Diary Fika

Diary Fika
BAB 1 Kenangan Masa Lalu


__ADS_3

Namaku, Fika Ilma Nafiah panggilanku Fika, aku saat ini mahasiswi di suatu universitas swasta keagamaan di suatu kota S. Aku berasal dari kota B. Jarak antara kota S dan B sekitar 25 KM. Di awal semester aku tinggal kost an dekat kampus supaya tidak terlalu payah harus pulang pergi ke kampus dengan angkutan umum.


Teman satu angkatan juga kost denganku adalah Shinta yang senasib denganku karena dia tinggal di kota yang jaraknya juga lebih jauh dibanding dengan jarak rumahku ke kampus.


Hari ini ada tugas dari Dosen agar membuat makalah/Karya Ilmiah dan setelah selesai harus melakukan presentasi. kebetulan tema makalah yang aku pilih sumber buku referensinya tidak ada di perpustakaan kampus sehingga aku harus pergi ke perpustakaan universitas A di kota S. Kali ini aku akan berencana ke kampus A dengan naik bis umum. Sesampainya di sana aku langsung menuju ruang sekretariat dan bertanya lokasi perpustakaan. Setelah mendapat petunjuk dan arahan dari pihak sekretariat akhirnya sampailah aku di perpustakaan dan mencari beberapa buku referensi sambil mengutib beberapa referensi yang diperlukan untuk keperluan makalah serta mencatat halaman; penulis,penerbit dan tahun penertiban buku. Bergegas aku keluar dari perpustakaan dengan senyum puas. Sesampainya di depan perpustakaan aku berniat segera kembali ke kampusku. Namun ada suara memanggilku dari belakang.


"Fika...." aku pun menoleh dan ternyata dia adalah Irfan kakak kelasku di SMA dulu sekaligus mantan pacar.


" Irfan..." sahutku sambil berbalik badan setelah tahu Irfan yang memanggil.

__ADS_1


"Fika kamu kuliah di sini? koq tidak pernah ketemu?"


"Eh... nggak koq...aku kuliah di Universitas M di Kota S ini hanya kebetulan cari buku untuk sumber referensi Karya Ilmiah"


"Ayo kita ngobrol ke kantin biar lebih santai"


" Kalau begitu aku minta nomer teleponmu!" Kamipun saling bertukar nomer telepon dan segera sesudahnya kami berpisah.


Kenangan masa lalu terkuak di benakku saat aku masih kelas 10 SMA dan Irfan kelas 12. Kami dekat karena hobi kami yang sama yakni suka menghabiskan waktu di perpustakaan. Pulang sekolah sering bareng jalan kaki karena jarak rumah dengan sekolah tidak terlalu jauh. Saat istirahat pun sering ngobrol dan berlama lama di kantin atau perpustakaan. Namun kebersamaan kami tidak berlangsung lama karena pada suatu saat pulang sekolah aku ketahuan Ayah sedang jalan berdua saja dengan Irfan dan Ayah yang marah langsung mengajakku pulang ke rumah dan sesampainya di rumah Ayah menasehatiku agar tidak berpacaran selama menempuh pendidikan. Jika aku tidak menurut maka Ayah akan menikahkan aku.

__ADS_1


Mendengar nasehat Ayah aku mulai menghindari Irfan dengan perlahan. Irfan pun mulai curiga dan memanyakan padaku apa yang sebenarnya terjadi?


Aku menjelasjan jika Ayah tidak menyetujui jika aku pacaran dan kami sepakat untuk jalan masing- masing.


Sungguh kenangan masa lalu itu terkuak kembali setelah aku berpisah dengan Irfan 2 tahun yang lalu. Ia tidak ada kabar ternyata ia melanjutkan kuliah di Universitas A di kota S.


Aku mengira Irfan dan aku tak akan bertemu lagi. Namun hari ini kami bertemu di tempat ia kuliah.


Perasaanku padanya yang sebelumbya sudah memudar dan terkikis kini mulai ada getat getar rasa aneh yang dulu pernah ada.

__ADS_1


__ADS_2