
BAB 40.
Raga Dan Delon Keluar Menuju Pintu Bawa Melalui Liff Yang Berada Didalam Apertemen Tersebut...
Tidak Butuh Waktu Lama Mareka Telah Sampai Dibawa.Raga Memanggil Kepala Pelayan...
"Ditto!"Teriak Raga..
"Iya Tuan,Ada Yang Bisa Saya Bantu?"Jawab Ditto Yang Sudah Dihadapan Nya...
"Saya Akan Pergi Kekantor.Jika Nona Kalian Terbangun Dan Mencari Saya,Katakan Padanyaa, Dan Kau Lakukan Setiap Apa Yang Dia Inginkan, Satu Lagi Jangan Biarkan Dia Melangkah Keluar Dari Sini, Jika Tidak Kau Yang Akan Menjadi Jaminannya!"Ucap Raga...
"Baik Tuan Muda!"Jawab Ditto Dengan Menundukan Kepalanya..
Tidak Ada Sahutan Dari Raga. Ia Langsung Melangkah Keluar Dan Diikuti Langka Delon Dibelakangnyaa...
Diperjalanan..
Diperjalanan Menuju Perusahaan Atmaja Grupp.Delon Nampak Serius Bekemudi Sesekali Ia Menatap Kearah Tuan Mudanya Yang Nampak Berbeda Hari Ini, Sedangkan Raga Yang Sejak Tadi Tersenyum Menatap Ponselnyaa...
"Lihat Apa Kau?"Tanya Raga Yang Saat Melihat Delon Meliriknya...
"Tidak Ada Tuan!"Jawab Delon..
Setelah Percakapan Tersebut Berahkir,Semua Menjadi Sunyii,Tidak Ada Yang Berbicara Yang Terdengar Hanya Suara Mesin Mobil Dan Kendaraan Lain Lalulalang...
"Delon!"Panggil Raga..
"Iya Tuan!"Jawab Nya...
"Bagimu Apakah Aku Sudah Mencinta Istriku?"Tanyanya Dengan Nada Serius..
"Saya Tidak Tau Tuan,Karna Anda Yang Merasakan Hal Tersebut Bukan Saya!"Jawab Delon..
Raga Yang Tadinya Ingin Curhat Namun Merasa Kesal Saat Mendengar Jawaban Dari Skteris Sekaligus Sahabatnya Itu...
Raga Yang Merasa Kesal Langsung Menendang Kursih Yang Delon Duduki..
"Maksudku Bukan Seperti Itu Bodoh!"..
"Lalu Apa Tuan?"...
"Apakah Aku Cocok Dengan Zella?"Ucapnya Yang Mulai Kembali Serius...
"Saya Rasa Cocok Saja Tuan, Anda Dengan Nona Zella Sangatlah Cocok, Bahkan Saya Iri Dengan Anda Yang Mempuyai Istri Seperti Nona Muda!"Jawab Delon...
"Jangan Coba Coba Merebutnya Dariku!!"...
"Tidak Tuan, Anda Santai Saja, Palingan Saya Cuman Mengambilnya Dari Anda!"...
"Kau Cari Mati HAH!"Ucap Raga Yang Kembali Menendang Kursih Tersebut...
"Hahaha..Anda Tenang Saja Tuan, Saya Tidak Akan Merebut Nona Muda!"Jawabnya "Dan Saya Berjanji Akan Menjaga Kalian Dengan Segenap Hidupku!"Batinnya...
__ADS_1
"Bagus Jika Begitu, Kau Harus Tau Diri Sedikit,Delon Pelan Pelan Saja Jangan Ngebut,Aku Masih Mau Hidup!"Ucap Raga Dan Dianggukan Delon Pada Dasarnya Delon Berkemudi Pelan Saja Seperti Biasanya,Namun Saat Ini Ia Mempelankan Mobilnya..
Semua Kembali Menjadi Hening, Namun Beberapa Saat Raga Kembali membuka Suara...
"Kenapa Lama Sekali Sampainya Delon!, Apa Kau Tidak Tau Caranya Membawa Mobil!"Ucapnya...
"Maaf Tuan, Bukannya Anda Sendiri Yang menyuruh Saya Pelankan Mobilnya?"Jawab Delon...
"Berani Kau Membantahku!" Seru Raga...
"Tiidak Tuan!"Jawab Delon...
"Lajukan Mobilnya,Kau Menjadi Bawahan Tidak Ada Gunanya!"Ucapnya...
"Bunuh Saja Saya Tuan."Batin Delon...
.
.
Mareka Telah Sampai Diperushaan Atmaja Grup,Penjaga Yang Berada Disana Langsung Menyembut Kedatangan Pemilik Perusahan..
"Selamat Siang Tuan Raga Dan Tuan Delon" Sapa Penjaga Tersebut...
"Siang!"Jawab Delon Sedangkan Raga Dia Hanya Mengangguk Kecil...
Setelah Itu Kedua Lelaki Tampan Masuk Kedalan Dengan Angkuh nya,Semua Mata Tertuju Apa Pemilik Perusahaan Dan Juga Sektis nya...
"Selamat Siang Tuan"Sapa Mareka Dengan Kompak Dan Seperti biasa Hanya Delon Yang Menyapa Balik Mareka Sedangkan Raga? Tentu Saja Tidak...
Delon Membukaan Pintu Untuk Mempersilahkan Raga Masuk,Raga Langsung Duduk Dikursih Tersayangnyaa...
"Apa Ini Berkas Yang Harus Saya Tanda Tanganin?"Tanya Raga yang Kaget Saat Melihat Tumpukan Berkas Dihadapannya...
"Iya Tuan!"...
"Baiklah Kau Keluar Dari Sini!"Ucapnya...
"Baik Tuan!"Jawab Delon Yang Berbalik Arah Segera Keluar Ruangan Namun Langkahnya Terhenti Saat Raga Memanggilnya...
"Ada Yang Bisa Saya Bantu Tuan?"Ucapnya Yang Sudah berhadapan Dengan Raga...
"Pungut Sampah Disekeliling Perusahan Ini!"...
"APAA!"...
"BERANI SEKALI KAU MENAIKAN NADA BICARAMU PADAKU!"..
"Ehh, Maaf Tuan Bukan Maksud Saya Seperti Itu!"...
"Lalu Apa?, Kau Ingin Mengelak Dan Bertanya Mengapa Saya Menyuruhku Pungut Sampah?"Serunya Dan Dianggukan Delon...
"Itu Hukumanmu Bodoh,Kau Lupaa Tadi Pagi Kau Yang Membuatku Dan Istriku Lari Pagi,Dan Sekarang Kau Menerima Hukumannya!"...
__ADS_1
Tiidak Bisa Membantah, Delon Hanya Bisa Mengangguk Saja,Mau Cungkir Balikpun Dia Akan Tetap Menerima Hukumannya...
Delon Berbalik Arah Untuk Keluar Dari Sana Namun langkahnya Terhenti Karna Ucapan Raga Yang membuatnya Tekanan Batin...
"Satu Lagi, Kau Harus Mengitung Jumblah Semua Sampah Diperusahaan Ini,jangan Sampai Ada Yang Membantumu Ingat Itu!"...
"Baik Tuan, Saya Permisi!"Jawabnya YanG Langsung Keluar Dari Ruangan Tersebut Menuju Liff Untuk Melaksanakan Perintah Bos Gilanya Itu...
Sedangkan Dilain Sisi,Zella Yang Baru Selesai Membersihkan Tubuhnya Berjalan Menuju Bawa Untuk Makan Siang,Sekalian Dia Ingin Bertanya Pada Kepala Pelayan Dimana Suaminya...
Zella Turun Mengunakan Tangga Yang Lumayan Lama Jika Menuju Lantai Bawah,Sesaat Zella Berhenti."Gilaa Ini Tangga Rumah Atau Tangga Menuju Ahkirat!"Batinnya...
Zella Sudah Berada dibawa Dia Langsung Menuju Ruangan Makan,Dia Melihat Berapa Pelayan Sedak Berkerja,Zella Mendekat Dan Menyapa Pelayan Tersebut...
"Hii, Apa Yang Kalian Lakukan?"Tanyanya...
"Selamat Siang Nona, Ada Yang Bisa Kami Bantu!"Jawab Pelayan Tersebut Sambil Sedikit Menundukan Badannya...
"Begini Nih Yang Gue Malas,Ditanya Apa Dijawab Apaa!"Batinnya...
"Tidak Ada,Aku Hanya Bertanya Apa Yang Kalian Lakukan!"Jawabnya...
"Kami Sedang Membuat Makan Siang Nona!"...
"Buat Siapa?"...
"Nona!"...
"Sebayak Pelayan ini?"Tanya Zella Yang Melihat Lima Pelayan disana..
"Iya Nona"...
"Gilaaa, Yang Makan Cuman Satu Yang Buat Lima Orang, Wah Wah Kau Telah Meningat Zella Dulu Kau Buat Sendiri Dan Sekarang Kau Ingin Makan Sudah Lima Pelayan Yang Membuatnya,Ehh Tapi Tunggu Kira Kira Berapa Gaji Mareka Yaa?"Batinnya...
"Nona?"Panggil Pelayan Tersebut Saat Melihat Nona Muda Mareka Hanya Diam,Sedangkan Zella Yang Sadar Langsung Tersenyum Kuda...
"Baaiklah, Aku Ingin Makan!"Ucap Zella...
"Baik Nona Saya Akan Membuatkannya!"Jawab Pelayan Tersebut...
"Silahkan Duduk Nona" Ucap Pelayan Tersebut Yang Membukan Kusih Untuk Zella...
"Ehh, Tiidak Perluh Bersikap Berlebihan Padaku!"...
"Maaf Nona, Kami Hanya Diperintahkan Tuan Muda!"...
"Menggapa Lelaki Itu Gila Bangat Sih!"Batinnya...
Tidak Lama Makanan Sudah Siap Diatas Meja,Dengan Cepat Zella Melahap Semua Makana Tersebut Tampa Sisa,Pada Dasarnya Dia Sangat Lapar...
.
.
__ADS_1
.