Dewi Nastiti

Dewi Nastiti
kencan dadakan


__ADS_3

hari minggu pagi ini, seperti biasa aku melakukan aktifitas pagiku dengan senang hati. Dirumah budhe pagi ini aku memasak sop tuna,balado telur,goreng ikan kesukaan sepupuku dhini.


"masak apa lo?" tanya dhini ketus.


"sop tuna sama ikan goreng kesukaanmu" jawabku ogah-ogahan. aku berlalu dari dapur menuju meja makan untuk menata hidangan pagi ini sedang om, tante, serta anak tunggalnya sudah duduk menunggu di memeja makan.


"selamat menikmati semua" kataku manis.


"terima kasih nduk" kata tante dan om ku bergantian.


"saya permisi ya om, tante, dhini." pamitku membungkukkan badan.


"ya nduk, hati-hati." balas budhe


saat aku sampai di rumah ibu sudah menungguku di dapur, ternyata sudah ada yudha yang menungguku.


"ngapain yudh, pagi-pagi?" sapaku agak terkejut karena masih pukul 06.30 sudah datang saja kerumah .


"ini Tii, aku mau ajak kamu jalan, mau ya?" jawabnya to the point.


"kemana mang pagi-pagi gini?"


"joging mau gak?" katanya.


"enggak"jawabku lagi.


"kook gitu sih tiii!"


"malasss tahu yudh, capek!"


"ke perpus aja gimana?"


"boleh juga tuh, kebetulan ada yang mau aku pinjam disana! aku mandi dulu yax."


"okeehh aku tungguin."


15 menit yudha menungguku, dengan sopan dia berpamitan sama ibu dan adikku.


kami berangkat ke perpus dengan menggunakan motornya,


sebelum sampai dtujuan dia ngajak aku sarapan bubur ayam d pertigaan jalan podang,


"kami pasti suka dengan bubur disini tiii." katanya meyakinkanku.


"o yahhh... apa yang ngebuat kamu yakin aku bakal suka akan rasanya?" tanyaku ragu.


"coba dulu deh, di jamin nagih!"


dari aromanya emang sangat harum, bumbu kuah kaldu yang kental membuat aku semakin tak bisa menahan lapar.


setelah menunggu beberap saat akhirnya aku bisa menikmati hidangan yang sederhana namun menggugah selera.


"nih punyamu ti. mau nambah toping apa ambil aja, seraya mendekatkan semangkuk bubur panas kehadapanku.


terimakasih yudh.


Dari satu suapan bubur yang aku masukkan ke dalam mulutku, aku sudah bisa merasakan betapa nikmat bubur ini.

__ADS_1


tanpa menunggu lama habislah bubur dalam mulutku.


"Gimana nih komentmu soal rasanya?" tanya yudha padaku.


"eee enak kok." jawabku.


"aku seneng deh tii..bisa jalan ma kamu pagi ini."


degg...ada yang mendadak menghujam jantungku.perasaan ng tak kuketahui asalnya. yang jelas ada rona merah dipipiku,menahan malu.


***


kulanjutkan tujuanku pertama untuk keperpustakaan.


aku berniat mau ambil buku tentang jurusanku yang berada di rak paling tinggi,


aku berjinjit untuk menggapainya tapi gak bisa,


"yudh.. bantuin ambil buku itu yudh sampul warna hijau"


dengan segera yudha mendekat kearahku, tepatnya dbelakang punggungku hingga tak ada jarak diantara kita aroma parfum yang ia kenakan seakan membius ku, membuatku menahan nafas lalu melayang terbang keawan.


"tii tiii" tangan yudha bergerak didepan mukaku,


"i iya" sahutku menahan malu karena ketahuan melamun.


"pipi kamu kenapa merah gitu tii?" tanya yudha lagi.


"enggak yudh.. engap" kataku asal.


kami meninggalkan perpus sehabis dzuhur, sebelum pulang kami mampir untuk sholat dmasjid samping perpustakaan.


setelahnya yudha kembali melajukan motornya dan berhenti dsebuah kedai ayam kremes pelajar.


"kamu mau pesen apa tii?" tanya yudha.


karena bingung "aku ngikut aja yudh!"ucapku.


"okeh...kamu cari meja kosong yax."


ucapnya lagi.


dengan segera yudha menghampiri meja di samping kasir untuk memesan makanan.


aku duduk lesehan d tempat agak pojok karena emang hanya itu meja yang kosong saat ini. kami menunggu agak lama untuk pesanan kami.


"tiii"


"iya yud,kenapa?"


"eee.... "yudha tak melanjutkan ucapannya.


"kamu kenapa sih yudh, jadi kikuk gitu?"


"nyaman, nyaman banget" ucap yudha lagi.


"nyaman kenapa?" tanyaku dengan kening berkerut,bingung dengan ucapan yudha.

__ADS_1


"aku tuh nyaman banget deket ma kamu tii"


yudha memberi alasan.


tak ada jawaban dariku, hanya saat ini rona bahagia yang aku rasakan.


dengan beribu pertanyaan kerkutat dalam benakku,,tentang ucapan yudha tadi, tentang perkataan teman-teman dsekolah,semua berputar menjadi satu.


kami segera melanjutkan acara makan siang ini, tak banyak kata yang terucap dari yudha, hanya tatapan matanya yang membuat ser-seran, menambah merah rona wajahku.akupun enggan untuk menanyakan hubungan dia sama Dhini.


selepasnya dia kembali mengantarku pulang kerumah dengan selamat.


"Mampir dulu yudh." ucapku saat sudah sampai dirumah


"bolehlah, mau pamitan ma ibumu tii."


"Ibu" ucapnya menyalami ibuku.


"duduk nak" perintah ibu pada yudha.


"terima kasih bu! saya langsung pulang saja." balasnya.


"hati-hati ya nak yudha." ibu menepuk pelan pundak yudha.


"assalamuallaikum" pamitnya pada kami saat hendak melajukan kendaraanya.


"waallaikumsalam" ucapku dan ibu didepan teras.


di ruang tamu aku mulai membolak-balik buku yang aku pinjam, (BUKAN DIBOLAK-BALIK AJA YAX YA GUYS,,, TAPI SAMBIL DBACA JUGA).


"kamu tadi cari buku apa nak?" ibu mempertanyakan apa yanga ku cari diperpus tadi.


ini bu, BUKU TENTANG TENTANG DESAIN jelasku,


"Minggu depan ada lomba desain antar kelas, bu dsekolah." ucapku lagi.


"kamu mau ikut lomba ya? " ibu kembali bertanya.


"iya bu,kebetulan di kelas aku yang dtunjuk buat ngedesain baju bu."


"belajar yang giat ya nak, biar jadi orang."


"syappp bu!" sahutku mantap.


"ibu masuk dulu ya kamu lanjutin aja belajarnya!"


"oke bu" ucapku sambil menggoreskan pena untuk gambar desain pertamaku.


****


besok mungkin libur dulu ya guys mau ada acaraπŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»πŸ™πŸ» salam hangat selalu buat


kalian.


mohon koreksinya.terima kasih.


mohon dukunganya!! biar tambah semangat nulisnya.😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2