Di Bawah Senja

Di Bawah Senja
hujan


__ADS_3

"yah ko ujan sih, gimana nihh".rengek Dinda


"pasti mama papa khawatir cariin aku".


Dinda melihat ada motor yang melintas ke arahnya, dinda dengan sangat bahagia melambaikan tangan ke pada motor itu untuk meminta bantuan kepada mereka


"pak tolong boleh minta bantuannya, motor ku mogok pak aku juga tidak terlalu paham jalan sini".saat motor itu berhenti di depan dinda langsung meminta bantuan


"dengan senang hati nona, sebelum kami bantu membawa motornya ke bengkel kamu ikut kami dulu ya cantik"


ada hal yang aneh dinda merasa mereka akan melakukan hal yang buruk


"maksut bapak aku ingin segera pulang pak orang tuaku pasti khawatir".dinda


"tenang cantik kita bersenang-senang dulu baru kami antar pulang".salah satu dari mereka mencolek Dinda


"jangan pak"Dinda merasa takut orang yang di anggap bisa membantunya malah ingin memanfaatkannya tampa aba-aba dinda mencoba kabur menghindar dari orang tadi


"jangan lari cantik kami cuma mau senang-senang dengan tubuhmu itu saja".


preman ya preman mereka mengejar dinda, mereka membawa dinda ke gubuk yang tidak jauh dari sana

__ADS_1


salah satu dari mereka memegang tangan dinda yang satu nya lagi melakukan aksinya, Dinda mencoba memberontak dengan sekuat tenaga yang di miliki tetap saja sia-sia dia hanya berdo'a ada yang datang menolongnya saat ini


"wah bro ini pasti sangat nikmat coba lu lihat tubuhnya".perseman


siapa yang tidak akan tergoda dengan tubuh yang berisi apa lagi dinda saat ini memakai baju sekolah baju yang dia pakai basah di guyur hujan itu tambah membuat bajunya teransparan baju yang dia pakai sangat jelas memperlihatkan baju bagian dalam nya yang sangat menggoda imam para laki-laki


"iya hari ini kita akan senang-senang dengan tubuh yang sexsi ini, cepat bro biar gue lagi".pereman1


"sabar lu akan kebagian tenang".pereman2


"jangan pak saya mohon".minta Dinda


"tenang cantik ini akan menjadi hal yang terindah yang pernah kamu rasakan"pereman2


"hahaha tidak akan ada yang bisa menolong kamu cantik apa lagi hujan di luar semakin deras".pereman1


ya Allah bantulah aku siapa pun tolong aku


hanya itu yang dapat Dinda lakukan berdo'a berharap akan ada yang menolongnya


saat para perenang ingin melakukan aksinya tiba-tiba

__ADS_1


brak


pukulan melayang di tubuh pereman2


terjadilah pukul hantap di gubuk itu pereman2 itu di hajar mati-matian sampai mereka tidak berdaya lagi


"pergi dari sini kalu kalian masih sayang dengan nyawa kalian".


teriak dito ya dito lah orang yang datang menolong Dinda saat ini


preman itu pun pergi entah ke mana kini hanya tinggal Dinda dan Dito di tempat itu


Dito melihat Dinda yang saat ini hanya berlutut memeluk kedua lututnya dan menangis se jadi-jadian Dito mendekati Dinda mencoba menenangkan nya


"Din udah ya jangan nangis lagi mereka sedah pergi ".


Dinda mengangkat kepalanya melihat siapakah yang datang menolong nya


"dito,itu benar kamu"


masih dengan Isak tangisnya melihat dito yang menolongnya Dinda berdiri memeluk dito

__ADS_1


"kamu tenang jangan nangis lagi mereka sudah pergi tentang ya kamu sudah aman".Dito


Dito melepaskan jaket nya dia memakaikan jaketnya ke tubuh Dinda.


__ADS_2