Di Bawah Senja

Di Bawah Senja
hari yang indah


__ADS_3

hubungan Dito dan Dinda kini semakin dekat bahkan banyak yang jagung dan ada juga yang tidak


cinta tak pernah bisa di atur kadang cinta akan singgah Tampa sengaja Tampa menerima penolakan dia akan selalu melekat sampai yang merasakan cinta itu bisa menjaga Samapi cinta itu makin besar


bahkan ada juga tidak bisa menyadarkan cinta itu sungguh indah apa lagi bila hidup selalu ada cinta di dalamnya


***


"untuk malam ini saya ingin menyatakan perasaan saya pada dia yang sudah berhasil membuat saya memahami dan menghargai cinta, untuk cewe sepesal itu "


"Dinda saya tidak terlal bisa mengumbar kalimat kata romantis tapi saya bisa menjadi orang yang akan selalu menjagamu dalam hal apa pun".


"Dinda saya ingin kamu... menjadi pacar saya"


keadaan kafe itu sangat ramai apa lagi hari ini hari minggu di situ juga ada teman Dito dan Dinda, bahkan banyak mata yang menyaksikan kebaranian Dito


saat ini Dito berlutut di depan dinda seperti pangeran pada tuan putrinya


" iya ...iya...iya"surakan dari orang-orang yang ada di kafe itu


cukup lama Dinda diam bahkan bukan hanya Dito semua yang menyaksikan jadi ikut degdegkan


"iya" satu kalimat itu yang di tunggu-tunggu akhirnya di ucapkan juga, mendengan cintanya di terima Dito bahagia bukan maen ingin dia teriak pada dunia bahwa saat ini dia adalah orang yang paling bahagia di dunia ini

__ADS_1


Dito memeluk Dinda dan mencium jidat Dinda sebagai tanda terima kasihnya pada tuan putri yang dia cintai dari ketidak sengajaan waktu kejadian Dinda ingin di lecehkan waktu itu di saat itu lah ada yang aneh pada hati yang bahkan tidak pernah bergetar saat berdekatan dengan cewe rasa kecewa di masa lalu membuat Dito tak pernah ingin memulai hubungan dengan cewe


tapi beda saat kehadiran Dinda semua argumen pemikiran tentang penghianatan cinta tak pernah lagi dia pikirkan kini rasa cintanya mengalahkan egonya


kebahagiaan yang selalu dia harapkan kini bisa dia dapatkan pada cewe yang saat ini sudah resmi jadi pacarnya


"ikut aku ayo".Dito


"kemana".Dinda


" ikut aja aku ingin menunjukkan satu kejutan lagu untuk orang yang sepesal di hidupku".Dito


"kalian mau keana mentang-mentang udah jadian mau pergi-pergi aja ingat woy ada teman-teman Lo di sini".bawel Aldo pada pasangan kekasih yang lagi bahagia itu


"woyyyy tunggu gue ikut".belum jua Aldo mengikuti dia sudah di tahan Andre


"lu apa-apaan si biarkan mereka berdua namanya ada pasangan baru iri aja lu".


akhirnya Aldo Andre dan teman-teman Dinda pulang tidak ada lagi alasan mereka tetep di situ kinimereka pulang ke rumah masing-masing


lain halnya dengan Dito dan Dinda yang saat ini sedang duduk berdua di dekat danau yang sudah di hiyas oleh Dito sendiri


"kamu suka tempatnya yank".

__ADS_1


mendengan panggilan sayang dari mulut dito membuat Dinda malu dan saat ini pipi Dinda berubah jadi merah


"kenapa diam diam sayang".Dito


"aku aneh aja dengan panggilan kamu"


Dinda


"kenapa kamu tidak suka dengan panggilan saya"


"bukan begitu aku suka ko"Dinda


"aku sayang sama kamu sangat sayang jangan pernah tinggalkan aku ya tetep di sisiku sampai kapan pun kita berusaha selalu bersama"


"iya aku juga sayang kamu tak ada alasan untuk ku meninggalkan mu, aku hanya ingin kamu dan kamu yang selalu ada di setiap langkah ku"


mendengar kata-kata Dinda membuat Dito semakin mencintai nya kini entah apa yang merasuki fikiran mereka berdua


di tempat itu hanya ada mereka berdua Dito tak kuasa menahan hasratnya untuk mencubit dinda


kini mereka berdua larut dengan ciuman yang awalnya kaku kerna ini pengalaman pertama mereka berdua mereka semakin menyalurkan rasa bahagia mereka bahkan kini ciuman itu berubah jadi panas


tangan dito kini mulai nakal dia membuka kancing baju Dinda kini dito dapat melihat bukit yang empuk kini tangan diri mulai menyentuh benda itu erengan berhasil lulus dari mulut mereka berdua Tampa ada penolakan mereka melakukan nya kini situ bagaikan Bayi yang ingin minta susu tapi bedanya dito lebih buas

__ADS_1


"kita pulang aku tidak mau meneruskan ya lagi aku takut nanti hasrat ku melukaimu".Dinda hanya mengangguk


__ADS_2