
pagi ini Alan telah bangun tidur. dia bergegas ke kamar mandi. untuk mandi karena hari ini jadwalnya sangat padat di universitas nya.
ceklek.... suara pintu kamar mandi di buka Alan keluar hanya mengenakan handuk melingkar di perutnya. bisa terlihat dengan jelas tubuh nya yang atletis dari tangan hingga perutnya yg terlihat tonjolan tonjolan.
" Tuan .... silahkan turun nyonya dan tuan besar sudah menunggu anda untuk sarapan ." teriak pembantu Alan di balik pintu kamar nya.
"iya ... sebentar lagi " teriak Alan sambil memakai bajunya. hari ini Alan memakai kaos putih oblong dan celana jeans. dg gaya santai kesukaan nya.
setelah selesai ganti baju Alan Turun dan menyapa mama dan ayahnya...
" pagi mom...pagi ayah " ucap Alan
"pagi sayang" saut tuan dan nyonya vettel bersamaan
"Sayang hari ini kamu langsung ke universitas? " tanya nyonya vettel
"iya mom ... hari ini Alan akan full di universitas, pak Handoko ingin membahas program universitas setahun ke depan" jawab Alan.
"oh..." gumam nyonya vettel
"Bagus Alan ayah harap ini batu loncatan buat kamu jika kamu sudah lulus dan mulai mengurus perusahaan.. ayah rasanya sudah capek sudah lebih dari 50 tahun ayah mu ini bergelut dg dunia bisnis ini." ucap tuan Vettel
"iya ayah ... Alan janji akan memenuhi semua keinginan ayah ... tapi ayah ... aku ngaak mungkin bisa langsung beradaptasi dg perusahaan.... aku masih ragu ayah "
__ADS_1
tenang nak ... Dimas akan menjadi asisten mu ... dia akan mengajari mu dari nol... dan ayah yakin kamu akan cepat mengerti..." Tuan Vettel meyakin kan putranya.
"bagaimana kalo mulai dari sekarang ajah kamu belajar di perusahaan ngaak harus tiap hari... kalo di universitas ngaak sibuk misalnya" nyonya Vettel memberi ide
"bagai mana Alan ide mama mu? " ucap tuan Vettel.
"Alan belum siap ayah tapi aku akan memikirkan nya aku belum bisa menjawab sekarang" pinta Alan. agar dia bisa berfikir
"mom ayah... Alan berangkat yah. ? " ucap Alan sambil berdiri dan mencium orang tua nya.
setelah Alan keluar dan pergi membawa mobilnya
"huh ayah ... segera lah buat Alan kerja di perusahaan mama takut " keluh nyonya Vettel
"iya mama ayah akan membujuk nya" saut tuan Vettel.
"mama Takut ayah selama Alan di kelilingi sahabatnya itu. mama khawatir ... papa tau sendiri sahabatnya Alan. Jessy yg pemberontak dan Reynand yang dari keluarga mafia" cerita nyonya Vettel
"hus ... jangan begitu mah .."potong tuan Vettel. dia tidak suka istrinya menjelekan sahabat Alan. yang tuan Vettel pikirkan dia dan keluarga sahabatnya Alan itu tau sama lain.
--------------
di universitas Jessy sedang bertolak pinggang kepada tiga orang perempuan yg kalo di lihat dari penampilan sangat sexy.
__ADS_1
mereka adalah Lucy Hale dan Mona.
"sudah ku katakan padamu jangan berani2 mendekati Alan " teriak Lucy terlihat jelas dari raut muka nya kalo dia sedang marah
"hah... mang siapa dirimu yg sok ngatur hidup gue " bentak Jessy
"hello .. Jessy sayang memang kau tidak tau Lucy adalah masa depan Alan " jawab Hale
"hahahaha .... emang siapa kamu? jangan kepedean seolah olah Alan milik mu..."
teriak Jessy sambil menjambak rambut Hale dengan kencang
"hah .... sakit bodoh lepaskan rambut ku atau aku bakar" teriak Hale karena kepala nya sakit karena rambut nya di tarik Jessy
dg cepat Lucy juga menarik rambut Jessy sangat kencang. mereka saling menatap dalam diam. dari pintu gerbang terlihat mobil Alan ... dan Reynand menuju parkiran
tiba2 Lucy langsung melepas jambakan di rambut Jessy begitu juga Jessy yang melepaska Hale. "awas lu ... " ancam Lucy kepada Jessy
"silahkan aku tidak takut .." ucap Jessy sambil memonyongkan bibirnya.
"hei apa yg terjadi dg rambut mu Jessy .." ucap Alan sambil merapikan rambut Jessy agar rapi kembali setelah di tarik oleh Lusy
"ngaak apa2 Alan..." jawab Jessy sambil menghempaskan tangan Alan dari kepala Jessy. buka. apa apa suara detak jantung Jessy sudah mau meledak saja atas perhatian yg di berikan Alan kepada nya.
__ADS_1
"Ayuk ... " ucap Reynand sambil merangkul kedua sahabatnya ini. menuju ke kelas karena hari ini jadwalnya nya adalah dosen yg terkenal karena hawa ngebunuh nya.