
Di sebuah ruangan universitas ada sekelompok anak muda yg sedang sibuk. Alan sedang memberi arahan kepada teman2 nya. bagaimana persiapan buat acara perkemahan yg akan di adakan seminggu lagi.
" Jack sampai mana persiapan buat acaranya? " tanya Alan kepada teman nya yg merupan salah satu panitia
"sempurna Alan... 99% kita siap berangkat" ucap Jack sambil mengacungkan dua jempol nya.
"aku tak mau kenapa 99% aku mau 100% Jack kita tak tau 1% justru akan meruntuhkan 99% mu itu jika mau meremehkan nya" ucap Alan sambil melihat kertas2 yg ada di tangannya. biar pun masih di bangku kuliah sudah nampak jiwa kepemimpinan Alan. dia tidak mau ada sedikitpun kesalahan dalam perkejaan nya. makanya Alan akan memastikan apapun itu walaupun hal hal yg kecil sekalipun.
"tenang Alan aku yakin acara kali ini akan sukses aku tak menyangka kolaborasi kalian berdua sangat lah cocok iya kan nona Renata? " ujar Rosita di ujung meja
"......" balas Renata hanya dengan senyuman
sedang kan Alan menatap dalam Renata dengan dalam ntah apa yg di rasakan hati Alan.
flashback on
"Alan kemari lah sebentar nak... duduk " Harris menunjuk salah satu sofa dekat dia duduk
"apa ada yg bisa saya bantu pak? " tanya Alan kepada pak Harris dekan di universitas sekaligus teman lama ayah nya Alan.
"aku akan memperkenalkan seseorang kepadamu . tolong bantu dia beradaptasi di sini.." ungkap Harris
" Hem..." jawab Alan sambil mengerutkan kedua alisnya. tiba tiba dari arah pintu masuk datang seorang wanita anggun cantik dan juga elegan menghampiri Alan dan Harris
"hai ... papa how are you? I Miss you so much.." ucap gadis manis itu langsung masuk dan memeluk pak Harris
" iya sayang ... I Miss you too" peluk pak Harris sambil menepuk punggung perempuan itu.
"wow apa aku tidak salah lihat ... cantik manis ... siapa dia ? dan kenapa jatungku bergetar huh persaaan apa ini?" batin Alan melihat adegan yg ada di depan nya antara pak Harris dg perempuan itu
__ADS_1
"Hem Hem Hem " dehem Alan di sela2 pelukan pak Harris dan perempuan itu. karena saat ini Alan bener bener di cuekin oleh dua orang yg ada di hadapan nya ini.
"oh ... maaf Alan aku sampai melupakan mu..
Alan kenalkan ini putri ku satu satunya nya Renata di baru kembali dari Holland setelah 10 tahun " ucap pak Harris kepada Alan sambil memperkenalkan putri nya ke Alan
"Alan .." ucap Alan sambil mengulurkan tangannya "oh putri pak dekan? "
"Renata .." jawab Renata membalas uluran tangan Alan ... " hei lepaskan tangan ku Alan... Alan ... hello .." ucap Renata sambil mengayunkan telapak tangan kirinya ke arah muka Alan. karena tangan Alan masih menggenggam tangan kanan Renata.
"oh ... maaf nona .." ucap Alan sambil melepaskan tangan Renata. ntah apa yg ada di pikiran Alan ada sesuatu yg salah pada dirinya hati nya terasa nyaman jatungnya deg degan berasa mau copot dari tempatnya.
"Alan .. Renata akan pindah ke universitas kita aku mohon bimbing dia .. Renata punya cita-cita sama seperti mu .. menjadi seorang pengusaha.." ucap Harris " aku harap kalian cocok karena kalian mempunyai ambisi yg sama_ "pinTa Harris kepada Alan
" Bapak bisa ajah ... saya juga mahasiswa disini masih belajar... tapi ayolah kita sama2 belajar di sini " ucap Alan sambil tersenyum kepada Renata
flashback off
sudah seminggu lebih Alan Jessy dan Reynand tidak saling bertatap muka. sebenarnya Jessy dan Alan bertemu di universitas tapi karena kesibukan Alan mereka tidak pernah makan bahkan duduk berdua. mereka hanya berkomunikasi lewat grup chat mereka.
pernah suatu malam Alan membahas Renata tapi tidak di tanggapi serius oleh Jessy dan Reynand.
"Alan ... kapan kau akan memperkenalkan sahabat sahabat mu itu kepada ku ? aku sudah tidak sabar melihat mereka " ucap Renata. memang suatu hari Alan di sela sela waktu luang bersama Renata Alan selalu menceritakan persahabatan nya dg Jessy dan Reynand. dan akan memperkenalkan mereka kepada Renata.
" Iya ... Rena sabar yah ... mereka sangat licin seperti belut jadi bersabarlah lah Reynand juga lusa baru pulang kesini" jawab Alan
Alan dan Renata berjalan beriringan menuju ke sebuah ruangan yg selama ini di pakai team badan eksekutif mahasiswa untuk markas nya. di suatu tempat ada beberapa pasang mata yg sejak tadi mengawasi Alan dan Renata yah dia adalah Lucy Hale dan Mona
"sial ... belum satu di singkirkan sudah muncul pengganggu lagi" kesal Lucy sambil menghentakkan kakinya ke tanah beberapa kali.
__ADS_1
" Dia Renata .. gosipnya dia adalah anak dari pak Harris dekan kita..." cerita Mona kepada sahabat nya Lucy dan Hale.
" Apa yg akan kita lakukan selanjutnya nya Lucy .." tanya Mona sambil memandang ke arah Alan dan Renata
ke tiga sahabat itu duduk di sebuah kursi di taman sambil sesekali mondar mandir dan mengusap kepala ... mereka memikirkan rencana agar bisa menyingkirkan Jessy dan Renata.
" Ach ... aku tau apa yg harus kita lakukan .." teriak Lucy hingga mengagetkan kan Hale dan Mona..
" lihat saja mereka ... sekali tepuk 2 lalat akan mati " ucap Lucy sambil menepuk kan tanganya.
"apa yg akan kau lakukan Lucy ..." tanya Mona
" Lihat saja rencanaku aku akan menyingkirkan Jessy si depresi akan ku buat dia gila beneran dan Renata yg sok cakep dan pintar itu hahahaha" tawa Lucy yg membuat Mona dan Hale diam
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
ceklek ...
sebuah kamar terbuka di situ ada seorang gadis duduk meringkuk sambil memeluk ke dua kaki nya
yah ... Sandy menatap nanar adik nya. bibi Riana kemaren menelpon Sandy bibi Riana bilang kalo nona Jessy sudah 3 hari ini tidak keluar dari kamar dan makanan yg selalu di siapkan bi Riana di kamar Jessy selalu utuh.
" suprise !!!! hallo honey ... " ucap Sandy sambil berlari menghampiri Jessy
mendengar suara yg sangat Jessy kenali itu perlahan Jessy melihat kakanya Sandy ... betapa bahagianya Jessy mendapati Kaka yg selalu di rindukan Jessy tiba2 ada di depan matanya .... tanpa berpikir panjang Jessy langsung beranjak dari tempat tidur nya untuk menghampiri Kaka nya.
karena sudah tiga hari lamanya Jessy tidak menyentuh makanan nya tiba2 tubuh nya lemas dan Terhuyung-huyung kalo saja Sandy tak cepat menangkap tubuh Jessy ... dia akan terjerembab jatuh dari tempat tidur.
" Kaka.... Kaka...." tangis Jessy pecah di pelukan Sandy
__ADS_1
gadis ini mengeluarkan segala keluh kesah nya kepada Sandy bercerita apa yg iya alami selama ini.