DINIKAHI CEO

DINIKAHI CEO
BAB 23.


__ADS_3

BAB 23.


"Berani Sekali Kau Menyentuh Istriku!"Terdengar Suara Dingin Raga...


"Maafkan Saya Tuan,Saya Tidak Bermaksud Apapun!"....


Zella Yang Mendengar Ucapan Raga Hanya Bisa Bercibir Saja...


"Cihh,Istri Katanya?, Lelaki Sialan.Kau Yang Membuatku Terjatuh,Jika Tidak Ada Delon Mungkin Aku Sudah Mencium Lantaimu!"Batin Zella...


Raga Menatap Zella Yang Nampak Biasa Saja Tidak Terlihat Wajah Senang Ataupaun Terkejud...


"Apa Kau Tidak Suka Jika Aku Memanggilmu Dengan sebutan Istri!"Ucap Raga Yang Menatap Zella Dengan Tajam...


"Senang?,Bahkan Diriku Jijik Mendengarnya."Batin Zella..


Raga Yang melihat Zella Tidak Ada Bersuara Langsung Berdehem...


"Eh..Tidak Tuan Saya Sangat Bahagia Jika Anda Memanggil Saya Dengan Sebutan istri!"Ucap Zella Dengan Senyum Kepada Raga...


"Ingat Jangan Berharap Apapun Dariku!"Ucap Raga Yang Melepaskan Dekapannya Lalu Pergi Dari Sana...


Sedangkan Zella Hanya Diam Dan Mengikuti Langkah Kaki Raga Begitu Juga Dengan Delon Yang Hanya Diam...


Sampainya Didepan Kamar Raga Delon Langsung Membukakan Pintu.Setelah Itu Raga Masuk Diikuti Zella Dan juga Delon...


Raga Langsung Menjatuhkan Dirinya DiRanjang Miliknya,Lalu Melirik Delon Dan Memberi Arahan Tangannya Seolah Olah Menyuruh Delon Keluar,Sedanfkan Delon Yang Paham Dengan Isarat Tuan Muda nya Hanya Mengangguk Lalu Keluar Dari Sana..


Tinggalah Zella Dan Juga Raga Didalam Sana,Zella Yang Masih Berdiri Didepan Pintu Dengan Hati Cemas,Sedangkan Raga Dia Tidak Memperdulikan Zella...


"Sampai Kapan Kau Berdiri Disana!"Sahut Raga...


Hening..

__ADS_1


Tidak Ada Sahutan Dari Lawan Bicaranya,Zella Takut Jika Raga Berbuat Macam Macam Padanya...


"Haii.Apa Kau Tuli?"Ucap Raga Yang Melihat Zella Hanya Diam Mematung Bahkan Membalas Ucapnya Saja Tidak...


Sedangkan Zella Hanya Mengeleng Saja,Raga Yang Melihat Tingkah Aneh Zella Langsung Berdiri Dari Tidurnya Dan Menghampiri Zella...


Zella Yang Merasa Raga Jalan Kearahnya Langsung Menutup Dada nya Yang Sedikit Terbuka Karana Dirinya Masih Memakai Gaun...


"Jangan Mendekat!"Teriak Zella Yang Melihat Raga Semakin Dekat Kearahnya...


Sedangkan Raga Langsung Menghentikan Langkah nya Dan Menutup Kedua Telinganya...


"Apa Kau Ingin Membuat Gendang Telingaku Tuli!"Bentak Raga...


"Itu Salah Tuan Sendiri,Mengapa Anda Mendekati Saya,Pasti Anda Ingin Melakukan Perilaku Mesumkan!."Ucap Zella Tidak Kalah Ngegasnya Dengan Raga..


"Cih Aku Bukan Lelaki Yang Kau Tuduhkan Pad...."Belum Sempat Raga Selesaikan ucapnya Zella Sudah Memotongnya...


"Tidak Perluh Menutup Diri Tuan,Bilang Saja Jika Kau Lelaki MesumKan?"...


Sedangkan Zella Yang Merasa Diremehkan Tidak Terima...


"Benarkah?,Saya Juga Seperti Itu Tuan,Selera Saya Sangatlah Tinggi,Bahkan Anda Bukan Sama Sekali Tipe Saya!"Sinis Balik Zella Yang Menatap Raga dengan Tangan Dilipat Didada...


Raga Yang Merasa Sangat Diremehkan Langsung Membalas Ucapan Zella...


"Asal Kau Tau,Tidak Ada Wanita Satupun Yang Menolak Diriku,Bahkan Mareka Mengemis Ngemis Denganku Agar Aku Ingin Kencan Dengannya!"Sombong Raga...


"Benarkah?,Bearti Saya Orang Pertama Yang Menolak Anda Tuan,Wahh Ternyata Mata Saya Masih Sehat Yaa Tuan."...


"Maksudmu?"Tanyya Raga Yang Tidak Mengerti dengan ucapan Zella.


"Maksud Saya.Mata Dan Otak Saya Masih Waras Karena Tidak Tertarik Dengan Lelaki Gila Seperti Anda Tuan!"Jelas Zella Dengan Senyum Diwajahnya...

__ADS_1


Raga Yang Mendengarkan Nya Tentu Saja Naik Darah,Baru Kali Ini Dia Dijatuhkan Bahkan Dihina Orang Yang Lebih Parahnya Lagi Adalah Seorang Wanita Yaa Itu Istrinya Sendiri...


Zella Yang menyadari Ucapnya Langsung Menutup Mulut nya Dengan Kedua Tangannya,Tiada Hentinya Zella Menyalahkan Mulutnya...


Raaga Mendekat Kearah Zella Dan Menarik Lengan Zella Kedalam Dekapannya,Lalu Mencium Zella Dengan Bebabi Buta,Bahkan Zella Sudah Berusaha Melepaskan diri Dari Serangan Raga,Namun Raga Tidak Memperdulikan Zella...


Setelah Raga Merasa Puas Dia melepaskan Ciumannya,Sedangkan Zella Hanya Diam Saja,Dia tidak sudih Menatap Raga...


"Sudahku Katakan,Jangan Pernah Membalas Perkataanku."Ucap Raga Yang Melepaskan Dekapannya...


"Jikka Kau Membalas Ucapanku Kau Akan MEnerima Hukuman Lagi!"Lanjutnya...


Raga Berjalan Kearah Ranjangnya Lalu Meraih Ponselnya Disaku Celananya,Dan Menghubungi Seseorang...


"Ada Yang Bisa Saya Bantu Tuan?"Terdengar Suara Dari Serbang Sana..


"Bawa Wanita Ini Kekamarnya!"Ucap Raga...


"Baik Tuan!"Jawab Delon...


Sedangkan Zella Yang Sejak Tadi Diam Berusaha Menahan Tangis nyaa Dihadapan Raga Agar Tidak dibilang Lemah...


"Dasar Lelaki Biadap,Setelah Apa Yang Dia Lakukan Padaku Tampa Ada Rasa Bersalah Sedikitpun!"Batin Zella..


Tidak Lama Delon Datang Dari Luar,Dia Merasa Heran Saat Melihat Zella Berdiri Diposisi Yang Sama Saat Dia Meninggalkan Nya...


Delon Melirik Raga Yang Diposisi Semula Juga,Delon Berfikir Mungkin Raga Dan Zella Sudah Selesai Dengan Ritualnya...


"Tapi Jika Mareka Sudah Melakukannya,Mengapa Nona Zella dan Tuan Raga Masih Memakai Baju Yang Sama?,Ahh Sudahlah Membuatku Gila Saja,Juka Tuan Raga Mengetahuinya Bisa Bisa Saya Dipecat!"Batin Delon...


Raga Yang Melihat Delon Hanya Diam Langsung Berdehem Dan Memberi perintah Untuk segera Keluar,Kedua Manusia Tersebut Langsung Keluar Dari Dalam Sana...


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2