Diam, Hatiku

Diam, Hatiku
ep. 12


__ADS_3

Alan Reynand dan Renata pulang kerumah masing2,.


--------


Renata membuka pintu kamarnya dia segera merebahkan tubuhnya ke kasur kesayangan. rasanya nyaman sekali setelah kejadian malam ini.


" kau sangat beruntung Jessy di kelilingi orang orang yg sangat sayang sama kamu dan... " gumam Renata


" dg sekejap Alan pun melupakan aku bahkan malam ini dia tidak menelpon ku " huh...


semenjak Alan kenal Renata memang setiap malam sebelum tidur pasti akan telpon Renata dulu biarpun hanya ucapan selamat malam. dan dari perhatian Alan ke Renata sebenarnya Renata pun sadar Alan menyukai nya. harapan Renata Alan segera menyatakan cinta padanya dan Renata akan menjadi wanita paling bahagia bisa mendapatkan seorang Alan vettel ... pewaris utama vettel's grup


" apakah Jessy begitu berharga nya buat Alan dan yg lain? kau memang beruntung Jessy ..tunggu lah perlahan aku akan jadi yg no. 1 " gumam Renata sambil tersenyum menyeringai.


perlahan Jessy membuka matanya dia melihat sekeliling ruangan yang tidak asing..


"ini kan kamar ku ? apanyg terjadi? " batin Jessy. kepala Jessy masih sedikit pusing dia mencoba mengingat apa yang terjadi padanya ... perlahan dia mengingat semua perlakuan Thomas dan dia juga mengingat Alan dan Reynand menolong nya.


ada tangan kokoh yg memegangi tangan Jessy ..

__ADS_1


" kak Sandy ? " lirih Jessy sedang kan Sandy terbangun dari tidurnya merasakan ada pergerakan tangan Jessy


" hi .. honey ... kenapa bangun? tidur yah ? " ucap Sandy sambil membelai rambut Jessy


" aku ingin minum kak?" jawab Jessy


"Kaka Sandy ambil ya ? " perlahan sandi mengambil minuman di atas nakas di samping tempat tidur Jessy. Sandy membantu Jessy meminum nya dan meletakkan kembali ke tempat semula.


" maaf .... ? " ucap Jessy sambil meremas remas tangannya dan tertunduk


" lupakan honey ... yg terpenting sekarang kamu tidak apa apa dan kembali ke Kaka "


" brengsek !!! Thomas tunggu pembalasanku !!! " ucap Sandy sambil mengepalkan tangannya dan muka nya marah .


di kamarnya Jessy tidak bisa memejamkan mata nya. tadi Jessy menyuruh Sandy istirahat tidak perlu menjaga dirinya karena Jessy ingin sendiri dan Jessy berjanji kepada Kaka nya itu bahwa dia tidak akan melakukan hal bodoh.


" Alan ..." gumam Jessy sambil memegang lehernya yg ada tanda kepemilikan Alan di situ yg masih terlihat jelas. Jessy mengingat apa yg di lakukan Alan. sesaat jantung Jessy bergetar. jika mengingat nya.


-------------------

__ADS_1


di tempat lain di sebuah hotel berbintang terlihat seorang laki-laki paruh baya yg sedang bercumbu dg seorang gadis muda. yah dia adalah Jimmy Romero ayah Jessy.


tanpa dia sadari ada sebuah kamera kecil sedang merekam aktivitas Jimmy Romero. sedang kan di kamar sebelah Jimmy Romero seseorang tertawa sambil memegang gelas yg berisi wine sesekali dia meminum minuman nya tersebut sambil tertawa menyeringai.


" sekarang dan segera kau akan hancur pak tua hahahaha..." ucap kaki laki itu


" begitu mudahnya kau tertipu ..."


hi.... salam kenal semua nya


aku penulis baru dan ibu dari seorang anak laki2 hehehehe


maaf yah kalo ada typo trus lama up date nya


bismillahirrahmanirrahim


semoga kalian suka dg karya pertama ku


amin

__ADS_1


mohon dukungan nya yah


__ADS_2