Dilamar Mantan.

Dilamar Mantan.
dilamar mantan


__ADS_3

POV Reyhan


Aku gak menyangka bakal di pertemukan dengan Dea dengan cara seperti ini. Sejak kejadian 5 tahun lalu, aku tak pernah tau lagi tentang Dea. Dia menghilang begitu saja bak di telan bumi.


Setiap hari tak pernah absen untuk mencari berita tentangnya. Namun, semuanya nihil. Dan terakhir terdengar dia pergi ke luar negri untuk melanjutkan studinya.


Entah takdir tuhan, atau memang kebetulan. Mami tiba-tiba menjodohkan aku dengan anak teman baiknya, yaitu Tante Riana mama dari Dea.


" Rey, mami punya kenalan perempuan cantik. Dia anak Tante Riana, temen mami."


Mami begitu antusias saat memperkenalkan perempuan itu. Awalnya aku biasa saja, memang ini bukan pertama kalinya mami bercerita tentang anak temen-temen sosialitanya yang katanya cantik.


Dan aku selalu menolak untuk menemui bahkan melihat foto mereka. Karna menurut ku, perempuan cantik di dunia ini cuma Dea seorang.


" Mi, udah berapa kali Rey bilang, Rey gak mau mami jodoh-jodohin begini! Lagian Rey bisa cari sendiri kok."


" Kamu mau cari yang kayak gimana? Buktinya kamu juga belum pernah ngenalin calon istri kamu ke mami? Jangan calon istri, pacar aja kamu gak punya."

__ADS_1


Andai mami tau, kalau aku sedang menunggu takdir Tuhan mempertemukan aku dengan pujaan hati ku. Yang tanpa sengaja ku sakiti dan membuatnya pergi jauh dari ku.


Kalau aku di beri kesempatan untuk bertemu, apalagi dia masih sendiri, aku berjanji gak akan pernah lepasin dia lagi. Apapun caranya dan bagaimana pun reaksinya.


" Bukan gak punya! Tapi, memang belum pengen, mi."


" Nunggu kamu pengen punya istri, mami sama papi keburu tua! Mami udah pengen gendong cucu Rey. Mami iri sama temen-temen arisan mami yang udah pada punya cucu." Mami merengek seperti anak kecil.


Sebenarnya gak ada yang salah dengan keinginan mami. Tapi, hati ku gak yakin bisa mencintai wanita lain selain Dea.


" Ok, mana fotonya? Coba aku lihat."


Sekalipun aku tau, belum tentu aku bahagia bersama dengan wanita lain.


" Nah gitu dong, ini."


Mami menyodorkan ponselnya. Pertama kali liat foto itu jantungku langsung berdetak kencang, nafas ini memburu, ke rinduan 5 tahun seolah sirna hanya dengan melihat fotonya. Dia Dea, orang yang selama ini aku cari.

__ADS_1


" Namanya Dea Maharani. Dia anak tunggal om Fahmi dan Tante Riana. Anaknya cantik, baik, penurut, dan sedikit manja. Mami yakin kalau kamu sama dia pasti cocok."


" Ini memang cocok, Mi. Rey mau!"


Ku jawab tanpa menoleh kearah mami. Karna mata ini hanya tertuju pada sosok di layar ponsel ini. Melihat fotonya membuat ku tersenyum bahagia. Apalagi melihatnya secara langsung.


" Kamu beneran mau? Kalau gitu kita langsung atur acara lamarannya. Mami udah gak sabar pengen segera besanan sama Rania."


Mami begitu bahagia, dan aku pun lebih bahagia.


Dea tunggu aku! Aku sudah menemukan mu!


Dan sesuai janji ku, tak akan pernah aku melepaskan kamu apapun yang terjadi.


s e l a m a t m e n i k m a t i m e m b a c a n y a


j a n g a n l u p a t e k a n l i k e 👍 k o m e n d a n

__ADS_1


m e m b e r i v o t e s e b a n y a k - b a n y a k n y a


T E R I M A K A S I H


__ADS_2