DINIKAHI CEO

DINIKAHI CEO
BAB 8.


__ADS_3

BAB 8.


Zella Dan Juga eva Yang Baru Saja Sampai Langsung Masuk Kedalam Dengan Senyum Diwajah nya..


Zella Pergi Kebelakang Untuk Mengambil Perlalatan Pembersih,Saat Ini Giliran nya Untuk Membersihkan Ruang Sang CEO,Dengan Berat Hati Dia Berjalan Menaiki Lift Kariawan.


Sedangkan Eva Saat Ini Giliran nya Membersihkan Ruangan Rijal,Sungguh Diaa Ingin Bertukar Tempat Dengan Zella,Dengan Langkah Malas Dia Masuk Kedalam..


"Selaamat Pagi Pak!" Sapa Eva Yang Melihat Rijal Dikursih nya.


"Pagi Eva,Maaf Tidak Menyembutmu Ketika Kemari!" Jawab Rijal Yang Berdiri Dari Duduk nya.


"Maaf Pak,Saya Hanya Membersihkan Ruang Anda!" Ucap Eva.


"Ohh Yahh,Silahkan." Jawab Rijal Yang Kembali Duduk,Sedangkan Eva Dia Langsung membersihkan Ruangan Tersebut..


Sedangkan Zella Yang Sejak Tadi Didepan Pintu Pemilik Perusahaan,Entah Mengapa Dia Engan Masuk Kedalam.


Zella Bulak Balik Didepan Ruangan Tersebut,Yang Ada Dalam Fikiran Zella Adalah Masuk Tidak Masuk Tidak,Begitulah Kira Kira.


Sedangkaan Delon Yang Keluar Dari Ruangan Nya Menuju Ruangan Raga Untuk Memberi Informasi Tentang Perusahaan Atmaja Grup.


"Ada Apa Nona?" Sahut Delon Dibelakang Zella.


"Eh...Delon..Ehh Maksudnya Tuan Delon!" Jawab Zella Sedikit Gugup..


"Ada Perluh Apa Anda Kemari?" tanya Delon.


"Aku Ingin Membersihkan Ruangan Tuan Raga!" Jawab Zella.


"Mengapa Tidak Langsung Masuk Saja,Kenapa Hari Bulak Balik Disini?" Tanya Delon Lagi.


"Itu..Aku Malas Bertemu Dengan Lelaki Sialan itu!" Jawab Zella Yang Menaruh Tangan nya Dipinggang Seolah Olah Ucapan nya Itu Benar.


Sedangkan Delon Yang Mendengar Tuan nya Dipanggil Sialan Oleh Seorang Wanita,Menarik Sujud Bibir nya.


"Ternayaat Gadis Ini Cukup Berani Juga Dengan Tuan Raga!" Bantin Delon.


"Bisakah Anda Mengulang Kembali Ucapan Anda?" Seru Delon Yang Menatap Zella Dengan Serius Namun Dia Tertawa.


Zellaa Yang Menyadari ucapan nya Langsung Menutup Mulut nya Dan Mengeleng.


"Tidak Tuan,Saya Mohon Jangan Beri Tau Tuan Raga,Saya Mohon!"Mohon Zella Yang Memegang Tangan Delon.


"Jika Berbicara,Berfikirlah Terlebih Dahulu Nona,Sebelum Anda Mendapatkan Imbasnya!" Seru Delon Yang Langsung Masuk Kedalam Dengan Wajah Sedikit Tegas.


Sedangkaan Zella Yang Melihat Delon Melewati nya Langsung Menepuk Jidat nya,Dia Sangat Bodoh Yang Sudah Berucap Sebenari Itu,Dia Juga Tidak Menyangka Mulut nya Selos Itu..


"Mulut Sialan,Mudahan Saja Delon Tidak Berbicara Pada Lelaki Itu!" Bantin Zella Yang Langsung Pergi Meninggalkan Tempat Tersebut Dan Batal Untuk Membersihkan Ruangan Raga,Entah Dia Lupa Atau Menghindar Dari Raga,Entahlaj Hanya Zella Yang Mengetahui Hal itu.


Zella Yang Sudah Berada DiLoby Langsung Menjatuhkan Tubuh nya Disana,Entah Mengapa Dia Engan Jika Bertemu Dengan Raga,Apa Lagi Nanti Mareka Akan Bertemu.

__ADS_1


"Ahhhh,Zella Mengapa Kau Bisa Berucap Hal Yang Berturut Turut Membuatmu Apess!"Teriak Zella Yang Menutup Wajah nya Dengan Kedua Telapak Tangan nya.


Sedangkan Eva Yang Baru Selesai Dengan Kerjaan nya Langsung Menuju Loby Untuk Membuat Kopi Buat Rijal,Dia Heran Melihat Zella Yang Secepat Itu Selesai,Setahu Eva Ruangan CEO Sangatlah Luas,Dan Apa Ini Mengapa Zella Begitu Cepat,Eva Menghampiri Zella Yang Duduk Seperti Orang Yang Bayak Sekali Memukul Beban.


"Hai,Mengapa Kau Berada Disini!" Sahut Eva Yang Duduk DiSebelah Zella.


"Ini Tempat Kerjaku,Jadi Wajar Jika Aku Disini!" Jawab Zella.


"Aku Tau Zella,Maksudku Kenapa Kamu Cepat Sekali Selesai,Bukankah Ruangan CEO Sangatlah Luas?" Tanya Eva Yang Membuat Zella teringat Jika Dia Harus Membersihkan Ruangannya.


"Astgaa,Kenapa kamu Baru Ingatin aku Sih!"Seru Zella Yang Menepuk Jidat nya.


"Yaa Kan Aku Baru Selesai Bersihkan Ruangan Pak Rijal!"Jawab Eva.


"Ahh Sudahlah!" Ucap Zella Yang Bangkit Pergi Keruangan Raga Dengan Bergesah Gesah.


Zella Masuk Ke Lift Dengan Langkaah Cepat,Dia Menekan Nekan Tombol Naik Berulang Ulang Kali Agar Cepat Naik,Namun Lift Belum Juga Terbuka,,Zella Tiada Hentinya Menekan Tombel Nya Agar Cepat Sampai,Dan Pintu Lift nya Terbuka,Dengan Langkah Cepat Zella Memasuki Ruangan Raga Tampa Mengetuk Nya Terlebih Dahulu.


Sedangkan Raga yang Baru Saja keluar Dari Kamar Istraht nya Terkejud Melihat Zella Masuk Seperti Kesetanan,Ditambah Lagi Zella Membuka Pintu Sangatlah Kasar,Raga Langsung Mendekati Zella Yang Setengah Mati Mengatur Nafas nya.


Sedangkaan Zella Yang Merasa Ada Yang Berdiri didepan nya Langsung Menegok Ketas Agar Terlihat Siapa Orang Tersebut,Ketika zella Melihat nya Dia Langsung Menganggat Kepalanya Dan Itu Membuat Raga Kesakitan.


"Ahh Bodoh!" Teriak Raga yang Menyentuh Dagu nya.


Sedangkaan Zella Dia Merasa Cemas,Dia Mendekati Raga Yang Menyentuh Dagu nya...


"Maaf Tuan,Saya Tidak Sengaja!"Ucap Zella.


"Kau Mau Membuat Daguku Terluka!" bentak Raga.


"Sudah Keluarr!" Bentak Raga.


"Ta..Tapi BagaiMana Dengan Dagu Anda?" Tanya Zella.


"Aku Menyuruhmu Keluarr Bukan bayak Berbicara!"Ucap Raga.


"Jika Sajaa Dia Bukan Bosku,Sudahku Tampar Dari Tadi!" Gumam Zella.


"Tunggu Apa Lagi,Cepat Keluar!" Bentak Raga.


"Emm..Baik Tuan!"Jawab Zella Yang Langsung Melangkah Keluar Dari Sana,Sedangkan Raga Dia Langsung Menjatuhkan Diri nya Disofa.


"Gadis Itu!" Gumam Raga Yang Menatap Kedepan.


Diia meraih Ponsel nya Disaku Celananya,Dan Menghubungi Delon...


Delon:apa yang bisa Saya Bantu Tuan!".


Raga:Bawa Gadis Itu Kekafe,Buat Dia Menungguku!".


Delon:Baik Tuan!".

__ADS_1


Setelah Itu Sambungan Terputus,Raga Langsung Melangkahkan Kaki nya Dikursih Derktur nya Daan Menyilangkan Kaki Panjang nya.


"Gadis Itu Seperti nya Gampang Dipermainkan!" Seru Raga Yang Mempermainkan Jari nya Dimeja Kerja nya.


"Sepertinya Permainan Ini Akan Seru!" Lanjut nya Yang Tersebut Mengingat Wajah Zella Yang Cemas Namun Seperti Kesal.


Sedangkan Zella Yang Berada Didalam Lift Langsung Menyandarkan Tubuh nya Didinding Kaca Tersebut,Dia Merasa kesal Dengan Raga yang Selalu Membentak nya...


"Dasar Lelaki Sialan.Tidak Tau Apa Ini Kepala juga Sakit Terhantup Dengan Dagu Sialan nya itu!"Tutur Zella Yang Mengelus Elus Ubun Ubun nya.


"Untung Saaja Nih Ubun Ubun Tidak Bocor."Lanjut nya,Tidak Lama Pintu Lift Terbuka Lebar Zella Terkejud Melihat Delon Berdiri Sana.


"Mari Nona Ikut Saya!" Sahut Delon.


"Haah?"Ucap Zella Yang Tidak Mengerti Dengan Lelaki Dihadapnya.


"Tuan Muda Suudah Menunggu Anda!" Lanjut Delon.


"Haah?"


"Maaf Nona Jika Berdadak,Bukankan Anda Dengan Tuan Muda Akan Bertemu Ketika Jam Makan,Namun Tuan Ingin Bertemu Sekarang,Soalnya Ketika Jam Istrhat Tidak Bisa Karna Tuan Muda Akan Bertemu Dengan kelayen!" Jelas Delon.


"Ohh Begitu.Baiklah!" Ucap zella.


"Mari Nona Ikut Sayya"Sahut Delon.


"Baiklaah Aku Akan Menaruh Perlalatan Ini Dulu,Kau Diluan Saja!" Jawab Zella.


"Baik." Ucap Delon Yang Melangkah Keluar,Sedangkan Zella Dia Langsung Melangkahkan Kaki nya Menuju Loby Untuk Menaruh Perlalatan nya,Setelah Itu Dia Langsung Menyusul Delon,Namun Langkah nya Terhenti Saat Eva Meneriaki Diri nya..


"Bisa Tidak ngak Usah Teriak!" Ucap Zella Pada Eva Yang Sudah Berdiri Dihadapan nya.


"Hehe.Kau Jika Tidak Diteriaki Tidak Akan Dengar!" Jawab Eva.


"Ada Apa Kau Meneriaki Diriku?" Tanya Zella.


"Kaau Ingin Kemana?" Tanya Eva.


"Bertemu Dengan Tuan Raga!"Jawab Zella Dengan Sedikit Dingin.


"Hah,Bukankah Tadi Kau Bilang Pas Waktu Makan Siang,Mengapa cepat Sekali?" Ucap Eva Yang Bingung.


"Aku Jugaa Tidak Mengerti,Baguslah Jika Cepat,Karna Aku Ingin Membatalkan Perjanji Ini!" Seru Zella.


"Atau Jangan Jangan Tuan Raga Ingin Segerah Menikahkanmu,Ciee Zella!" Gombal Eva Yang Menyengol Yengol Lengan Zella.


"Aapaan Sih,Sudahlah Aku Pergi!" Ucap Zella Yang Meninggalkan Eva Sendiri Disana.


"SEMOGA BERHASIL ZELL!"" teriak Evaa,Dia sedikit Senang Jika Zella Menikah Dengan Raga,Eva Jamin Pasti Hidup Zella Akan Bahagiaa.


Sedangkaan Delon Yang Melihat Zella Menghampiri nya Langsung Membukakan Pintu,Sedangkan Zella Dia Merasa Risih Jika Diperlakukan Seperti Itu.

__ADS_1


"Terimaskih,Lain Kali Aku Bisa Buka Pintu nya Sendiri."Tutur Zella Yang Masuk Kedalam.


"Ini Sudah Tugas Saya Nona!" Jawab Delon Yang Menutup Pintu Nya Dan Berjalan Menuju Pintu Depan Dan Menjalankan Mobil nya Menuju Lestoran Yang Sudah Raga Pesan.


__ADS_2