Dewi Nastiti

Dewi Nastiti
pengumuman


__ADS_3

mobil yang dkemudikan oleh kak nino melesat perlahan membelah jalanan yang ramai akan lalu lalang para pengguna jalan pada malam hari ini.


kami pun sampai di depan gerbang sekolah, kami turun beriringan masuk ke dalam aula sekolah, sebelum itu kami mengisi buku tamu yang disediakan oleh panitia penyelenggara kami pun diarahkam untuk duduk di bangku barisan no 5, aku duduk di sebelah kanan kak nino dengan yuli disebelah kak nino sedang ibu dan adiku duduk tepat disamping kiriku.


kami masih duduk diam untuk menanti tamu undangan lain belum semuanya hadir dan sebelum acara dimulai.


aku sesekali melirik kak nino yang juga terus memperhatikan ku dari tadi tanpa berkedip.


"kenapa kak?" ucapku membuat kak nino tergagap.


"ahh...enggak tii, kagum aja."


"kagum kenapa gitu?" ucapku malu-malu menahan rona merah memenuhi pipiku.


"karena malam ini kami begitu istimewa." bang nino mengucap lirih."


Aku yang berbunga-bunga mendengar pujian dari bang nino hanya bisa mengulum senyum, menahan getar hati yang seakan mau melompat keluar dari dalam dadaku.


kalau dilihat dari jarak dekat kaya gini bang nino emang ganteng banget, postur tubuhnya yang tegap berisi, berhidung runcing dengan sedikit jampang tipis di samping pipinya menambah berat kesan macho, uhhh...


apalagi dada bidangnya sungguh indah pemandangan yang ada di sampingku ini.


aku mulai melamunkan bang nino sambil tersenyum-senyum sendiri,


sampai ibu menyadarinya dan menepuk pundakku pelan.


kamu kenapa kak, senyum-senyum sendiri?" si ibu mulai menyelidik.


"masa sih bu?? aku balik bertanya pada ibu untuk menetralisir keterkejutanku.


"iya tadi kamu tuh tersenyum malu-malu. kayanya udah mulai piktor nih." bang nino menimpali.


"eng..enggak ahh, kalian salah lihat kali. Orang lagi mode serius ini."ucapku lagi-lagi mengelak dan menundukkan kepalaku lebih dalam.


sampai sampai ada suara bell berbunyi menadakan acara akan segera dimulai. kamipun bersorak sambil memberikan tepuk tangan untuk acara ini.


acara berlangsung dengan lancar dan khitmad sampai pada akhir acar bapak kepala sekolah mengumumkan hasil dari lomab gambar desain itu,


"ada 3 orang pemenang pada malam hari ini untuk pemenang 1 lomba gambar akan mendapatkan beasiswa dikampus favorit sesuai dengan bidangnya." begitu ucap dari bapak kepala sekolahku menambah getar hatiku dag dig dug...

__ADS_1


"bismilah semoga akulah sang no 1." ucapku lirih di aamiini oleh orang yang berada di sampingku.


"dan pemenang ke 3 pada lomba desain kepada malam hari ini adalah Novita ari susanti silahkan naik ke panggung" ucap pembawa acara diiringi tepuk tangan meriah.


"untuk pemenang ke 2 adalah Dhini... mari dhini naik ke panggung." ucap pembawa acara lebihlantang dan mendayu kamipun kembali bertepuk tangan.


"dannn yang paling istimewa pada malam hari ini adalahhh... Dewi Nastiti sebagai pemenang pertama lomba desain kali ini."


ucapnya bertambah lantang dan sang MC pun mendatangiku lalu dan mengiringi langkahku menaiki panggung, suara gemuruh tepuk tangan kembali terdengar begitu menggelegar. terbayar sudah doa dan usahaku selama ini.


ibu tak henti-hentinya berucap syukur begitupun diriku, kaki ini rasanya bertambah lemas saat ibu memelukku erat sambil sesekali mencium puncak kepalaku.


hanya air mata yang dapat menggambarkan kebahagiaanku saat ini.


sebuah piala, piagam pengghargaan dan bucket bunga yang teramat indah telah aku terima, banyak fotografer memotret aku dan para pemenang lainya.


berulang kali aku ucapkan sujut syukur sebagai wujud rasa terima kasihku kepada sang penguasa alam raya yang sudah memberikan hidayahnya untukku.


sesaat setelah aku turun dari panggung ibu kembali mengecup puncak kepalaku bergantian dengan yuli adik dan kak nino.


saat kak nino memelukku erat seraya berbisik


aku yang terkejut dengan ucapanya, reflek mencubil pinggang kak nino.


"aawW..." teriak kak nino membuat kami semua tergelak.


"napa bang?" yuli bertanya.


"itu yull..digiggit semut"bang nino beralasan.


akupun kembali tergelak di ikuti ibu dan si adik yang geleng-geleng keheranan.


"pulang yuk bu." aku menggandeng lengan ibu lembut.


segera bang nino mendahuluiku untuk membuka pintu belakang kemudi.


"mari tante." ucap bang nino asal, sambil kak nino membuka pintu.


kamipun masuk mobil dengan segera kembali bang nino menutupkan pintu untukku keluargaku.

__ADS_1


"terima kasih ya nak udah dibuka dan tutupin pintunya." ucap ibu tersenyum.


"sama-sama bu." tulus bang nino.


laju mobil bang nino terhenti disebuah warung makan lesehan.


aku kembali dikejutkan oleh sikap kak nino yang teramat baik padaku.


"mau ngapain lagi kak?" tanyaku keheranan.


"makan dulu ya tiii, aku lapar."


"ayo tante kita keluar." kembali bang nino membuka pintu.


dengan langkah ragu-ragu kita semua keluar menuju meja di tengah restoran.


waiters pun mendekat membawa buku menu kepada kami.


"selamat malam, ini silahkan dipilih tante, kakak cantikk kakak ganteng." ucap waiters beramah-tamah kepada kami.


setelah kita berucap menu apa yang hendak kita makan, waitres pun mencatat pesanan dan meninggalkan meja kita.


"kamu benar benar luar biasa tiii." bang nino kembali memujiku.


"cieee cieeee modus." yuli menggoda sang kakak.


akupun hanya menunduk malu- malu.cukup lama kami bersendau gurau hingga pesanan kami pun datang. tak banyak bicara saat kita menghabiskan pesanan kami masing-masing.


bang nino segera menuju kasir untuk membayar pesanan kami.


"terimaksih ya kak." aku kembali berucap pada kak nino.


"sama-sama. aku senang kok bisa berguna buat kamu." kata bang nino modus.


kita kembali ke mobil dan kak nino mengantar kami pulang kerumah, tepat pukul 24.00 kami sampai dirumah.


"terima kasih ya nak nino,nak yuli." ibu berujar lembut.


"sama-sama. saya pamit ya bu." kak nino berpamitan seraya mencium punggung tangan ibuku.

__ADS_1


__ADS_2