
Reynand masuk ke mobil yg terparkir tidak jauh dari tempatnya berdiri. di buka nya pintu mobil dan Reynand menginjak gas. tak selang berapa lama datang Alan dan Renata
" apa yg terjadi Tonny? " tanya Alan
" gawat tuan nona Jessy mabuk dan di bawa oleh tuan Thomas " jawab Tonny
"oh... shit... " gerutu Alan tanpa berpikir panjang Alan langsung masuk ke mobilnya kembali dan menancap gas.
" Jessy begitu pentingkan dia buat mu Alan " batin Renata
dddrrt drttt drtt
"Alan Jessy dalam bahaya .." Reynand langsung menghubungi Alan
" ya aku tau ... sekarang mobil ku ada di belakang mu aku sedang mengikuti mu... Reynand cepat temukan Jessy jangan sampai terlambat " ucap Alan dg penuh emosi
Alan dan Reynand tahu siapa Thomas lelaki brengsek yg terobsesi dg Jessy
"black ... lacak keberadaan Jessy sekarang " dan kirimkan lokasi di mana Jessy berada cepat lah!!" bentak Reynand kepada anak buahnya yg bernama black
tanpa berpikir panjang black langsung mencari keberadaan Jessy buat seorang Reynand yg keluarga mafia dia dengan mudah mencari keberadaan Jessy
"bos... hotel Arcadia 5088 suite room atas tuan Thomas Kurt " black memberi kabar kepada Reynand
"shit .... " gerutu Reynand
"Alan hotel Arcadia 5088 suite room " Telp Reynand kepada Alan.
Alan dan Reynand menambah laju mobil mereka.
__ADS_1
Jessy sudah di gendong Thomas ala bridal style menuju kamarnya. di letak kan Tubuh Jessy di kasur king size. Thomas sudah tidak bisa menahan hasrat nya kepada Jessy. karena Thomas sebenarnya sudah meng inginkan Jessy dari dulu tapi karena penolakan Jessy dan 2 sahabat Jessy yg selalu melindungi nya membuat Thomas hanya menunggu kesempatan seperti ini.
tanpa ragu Thomas membelai rambut Jessy yg berada di pipi Jessy Thomas menyentuh wajah hingga turun ke leher jenjang Jessy
Thomas sudah tidak sabar lagi ingin memiliki Jessy seutuhnya. pikir Thomas kalo dia bisa mengambil kesucian Jessy malam ini maka ia akan memiliki Jessy selamanya. perlahan Thomas membuka baju yg di kenakan Jessy dan hanya tertinggal sebuah tank top berwarna coklat dan rok se lutut
" aku akan menjadi yg pertama dan terakhir buat mu sayang.." Thomas sudah mencumbu Jessy dan memberikan tanda kepemilikan di leher Jessy. Jessy menggeliat karena ada rasa geli pada tubuhnya ... perlahan dia membuka mata biarpun kesadaran nya belum sepenuhnya pulih... yg ada di bayangan Jessy adalah Alan
" Alan ... " gumam Jessy setengah sadar
"gubrak "...
pintu hotel terbuka karena sebuah tendangan kaki Reynand. sebelum nya Alan telah meminta kunci kepada manager hotel.karena hotel ini adalah salah satu hotel milik keluarga Alan jadi dengan mudah Alan meminta. Renata Reynand dan Alan langsung masuk dan melihat pemandangan yg membuat hati Alan dan Reynand di bakar api amarah
" brengsek ... " ucap Alan dan Reynand serempak. Reynand langsung menarik kerah baju Alan menjauhkan nya dari Jessy tanpa ampun Reynand dan Alan menghajar tubuh Thomas sampai berdarah.
Jessy mulai sadar dg apa yg terjadi, kepalanya pusing dia melihat dirinya hanya mengunakan tank top dan dia juga sudah mulai mengingat apa yg dilakukan Thomas kepada nya. tanpa berpikir panjang Jessy langsung beranjak masuk kedalam kamar mandi Jessy menyalakan shower seketika tubuh Jessy basah oleh air ...
hingga tak ada setetes pun air mata yg jatuh ke pipi Jessy dada nya sesak.
Reynand dan Alan masih membabi buta memukuli Thomas padahal Thomas sudah tidak berdaya karena pingsan.
" Jessy ... aku Renata ayo keluar lah " Renata mengetuk pintu kamar mandi Renata tau kejadian ini pasti membuat Jessy shock se keras apa pun Renata pintu kamar mandi tidak terbuka.
Alan menghampiri Renata.
" ayo kita keluar ... " pinta Reynand sambil menatap Renata.
" tapi ... " belum sempat Renata berucap
__ADS_1
" keluar !!! " bentak Alan ...
tanpa berpikir panjang Renata dan Reynand keluar Reynand keluar sambil menyeret tubuh Thomas yg babak belur. dan menyerahkan kan ke petugas keamanan hotel.
di dalam kamar mandi Jessy mencoba menghilangkan bayangan Thomas.
gubrak ...
hanya sekali tendangan pintu kamar mandi terbuka Alan bisa melihat dg jelas Jessy duduk meringkuk di bawah air shower dg cepat Alan mematikan kran shower.
" pergilah Alan ... aku kotor ... aku akan mandi pergi !!!" ucap Jessy ringkih
hati Alan sakit melihat keadaan sahabat nya ini hati nya hancur berkeping-keping.
Alan berjongkok agar mensejajarkan tubuhnya agar sejajar dg Jessy
" hei ... honey .." ucap Alan lembut sambil menyentuh tangan Jessy. refleks Jessy menghempas kan tangan Alan.
" aku lelah Alan ... bisa kah aku pergi jauh ... jauh sekali" rintih Jessy tatapan nya kosong jiwanya melayang sekarang Jessy seperti mayat hidup. tanpa pikir panjang Alan memeluk tubuh basah Jessy ...
" lepaskan Alan ... lepaskan kan !!! " ucap Jessy. Alan semakin mempererat pelukannya karena Alan sadar biarpun di mulut Jessy terucap pergi Tapi Alan bisa merasakan penganan erat tangan Jessy ke baju Alan.
Alan tau di saat seperti ini Jessy butuh teman dan sandaran dia tidak ingin di tinggalkan sendiri.
" lelaki brengsek itu menodai ku ... menandai ku seumur hidup aku tidak akan bisa melupaka tanda hina ini dari ku Alan...." ucap.jessy sambil menunduk dan memegang lehernya sampai saat ini wanita di pelukan Alan ini tidak meneteskan air mata nya sama sekali. perlahan Alan mengendurkan pelukannya kepada Jessy
reflek tangan Alan mengangkat dagu Jessy dan menyingkirkan tangan Jessy yg memegangi leher putih mulus miliknya. di sana Alan dengan jelas melihat tanda merah tanda kepemilikan. tidak tau apa yg ada di otak Alan sekarang dengan perlahan Alan mengecup dan menghisap tanda kepemilikan yg di buat oleh Thomas. Alan memberi kecupan dan hisapan di leher Jessy sehingga tanda kepemilikan Thomas tertimpa oleh tanda kepemilikan Alan. perlahan Alan melepaskan kecupannya.
" lihat lah hanya ada aku Jessy ... aku yakin ini akan bisa melepaskan bayang bayang lelaki itu " ucap Alan sambil memeluk Jessy dan mempererat pelukannya seketika tangisan Jessy pecah ...
__ADS_1
di dalam kamar mandi itu dua insan menagis dan berpelukan menguatkan satu sama lain. dan di iringi detak jatung dah hati bergetar hebat dari keduanya
Jessy dan Alan...