xin adalah sebuah hal yang sangat luar biasa. Hanya orang-orang yang beruntung atau yang memiliki garis darah sang pencipta yang bisa melatih dua afinitas Qi.
Di benua Qi ini hampir tidak ada Kultivator yang memiliki dua afinitas di dalam tubuhnya. Dengan ini Zen Xin bisa melatih metode Qi afinitas air dan metode Qi afinitas Api.
Zen Xin tersenyum menyeringai kemudian berkata."...Api langit. Tunggu aku.."
-
-
-
__ADS_1