
BAB 11.
Zella Berdiri Dari Duduk nya Untuk Memanggil Salah Satu Pelayan..
"Apa Yang Bisa Saya Bantu Nona?"Ucap Pelayan Itu Yang Sudah Berada Didepan Zella..
"Apakah Lelaki Sialan Itu Sudah Membayar Makanannya?"...
"Sudah Nona!"..
"Bagus.Makanan Itu Untukmu Saja,Jika Kau Tidak Ingin Memakan nya Buang Saja!"..
"Tapi Nona.Tuan Raga Menyuruh Saya Untuk Mengawasi Anda!"..
"Awasi Apa?"..
"Tuan Raga Meminta Saya Untuk Merekam Ketika Anda Memakan Makanan Tersebut,Setelah Itu Tuan Menyuruh Saya Mengirimnya Kepada Anda!"Jawab Pelayan Itu Dengan Sangat Jujur..
Zella Yaang Mendengar Ucapan Pelayan Tersebut.Darahnya Medidih Rahangnya Menjgeras,Api Dalam Dirinya Ingin Keluar,Zella Menatap Pelayan Yang Menatapnya Dengan Tatapan Polos... "Lelaki Biadap Itu Benar Benar Memancing Emosiku!"Bantin Zella.
"Minggir.Jika Kau Menghalangiku.Aku Akan Memakanmu Sekarang!"Sahut Zella Dengan Geram,Sedangkan Pelayan Tersebut Mempersilahkan Zella Keluar Dari Sana...
Semua Pengunjung Disana Langsung Melirik Zella Yang Keluar Dengan Wajah Yang Memerah Seperti Menahan Genjolak Dalam Dirinya...
Zella Meraih Ponsel Dalam Tas Ranselnya Lalu Memesan Taksi Onlien,Berapa Menit Taksi Yang Dipesan Sudah Berada Dihadapannya,Zella Langsung Masuk Dan Menyuruh Supir nya Kemakam Kedua Orang Tua nya...
Ketika Zella Merasa Lelah Dengan Takdir Yang Begitu Meyiksa nya Dia Mengaduh Terhadap Orang Tua nyaa,,Dan Zella Sering Ketiduran Dimakam Orang Tua nya...
__ADS_1
Diperjalanan Zella Terus Meneteskan Air Mata,,Entah Mengapa Dia Bisa Terjebak Dengan Lelaki Gila Seperti Raga...
"Mbak Kami Sudah Sampai!"Sahut Supir Tersebut Yang Membuat Lamunan Zella Terhenti...
"Ohh Iyaa.Terimaksih Pak!"Ucap Zella Yang Memberikan Uang Terhadap Supir Tersebut..
"Uang nya Lebih Mbak!"..
"Ambil Saja Kembalian nya Pak.Anggap Saja Hari Ini Hari Keberuntungan Bpk Bertemu Manusia Namun Berhati Malaikat!"Ucap Zella Sedikit Membaggakan Dirinya..
"Hehhe.Terimaksih Mbak,Semoga Mbak Diberi Jodoh Yang Sangat Mencintai Mbak Dengan Setulus Hati!"Ucap Supir Tersebut..
"Meengapa Kau Harus Berdoa Seperti Itu Pakk!.Itu Sangat Bagus Namun Doamu Membuatku Kena Mental!"Bantin Zella..
"Terimaksih Pak Atas Doanya!"Jawab Zella Yang Tersenyum Samar..
Sampainya Disana Zella Langsung Menjatuhkan Diri nya Ditumpukan Pasir Padat Dihadapnya,,Dia Menangis Sejadi Jadi nya DiGedukan Pasir Padat Itu...
"Ayahh.Ibu..Hkiss..Mengapa Kalian..Hkiss..Tidak Membawaku..!"...
"Hkis..Hkis..Terlalu Ba_yak Masalah Yang Harus Zella Hadapin Sendiri!"...
"Kalian Tau Tidak..Aku Ingin Menikah...Hkiss..Menikah Ayah...Gadis Kecilmu Akan Menikah Dengan Lelaki Yang Tidak Waras..Hkiss!"...
"Maafkaan Zella Yang Memberikan Menantu Gila Buat...Hkiss Kalian!"..
"Zella..Hkiss..Zella Me_Rindukan Kalian!"Tangis Zella Dengan Sesunggukan Dihadapan Makam Kedua Orang Tua nya...
__ADS_1
Zella Tidak Tau Kapan Dia Akan Bercerai Dengan Raga,,Dia Kira Hidupnya Seperti Dinovel Novel Pada Umumnya Yang Menikah Kontrak,Namun Fikiran nya Salah,,Tidak Ada Tertuliss Pernikahan Kontrak Diberkas Tersebutt,,Itulah Yang Membuat Zella Gila Memikirkan nyaa,,Hidup Bersama Lelaki Yang Tidak Dicinta Apa Lagi Lelaki Segila Raga,Bisa Bisa Tekanannya Setiap Hari Akan Naik...
Zella Yang Sibuk Dengan Isak Tangis nya Tiba Tiba Ponselnya Berdering,Awalnya Zella Tidak Memperdulikan nya Namun Ponselnya Selalu Berdering...
Zella Yang Merasa kesal Langsung Meraih Ponsel nya Dan Menerima Panggilan Tersebut Tampa Melihat Namanya...
"ADA APAAA!!"Ngegas Zella...
"Bisakah Kau Berbicara Tampa Ngengas Seperti Itu Azella Aurel!"..
"Tidak Bisa!.Ada Apa Kau Menelponku?"..
"Kau Dimana?,Aku Mencarimu Sejak Tad Tapi Tidak Ada,Apa kau Sudah Pulang Lebih Awal?"...
"Aaku Ada Urusan Sebentar Jika Kau Ingin Pulang.Pulangkah Diluan!"...
"Baiklah.Tapi Ingat Kabari Aku Jika Ada Sesuatu Yang Terjadi Padamu!"Ucap Evaa Yang Sudah Mengetahui Jika Zella Berada DiMakam Orang Tua nyaaa,Namun Zella Tidak Pernah Berkata Padanya...
"Baiklah Terimaksih!"...
"Sama Sama!." ...
Zella Langsung Mematikan Sambungan Tersebut Dan Menaruh Ponsel nya Tas Ransel nyaa Dan Melanjutkan Tangis nyaa..
.
.
__ADS_1