
BAB 16.
Dipagi Hari Zella Yang Terbangun Dari Tidurnya Bersiap Siap Untuk Membersihkan Tubuhnya,Begitu Juga Dengan Eva Namun Eva Mandi DiKamar Mandi Dapur Sedangkan Zella Mandi Dikamar Mandi Yang Terletak Didalam Kamarnya..
Berapa Menit Berlalu Kedua Wanita Tersebut Sudah Siap Dengan Pakean nya,,Zella Bergegas Kebawa Untuk Membuat Serapan Pagi Mareka..
Zella Fikir Dia Akan Berbuat Roti Bakar,,Dengan Langkah Sedikit Besar Zella Menghampiri Lemari Es Dan Membukanya,,Dia Mengambil Roti Dan Juga Selai Rasa Pisang Dan Juga Keju,Itu Adalah Menu Kesukaan Zella Dan Juga Eva...
Setelah Bahan Bahan nya Sudah Dia Letakan Diatas Meja,Dia Mulai Membuat Dua Roti Untuk Dirinya Dan Untuk Eva Tentu nya,Setelah Itu Dia Berjalan Kekompor Untuk Membakar Roti Tersebut..
Eva Yang Baru Turun Dari Lantai Atas Langsung Manuju Dapur,Caci Dalam Perutnya Sudah Meronta Ronta Ingin Diberi Makan,Sampainya Disana Dia Berlari Kelemari Es Untuk Mengambil SuSu Dan Dia Letakkan Digelas nya Dan Juga Zella..
"Loh Zel Bukankah Kemarin Malam Kau Bilang Jika Dipecat,Kenapa Kamu Berkerja?"Tanya Eva Yang Heran Dengan Zella..
"Kan Sudahku Katakan.Jika Aku Tidak Akan Berhenti Berkerja!"Ucap Zella Yang Menaruh Roti Bakar Tersebut Dipiring mareka Masing Masing...
"Tapi Kan Tuan Raga Sudah Bilang Padamu!"...
"Aku Tidak Perduli!"...
"Baiklah Terserah Kau Saja Mau Gimana Yang Jelas Aku Sangat Menunggu Dimana Kau Sudah Menjadi NYONYA MUDA ATMAJA Asekkk!"Ejek Eva Yang Tertawa...
"Sialan Kau!"jawab Zella Sedangkkan Eva Hanya Tertawa Melihat Wajah Marah Zella...
__ADS_1
Ketika Zella Marah Wajahnya Sangat Terlihat Seram Namun Juga Terlihat Imut,Tapi Ketika Zella Tertawa Disitulah Ginsul Kanan Dan Kiri Terlihat,Jadi Itu Zella Terlihat Manis Saat Tertawa,Namun Zella Tidak Pernah Melihatkan Ginsulnya Dia Hanya Melihatkan Senyum Nya Saja Tampa Melihatkan Giginya...
Berbeda Dengan Eva,,Wanita Yang Dibilang Sangat Ramah Melebihi Zella,Ketika Dia Tersenyum Sangat Terlihat Manis Bahkan Senyumnya Lebih Manis Dari Pada Zella,Namun Gigi Eva Tersusun Rapi Dan Kecil Kecil Jadi Itu Dia Terlihat Imut Dan Juga Manis...
Soo Kembali Diceritanya...
Zella Yang Meneguk Susu Terahkirnya,Begitu Juga Dengan Eva,,Eva Bergegas Untuk Mencuci Dua Piring Dan Juga Gelas Yang Habis Mareka Gunakan..
Setelah Sudah Selesai Eva Dan Juga zella Langsung Melangkah Keperusahaan Atmaja Grup,Tidak Lupa Zella Memesan Taksi Online Untuknya Dan Juga Eva...
Tidak Lama Taksi Yang Ia Pesan Sudah Berada Dihadapnya,Dengan Cepat Zella Dan Juga Eva Masuk Kedalam Dan Supirnya Langsung Melajukan Mobilnya...
......................
"Hati Hati Sayang!"Sahut Kinan Yang Memeluk Tubuh Sang Anak..
"Tentu Mom!"Jawab Raga Yang Membalas Pelukan Sang Ibu Yang Sangat Berarti Dalam Hidupnya Melebihi Apapun...
"Semogaa Kau Berhasil Nak!"Sahut Arga Dan Hanya Dimengangguk Raga Setelah Itu Dia Dan Juga Delon Melangkah Keluar Namun Sebelum Itu Delon Menundukan Badanya Kepada Kedua Orang Tua Sang Atasan Yang Sudah Dia Anggap Seperti Orang Tuanya Sendiri...
Penjaga Yang Melihat Raga Dari Arah Kejahuan Langsung Menundukan Badanya Hormat,Dan Salah Satu Penjaga Melemparkan Kunci Kearah Delon...
Setelah Itu Delon Membukan Pintu Untuk Raga Setelah Itu Dia Masuk Dikursih Kemudi Dan Melajukan Mobilnya Keperusahaan Atmaja Grup...
__ADS_1
"Apa Kau Sudah Mencari Baju Pengantinya?"Sahut Delon Yang Fokus KePonselnya...
"Sudah Tuan!"...
"Aku Tidak Ingin Memakai Baju Yang Dibawa Lima Juta!"Ucap Raga...
"Saya Nyakin Anda Akan Menyukainya Tuan!"...
"Apa Kau Sudah Mencari Andititas Gadis Itu Yang Sebenarnya?"Tanya Lagi Raga Yang Kini Fokus Menatap Delon Dari Kaca...
"Sudah Tuan.Saya Akan Membacanya Setelah Kami Dikantor!" Raga Yang Serius Mendengar Ucapan Delon Namun Delon Berucap Yang Membuat Dirinya Tidak Suka,Baginya Delon Mengantur Dirinya.
Aslinya Tidak,Delon Berucap Seperti Itu Agar Dia Fokus Kejalan Dia Takut Jika Mengandari Mobil Terganggu Dan Itu Bisa Saja Menganggu Keselamatan Raga...
"Siapa Dirimu Yang Coba Coba Mengaturku,Apa Kau Lupaa Aku Adalah Bos Disini Dan Kau Bawahan Bisa Saja Aku Memecatmu Kapanpun Itu Perluh Aku Memecatmu Sekarang Juga!"..
"Tidak Tuan.Maksud Saya Bukan Seperti Itu!"Jawab Delon Yang Sedikit Tenang Namun Tidak Dengan Jantunya,Diia Takut jika Raga Memecatnya..
"Sudah Aku Tid..."Belum Sempat Raga Selesaikan Ucapnya Namun Delon Memotongnya...
"Saaya Mohon Tuan.Jangan Memecat Saya!"Mohon Delon...
"Siiapa Yang Ingin Memecatmu Bodoh.Fokuslah Menyetir Aku Muak Mendengar Suaramu!"Ucap Raga Yang Kembali Memainkan Ponselnya...
__ADS_1
"Untung Saja Saya Sudah Terbisa Dengan Sikap Aneh Anda Tuan,Tapi Saya Tidak Sabar Bagaimana Nona Zella Melawan Sikap Anda Nanti!"Batin Delon..