Diam, Hatiku

Diam, Hatiku
ep. 8 Sedikit Kebahagiaan


__ADS_3

setelah kemarin Sandy pulang memberi sedikit perbedaan pada Jessy . bi Riana sangat bahagia nona mudanya itu sekarang sudah kelihatan segar dan mulai mau beraktivitas seperti biasa.... .suatu malam Jessy memamerkan foto Sandy dan Jessy di grup chat nya ...


Jessy. : aku bahagia


( pic Jessy dan Sandy)


Alan. : kak Sandy ... kapan pulang?


Reynand : oh ... kak Sandy?


Jessy. : kemaren...


Alan : Jessy kenapa muka kamu


kelihatan pucat apa kamu sakit?


Reynand : iya benar apakah ada yg kau


sembunyikan dari kami Jessy ?


Jessy : Sudah lah kenapa kalian selalu


kawatir terhadapku. tenang saja


aku sudah punya kakak ku


sekarang dan dia akan menjaga ku


Reynand : Sandy tak akan mampu menjaga


mu nona. hanya kami yg bisa


menjagamu


Alan. : betul itu ..

__ADS_1


Jessy : huh... terserah kalian yg penting


aku sekarang bahagia


Reynand : besok aku akan pulang dan tunggu


aku di universitas


Alan. : dan aku akan memperkenalkan


kalian kepada teman baru ku


" Renata" . kalian akan lihat betapa


manisnya gadis ini


Reynand : benarkah aku sudah tak sabar


semanis apa gadismu itu


tiba tiba perasaan aneh muncul di hati Jessy saat membaca nama "Renata" .


Jessy tak ambil pusing perasaan ini. karena hari ini dia bahagia Sandy Kaka nya pulang.


ceklek ...


pintu kamar Jessy tiba tiba terbuka dan Sandy masuk berjalan menuju ranjang Jessy dan duduk di samping Jessy...


" Jessy ayo berpesta saat ulang tahun mu nanti... " ucap Sandy sambil membelai rambut di kepala adiknya satunya ini.


" Kaka bukan nya ulang tahun ku masih la..." Jessy tak meneruskan ucapannya dan membekap mulutnya sendiri


" Happy birthday honey... " ucap Sandy sambil memeluk erat adiknya ini.


" makasih Kaka ... aku sangat bahagia dan ayo ... kita berpesta .." ucap Jessy sambil memeluk kakanya dan tak terasa air matanya jatuh dan membasahi kaos Sandy . perlahan Sandy mengendur kan dan melepaskan pelukan Jessy adiknya ... " please.... jangan menangis honey ... kau harus tersenyum dan bahagia" ucap Sandy sambil mengusap air mata Jessy. dan di balas anggukan Jessy.

__ADS_1


malam ini Jessy tidur dg nyenyak dan tanpa beban. sebenarnya walaupun hanya sedikit perhatian saja Jessy bisa bahagia. tapi terkadang orang orang yg di sekitar Jessy yg tak peka Atau Jessy memang pintar menyembunyikan masalahnya kepada orang lain. Alan Reynand dan Sandy kakanya adalah kebahagiaan Jessy.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


brum Brum .... Jessy memarkir mobilnya di tempat parkir universitas dan hendak turun menemui sahabatnya Alan dan Reynand. namun tiba tiba langkahnya di hadang oleh tiga orang perempuan tak lain dan tak bukan adalah Lucy Hale dan Mona.


" hei... wanita g*l * ... apakabar mu ... aku perhatikan kau baru masuk universitas setelah sekian lama? " cela Lucy


" sudahlah aku tak mau berurusan dg kalian ayo lah ... ini masih pagi aku tidak akan melayani kalian... hahahaha " ucap Jessy sambil berlalu meninggalkan Lucy cs.


" Jessy jangan sombong kau ... apa kau tau selama kau tidak kuliah Alan dekat dan akrab dg siapa ? apa Alan bercerita kepada mu... ? " teriak Lucy . seketika langkah Jessy berhenti terpaku. Lucy mulai berjalan mendekati Jessy


" ayolah ... aku tau kau suka Alan kan ? bukan sebagai sahabat ... kamu pengen lebih kan? ayolah kita sama2 wanita ... dan aku tau kau mencintai Alan dg diam kan? hahahaha " Jessy hanya diam terpaku pikirannya melayang jauh ... kenapa.lucy bisa tau ? pikir Jessy. " itu sangat jelas sekali tertulis di kepalamu itu Jessy " ucap Lucy sambil menunjuk jidad Jessy dg telunjuk nya. refleks Jessy menyingkirkan dan menghempaskan tanganya Lucy. " sudahlah jangan kau memprovokasinya ku ... itu tak ada gunanya Alan sahabat ku dan dia berhak bahagia..dan aku pastikan kebahagiaan Alan tidak bersamamu " ucap Jessy penuh penekanan


sambil berlalu dari Lucy cs .


setelah berjalan menjauh dari Lucy cs Jessy ingin segera bertemu dg sahabat sahabat nya di kantin... tapi niat nya di urung kan dulu dia ke kamar mandi dulu karena otak nya panas dan ingin membasuh kepalanya. dia tidak mau ke dua sahabat nya kawatir terhadapnya. karna sudah pasti mereka akan memberondong banyak pertanyaan. apa lagi Alan yg kadang sangat protektif terhadap Jessy.


bruk ...


Jessy menabar seorang wanita di kamar mandi dengan cepat Jessy mengambil barang barang yg berserakan di lantai


" maaf ... maaf ... saya tidak sengaja " ucap Jessy sambil mungutin barang barang yg berserakan di lantai tanpa melihat wajah wanita yg di tabraknya


" tidak tidak apa2 ... aku baik2 saya " setelah mereka memunguti barang2 yg jatuh tadi ... secara bersamaan mereka berdiri dan beradu pandang. "sekarang aku akan masuk dulu " pinta Jessy sambil berlalu dari Renata . yah wanita itu adalah Renata. di dalam kamar mandi Jessy berpikir cantik ... Hem


setelah selesai membasuh mukanya perlahan dan pasti Jessy melangkah mendekati sahabatnya Alan dan Reynand.. tapi sejenak Jessy melihat sosok lain diantara sahabat nya ... ada seorang perempuan yg sangat akrab dg sahabat nya. bahkan Jessy melihat Alan senyum dg lepasnya.


deg ...


deg...


deg...


.

__ADS_1


__ADS_2