
Dapat serangan dari dua sisi, Apakah Arash dan Ara ( Fafa) bisa bersatu kembali?
...----------------...
''Tante, Bibi, Mungkin aku baru kenal dengan Fafa dan kalian, tapi aku merasa sangat bahagia bisa kenal dengan kalian, Terimakasih atas seksi kebaikan kalian, Hans... aku titip Fafa, jaga dia, Jika kau sahabat Mas Arash, kau bisa meyakinkan Ara untuk kembali pada mas Arash, '' ucap Alina seraya tersenyum pada Hans.
Hans tidak menjawab Alina, Namun...matanya terus menatap Alina, Ia seolah bisa melihat ada yang aneh dengan semua ini. namun Hans tidak bisa berbuat apa-apa.
''Baiklah, ini sudah sore, Terimakasih atas jamuannya, aku suka masakan disini, Fafa... kembalilah pada mas Arash, '' ucap akhir Alina seraya memeluk Fafa.
'' Aras tidaklah pantas untuk mendapatkan kalian berdua, Tante sangat bersyukur karena Fafa sudah dijatuhi talak oleh Aras dan berharap Fafa tidak mau rujuk kembali dengan lelaki seperti dirinya, dan untukmu Alina semoga kau bisa lepas juga dari Arash,'' ucap mamanya Hans
Alina hanya tersenyum untuk menanggapi ucapan dari mamanya Hans, ternyata Alina memiliki rencananya sendiri, Ia pun berpamitan pulang setelah melepaskan pelukannya dari Fafa. Iya pulang dengan bibir tersenyum puas, karena apa yang Ia rencanakan dan juga yang ia inginkan telah terwujud, ia merasa sangat yakin bahwa Aras pasti akan menikahinya suatu saat nanti, karena ia juga sudah melihat postingan beberapa akun yang mengatakan bahwa dirinya adalah pelakor antara Aras dan juga Fafa, tentu postingan itu juga pasti akan dilihat oleh Fafa, ia akan menggunakan itu untuk mencari simpati dari Fafa dan keluarganya.
...----------------...
''Arash Kau harus bertanggung jawab akan semua ini, kau bilang jika Alina hanya membantumu, tapi lihatlah akibatnya, Nama baik. Alina tercoreng karena ulahmu, dia publik figur, bagaimana reputasinya setelah postingan ini tersebar, '' ucap Mamanya Arash.
'' Apakah kau masih ingin rujuk dengan Fafa dan kau akan menghancurkan nama baik Alina, kau pikirkan lagi Arash... kau sudah menghancurkan dua hati wanita, Bagaimana sikap yang akan kau ambil,?'' tanya Papanya Arash membuat Arash semakin pusing di buatnya.
di tengah-tengah interogasi keluarganya tiba-tiba dari ponsel Aras berbunyi, dan ia melihat nama Alina yang tertera tentu ia langsung mengangkat panggilan itu.
''Alina kau kemana saja, aku mencarimu, '' tanya 'Arash seraya berdiri dari duduknya.
''Aku datang ke kampung Fafa, aku sudah mengatakan apa yang harus aku katakan, rugasku untuk membantumu sudah selesai, tapi 'Arash.... pada yang terjadi, kenapa ada postingan seperti itu, ?'' ucap Alina
''Kau jangan cemas, aku akan mengatasi semua ini, kau jangan khawatir, aku juga tidak akan membiarkan nama baikmu hancur hanya karena aku, " ucak 'Arash
__ADS_1
''Aku percaya padamu, Arash. Baiklah.. aku masih ada di jalan, kita bertemu nanti dirumah, '' ucap Alina seraya mematikan ponselnya.
Ia bernyanyi-nyanyi seraha membawa mobilnya, Rasa bahagia nya tam bisa ia lukiskan.
'Fafa, aku berjanji tidak akan pernah mengecewakan kepercayaanmu, aku akan menyayangi Mas Aras dengan sepenuh hatiku, karena aku mencintainya dari dulu, kau memang wanita yang baik, Fafa, Mas Aras tidak salah mencintaimu, tapi cinta itu egois... Aku Mencintainya dan dia mencintaimu, Aku memperjuangkan cintaku dan dia memperjuangkan cintanya, tidak salahkan jika aku menggunakan cara itu untuk memenangkan kompetisi cinta ini, ' batin Alina Seraya membawa mobilnya berlalu memecah kesunyian sore hari.
...----------------...
Hewan pun tak sudi kasihnya dicuri, apalagi dia yang punya mata hati, diriku wanita diapun wanita, sama-sama punya rasa kasih dan cinta, biarlah aku yang mengalah walau hati terluka.
Tuhan kuatkan imanku ini, luka hatiku teramat dalam.
Di tengah perasaan gundah yang Fafa rasakan, Lagu yang kini ia putar seolah mengerti akan hati dan perasaan yang Fafa rdakan saat ini.
'Huff, Fafa... Bismillah dan yakinlah, Jika keputusan yang kau ambil ini adalah yang terbaik untuk semuanya, ' bathin Fafa.
Setelah menunaikan sholat maghrib bersama, Hans pun berpamitan pada semua orang.
''Hans, kau harus cepat kemabli, biar bagaimanapun... Fafa membutuhkan mu, '' ucak Mamanya Hans saat mengantar kan Hans ke luar.
''Hans tahu Ma.Meskipun nanti Hans gak datang tapi jika Fafa yakin ingin bercerai dengan 'Arash, maka akan ada teman Hans yang akan menemani kalian, '' ucap Hans.
Hans juga takut jika. perasaan itu semakin besar dan menggoyahkan imannya. Hingga menjadi lupa diri. Dan saat ini Fafa belum resmi bercerai, Karena itulah Hans lebih memilih menjauh, Karena berharap sesuatu yang tidak pasti itu akan lebih menyakitkan.
Saat Hans ingin berlalu, Fafa keluar seraya membawakan Hans 1rantang masakannya, yang akan menjadi makan malam nya nanti.
''Bawalah kak, Ada sambal tempe kesukaan kaka, dan sambal teri, semoga kakak suka, '' ucap Fafa
__ADS_1
''Alhamdulillah, Makasih. Aku suka semua masakanmu,'' ucap Hans seraya tersenyum pada Fafa, mamanya tersenyum melihat cara Hans menatap Fafa, mamahnya sangat yakin bahwa Hans menyukai Fafa bukan sebagai adiknya hanya saja Hans selalu mengutamakan kebahagiaan Fafa selama ini. Sehingga ia hanya bisa memberikan perhatian sebagai kakak.
''Semoga Allah memberikan kalian jodoh yang terbaik, anak-anaknya Mamamu, " ucap Mama nya Hans seraya menyentuh pipi Hans dan Fafa secara bersamaan.
''Hati-hatilah, Nak. Jangan lupa kabari Mama jika sudah sampai, '' imbuh Mamanya Hans
''Pasti, Ma. Kalau begitu ... Hans berangkat dulu, Assalamu'alaikum, '' ucap Hans
''waalaikumsalam, '' jawab Mamanya Hans dan Fafa secara bersamaan.
Mereka pun menatap kepergian Hans dengan penuh do'a.
...----------------...
'' Aku sebagai metekam semuanya, agar kau tidak. menuduh ku untuk membohongi mu, Tapi... kalau kau tidak percaya, Datangi Fafa langsung, bicara dari hati ke hati, So apa tahu Fafa mah rujuk denganmu, aku sudah menjelaskan jika aku dan kau hanya pura-pura, '' ucap Alina saat sampai dj rumah yang dulu ditempati Fafa.
Terluhat Arash yang frustasi saag mendengar jawaban Fafa, untuk tidak akan rujuk dengannya. Apalagi mendengar bagaimana bibi dan Mama nya Hans berkomentar.
''Apa yang harus aku lakukan, Aliana Rasty, '' ucao Arash frustasi
''jika kau ingin yakin, Kau datanglah lagi, aku juga tidak nyaman sih datang kesana,'' ucap Alina
Malam ini, Arash benar-benar tidak bisa memejamkan matanya. Rasa bersalah menghantui nya, rasa rindu menyerangnya. Ia tak tahu harus bersikap bagaimana, Mana dj yannah nama baik Alina yang tercoreng sebagai pelakor.
Berulang kali Arash ingin memejamkan matanya, namun tidak bisa hingga ia pun bangkit dan menghidupkan sebatang rokok untuk mengurangi beban pikirannya.
Ia menatap langit yang begitu gelap namun begitu menenangkan. Ia berharap ada jalan untuknya bisa bersama dengan Ara. Wanita yang selama ini ada dihatinya. Namun... dengan kejam dia telah memperlakukan nya dengan buruk.
__ADS_1
(Alina/ Liana) adalah sama ya kak. kadang aku kena nulis Alina kadang Liana. Namnya di awal bab Aliana Rasti