
Dito yang sedang asik dengan teman-teman di kantin tidak memperdulikan banyaknya mata yang melihat mereka,siapa lagi kalau bukan cewek yang sangat mengidolakan Dito.
ya Dito terbilang cowok yang dingin dia tidak terlalu tertarik berdekatan dengan lawan jenis bukan kerna di tidak tertarik melainkan jenuh,dan merasa terganggu kerna Meraka akan melakukan berbagai cara cuman kerna ingin menarik perhatian Dito
apalagi saat ini Sasa menghampiri meja di mana Dito dan teman-teman berada, cewek yang satu ini tak kenal lelah untuk mencari perhatian Dito
terganggu ya mungkin itu lah satu kata yang cocok untuk menggambarkan sikap Dito
berulangkali Dito menghindar bahkan tidak menanggapi Sasa tapi tetap saja itu tidak meruntuhkan semangatnya untuk mendapatkan Dito
"Dito makan yang banyaknya biar ga sakit"dengan suara pembuatnya
sedikitpun Dito tidak menggubris sikap Sasa, Dito malah jiji masih ada perempuan yang tidak tau malu sudah di tulang tetap nyosor
Sasa yang merasa tidak dapat respon dari Dito mencari cara lain agar dia dapat di perhatikan Dito
"sayang kamu pulang sekolah ke mana,emmm kita jalan yu"
lagi-lagi Dito jiji cewek tak tau malu itu selalu melakukan tingkah yang membuat muak bagi nya
"sa lu ga tau malu banget sih udah di diamin malah nggak,lu tau gak sadar apa Dito itu ga suka sama lu".
__ADS_1
bukan ya Dito yang menjawab malah temanya mungkin muak kali ya dengan sikap cewek ganjen yang satu ini
di sisi lain ada pasang mata yang dari tadi memperhatikan derama mereka
siapa lagi kalau bukan dinda
Dinda duduk tidak jauh dari tempat Dito Dan teman-teman nya,Dinda yang baru bergabung di sekolah mereka
dia duduk dengan teman-temannya dengan sikap Hambal dan mudah bergaul sangat mudah baginya dapat teman
"woy Din lu kenapa bengong nanti kesambet baru tau rasa lu".
"kena".pertanyaan itu yang saat ini yang selalu berputar di otak Dinda
"gue juga gak tau Din,selama gua satu sekolah dan satu kelas Ama tu kulkas gak pernahtu gue lihat dia gandeng cewek,dia selalu sama teman-temannya"
bingung ya itulah yang saat ini ada di fikiran Dinda saat ini,apa kah Dito normal atau sebaliknya
"Dito lu mau ke mana". terikat Sasa yang melihat Dito dan teman-temannya yang ingin pergi meninggalkan kantin
"woy anak babu mau kemana Lo".
__ADS_1
teriakkan itu sukses membuat seisi kantin terkejut
mereka mencari dari mana asal suara itu dan kini mereka melihat cowok yang baru datang kekantin itu
"mau kemana anak babu,lu disini aja pesanin gue makan".
siapa lagi kalau bukan gio
" lu jangan kurang ajar gio,lu jangan ngatain teman gue kaya gitu, berensek lu"dengan menunjuk muka gio dan teman-temannya
"ohhh ada yang marah nih guys,jangan jadi pahlawan lu anak curut"mengurung teman ya Dito sampai terjatuh di lantai
"gue ga ada masalah sama lu jadi lu ga usah ganggu gue oke".kini Dito yang membuka suara
"jelas kita ada masalah lu udah permaluin adik gue Sasa dan lu akan berhadapan sama gue".
"gue ga pernah nyuruh adik lu dekat sama gue dan lu ga ada hak untuk ngatur gue dekat sama siapa lu paham".
"ayo kita pergi dari sini nafsu makan gue hilang kerna dua beradik ini".Dito yang membantu temannya untuk berdiri yang tadi di dorongan giao
"awas lu anak babu".teriak gio yang tidak terima dengan ucapan Dito tadi.
__ADS_1