
BAB 36.
Delon Turun Kebawa Menggunakan Liff Khusus CEO Dan Skteris Peribadi Nya Sajaa.Tidak Butuh Waktu Lama Lif Telah Terbuka Delon Langsung Melangkahkan Kakinya Keluar...
Semua Mata Tertuju Pada Lelaki Yang Tampan Dan Baik Hati Seperti Delon Namun Tidak dengan Bos Besar Mareka Walaupun Tampak Wajah Malaikat Namun Sikapnya Yang Angkuh Dan Tegas Membuat Semua Orang Segan Jika Berhadapan Dengan Nya...
"Selamat Siang Tuan Delon."Sapa Salah Satu Kariawan..
"Siang Kembali!"Sapa Balik Delon Dengan Wajah Sedikit Ramah Dan Itu Membuat Kariawan Wanita Terposona...
Sedangkan Eva Yang Dari Arah Dapur Mujuu Lantai Atas Untuk Mengantar Kan Kopi,Namun Langkahnya Terhenti Saat Melihat Lelaki Yang Sudah Merebut Cintanya.Eva Melirik DiSamping Meja Kariawan Ia Menaruh Kopinya...
"Aku Titip Dulu!"Ucapnya Yang Langsung Meninggalkan Tempat Tersebut Dan Mengenjar Langkah Kaki Delon Yang Lumayan Jauh...
"Haii Tuan Delon!"Sapanya Dengan Selembut Mungkin..
Delon Yang Melihat Wanita Dihadapanya Mehelan Nafas Pelan.Entah Mengapa ia Sangat Malas Bertemu Dengan Teman Dari Nona Mudanya Ini...
"Ada Apa?"Langsung Keintinnya Delon Bertanya Ia Tidak Bayak Waktu Lagi...
"Tiidak Ada,Hanya Menyapa Calon Imamku Saja!"Ucapnya Sambil Tersenyum Centil...
Delon Yang Mendeengarnya Melototkan Matanya Tak Percaya Dengan Apa Yang Eva Katakan Padanya.
"Jaga Ucapanmu!"Bentak Delon...
BukannNya Takut Atau Menundukan Kepala Melaikan Evaa Terpanah Dengan Bentakkan Delon Baginya Delon Sangat Sexy Dimatanyaa...
"YaaTuhann.Mengapa Jodoh Hamba Sangat Tampan Sekali!"Serunya Yang Memompa Wajahnya Sendiri Seperti Orang Gila..
Delon Semakin Steres Dibuat Dengan Tingkah Eva Yang Baginya Sangat Centil Sekali,Delon Yang Ingin Melangkahkan kakinya Namun Eva Menahan Tanganya...
"Lepaskan Tanganmu!"...
__ADS_1
"Baik Tuan Tapi Anda Harus Bertanya Kepada Saya"...
"Bertanya Apa Lagi?"
"Anda Harus Bertanya Siapa Jodohku Yang Aku Katakan Tadi!"Jawabnya...
"Tapi Setelah Ini Kau harus Melepaskan Tanganku!"Ucapnya Dan Dianggukan Eva..
Sejenak Delon Menarik Nafasnya Lalu Melirik Eva Yang Nampak Sangat Berharap Dengan Pertanyannya...
"Siapa Jodohmu?"Ucapnya dengan Sangat Judess...
"Ahhh Masa Anda Tidak Tau Sih Tuan,Tentu Saja Anda Tuann.Tuhan Menciptakan Anda Untuk Saya,Dan Saya Diciptakan Untuk Anda,Sudah Jelas Kita Berjodoh!"Ucapnya Dengan Sangat Percaya Dirii...
"Sudahku Duga!"Batinnya..
"Sudah Selesai Dramamu?,Jika Sudah Lepaskan Tanganku Sebelum Saya Kasar Denganmu!"Ancamnya...
Delon Hampir Sertes Dibuatnya Dengan Cepat Ia Melepaskan Tangan Eva Yang Lumayan Kuat Menahan Tanganya.Setelah Ia Berasil Melepasnya Delon Langsung Meninggalkan Perusahaan Tersebut Lalu Pergi Keapertemen Tuan Raga....
Eva Yang Melihat Kepergian Delon Langsung Melambaikan Tangan seperti Orang Gila Saja.Setelah Ia Merasa Delon Telah Pergi Jauh Ia Memutuskan Masuk Kedalam Untuk Mengantar Kopinya...
"Terimaksih"Ucapnya Yang Mengambil Kopi Tersebut...
"Dari Manna Kau?,Saya Kira Kamu Lupa Dengan Kopimu!"Ucap Pelayan Tersebut Yang Termaksud Temannya Dikantor Atmaja Grup...
"Aku Habis Bertemu Dengan Jodohku,Sudahlah Aku Mau Mengantarnya Dulu Nanti Kena Ceramah Gue!"Ucap Eva Dan Dianggukan Kariawan Wanita Tersebut....
Dilain Sisi....
Zella Yang Sudah Selesai Dengan Ritual Pertamanya.Ia Sangatt Merasa Puas Namun Ia Juga Bingung Bagaimana Jika Suatu Saat Ia Hamil Dan Bercerai Dengan Raga...
Tiada Hentinya Zella Menatap Dirinya Dicermin Yang Berada Dikamar Mandi.Ia Memejamkan Matanya Dan Mengingat Kejadian Berapa Menit Yang Lalu Tiba Tiba Ia Meneteskan Air Mata...
__ADS_1
"Tuhan,Jika Memang Ia Jodohku Tumbuhkanlah Benih Cinta Dihati Hamba,Namun Jika Ia Bukan Jodohku Jangan Kau Biarkan Cinta Tumbuh Dihati Hamba!"Batinya...
Raga Yang Sejak Tadi Menunggu Zella Yang Sempai Sekarang Belum Juga Keluar Dari Kamar Mandi.Ia Memutuskan Untuk Menghampiri Zella,Ia Takut Jika Zella Dpresi Dengan Kejadian Tadi,Karna Raga Tau Ini Adalah Yang Pertama Kalinya...
Raga Membuka Pintu Dan Melihat Zella Mematung Didepan Cermin Tersebut Sambil Memejamkan Matanya.Raga Melihat Sepertinya Zella Menangis...
Raga Mendekat Dan Memeluk Tubuh Ramping Zella Dan Menaruh Wajahnya Dibahu Zella...
"Mengapa Kau Bersedih,Emm?"Sahut Raga Dengan Pelan...
Zella Kaget Saat Raga Memeluk Tubuhnyaa."Mengapa Anda Kemari Tuan?"...
"Usttt,Jangan Memanggilku Dengan Sebutan tuan Lagi.Aku Suamimu Jadi Kau Harus Memanggilku Dengan Sebutan Suami!"Ucap Raga Dengan Percaya Dirinya...
Zella Yang Mendengar Ucapan Raga Langsung Terbatuk."Ada Apa Dengan Mahkluk Satu Ini!"Batinya...
"Ada Apa?,Apa Kau Sakit,Yang Mana Sakit Katakan Padaku!"Ucap Raga Yang Cemas Dengan Keadaan Zella..
Sedangkan Zella Hanya Mengeleng Dan Berusaha Menjauhkan Tubuh Nya Dari Raga...
"Tidak Ada Tu Suami Maksudnya!"Ucapnya Dengan Senyum Terpaksaa Saat Melihat Tatapan Raga...
"Baiklah,Jika Ada Yang Sakit Katakan Padaku!"Ucapnya...
"Iya Suami!"Jawab Zella...
"Aahhhh Sialll,Suami?Suami Setannn kalii!"Batinya yang Berasa Jijik Mengucapkan Hal Tersebut...
.
.
.
__ADS_1