
BAB 14.
Didalam Mobil Tidak Ada Yang Membuka Pembicaran,,Sedangkan Zella Dia Harus Mengumpulkan Niat Untuk Bersandiwara Dihadapan Raga...
"Mudahan Sajja Ketika Ak Bertemu Dengannya Mulutku Tidak Kurang Ajar!"Bantin Zella..
Berappa Menit Berlalu Mareka Sudah Berada Dikediaman Wijaya,Kedua Pengawal Tersebut Turun Dan Dalah Satu Pengawalnya Membukaan Pintu Untuk Zella..
Zella Yang Mendapatkan Perilaku Seperti Ratu Tentu Saja Dia Gede Kempala,Sebelumnya Dia Tidak Pernah Diperlakukan Seperti Ini..
Zella Menatap Rumah Yang Begitu Besar Bak Istana,Rumah BerCat Hitam Dan Warna Emas Ditambah Dengan Hiasan Berlian Disetiap Sujudnya..
Zella Menepuk Nepuk Pipi nya.Apakah Dia Bermimpi Bisa Melihat Rumah Seorang Yang Sangat Dan Terhormat Dinegara Ini..
"Apa Aku Sedang Bermimpi?"Batin Zella Yang Mencoba Mencubit Pipinya Namun Dia Merasakan Sakit.."Yeahh Aku Tidak Bermimpi!"Bantinnya..
Kedua Pengawal Tersebut Menghentikan Lamunan Zella,Dan Menyuruhnya Masuk Krna Keluarga ATMAJA Sedang Menunggu Kedatangan Calom Menantu ATMAJA..
Sejenak Zella Menelan Liurnya,Entah Mengapa Dia Ingin Pergi,,Sangat Berat Untuk Melangkahkan Kaki nya Masuk Kedalam..
"Ahh Mengapa Aku Merat Sekali Masuk Kedalam!"Batinnya..
"Ayoo Zella.Ingat Tugasmu Hanya Bersandiwara Saja Tidak Lebih,Ayoo Zella Kau Pasti Bisa!"Batinnya Yang Menyemangatkan Diri Sendiri...
Kedua Pengawal Tersebut Kembali Menegur Zella Untuk Masuk,Zella Melirik Kedua PenGawal Tersebut Lalu Menatap Rumah Didepannya..
"Mari Nona.Tuan Arga Dan Juga Nyonya Kinan Dan Tuan muda Menunggu Didalam!"..
"Emm Baiklah!"..
Zella Dan Kedua Pengawal Tersebut Masuk Kedalam,Saat Mareka Masuk Pelayan Yang Berdiri Didepan Pintu Langsung Menyuruhnya Masuk Hanya Zella Seorang,Sedangkan Zella Hanya Mengangguk Saja...
Zella Mengetahui Jika Tidak Sembarang Orang Masuk Kedalam Selain Orang Yang Sangat Tertentu..
Ketika Zella Masuk Kedua Pelayan Menyembutnya,,Zella Membuka Mulutnya Berbentu O Dia Dia Terbelalak Melihat Seisi Dirumah Tersebut,Sehinggah Zella Tidak Bisa Berkutik Bahkan Pelayan Yang Sejak Tadi Menegur nya Tidak Diladenin Zella Sakin Takjub nya Saat Melihat Isi Rumah Tersebut..
"Selamat Datang Nona Zella!"Sapa Pelayan Tersebut Dengan Hormat,,Namun Tidak Ada Sahutan dari Zella,Kedua Pelayan Tersebut Saling Menatap Lalu Kembali Menatap Zella Dan Mencoba Menegurnya Kembali...
"Selamat Datang Nona Zella!"Sahut Pengawal Tersebut Lagi Dan Lagi Zella Tidak Membalas Jawaban Mareka Jangankan Membalas Melirik Mareka Saja Tidak..
Arga Kinan Dan Juga Raga Yang Sejak Tadi Menunggu Kedatangan Zella Untuk Membicarakan Hari Pernikahan Mareka Namun Zella Tidak Kunjung Datang,Bukankah Tadi Delon Memberi Taunya Jika Zella Sudah Berada Diluar Tapi Sampai Detik Ini Zella Tidak Muncul Juga...
"Apa Kau Nyakin Jika Gadis Itu Berada Diluar Delon?"Tanya Raga Yang Tampa Melihat Kearah Delon..
__ADS_1
"Saya Nyakin Tuan.Nona Zella Sudah Berada Diluar!"Jawab Delon..
"Jika Sudah Berada Diluar Mengapa belum Juga Kemari?"...
"Saya Akan Meriksanya Dulu Tuan!"Sahut Delon Yang Menundukan Kepalanya Dan Melangkahkan Kaki Nya Untuk menemui Zella..
Ketika Delon Ingin Menghampiri Pengawal Yang Menjemput Zella Namun Dia Melihat Zella Yang Berdiri Diam Didepan Pintu,Delon Mengerutkan Alis nya Lalu Menghampiri Zella..
"Mengapa Kalian Tidak Membawa Nona Masuk?"Sahut Delon Kepada Kedua Pelayan Tersebut..
"Sejak Tadi Kami Menyapanya Tuan,Namun Nona Zella Tidak Menghiraukan Sapaan Kami!"Jawab Pelayan Tersebut Yang Menundukan Kepalanya Karna Maresa Takut..
"Pergi Dan Urus Tugas Kalian!"Ucap Delon Yang Langsung Di Mangangguk Pelayan Tersebut..
Tinggalah Zella Dan Jugaa Delon Disana,Sejanak Zella Melirik Delon Begitu Sebaliknya..
"Buat Apa Kau Melirikku Seperti Itu!"Ucap Zella Yang Sudah Sadar Dari Lamunannya...
"Mari Ikut Saya Nona.Tuan Muda Dan Juga Yang Lainnya Menunggu Anda!"Ucap Delon Dengan Dingin..
"Dia Mengajakku Masuk.Seperti Mengajakku Gelud!"Batin Zella Yang Mengikuti Langkah Kaki Delon Yang Sedikit Menjauh Darinya...
Delon Dan Juga Zella Yang Sudah Berada Dihadapan Raga,Arga Dan Juga Kinan,Delon Melangkahkan Kaki nya Berdiri Dibelakang Raga,Sedangkan Zella Diam Mematung,Jantungnya Berdebar Kencang..
"Ehh.Baik Nyonya Terimakasih!"Jawab Zella Yang Duduk Dilantai...
Semua Orang Terkejud Melihat Zella Duduk Dilantai,Bagaimana Bisa SOFA Tersusun Rapi Dan Sangat Empuk Dan Dia Malah Duduk Dilantai...
"Jangan Membawa Sikap Kampunganmu Disini!"Sahut Raga Yang Menyilang Kaki Panjangnya.."Jika Wanita Ini Dibawa Kesuatu Acar Bisa Bisa Jadi Bahan Hiburan,Karna Sikap Kampungannya!"Batin Raga Yang Tertawa Mengejek Zella..
Sedangkan Zella Yang Mendengar Hinaan Raga Langsung Berdiri Dari Duduk nya Dan Menatap Raga Tajam,Sedangkan Yang Ditatap Hanya Memasang Wajah Santai Saja...
Arga Yang Melihat Keributan Kecil Tersebut Langsung Mengankat Bicara...
"Sudah Sudah.Zella Silahkan Duduk DiSofa!"Sahut Arga..
"Baik Tuan!"Jawab Zella Dengan Senyum Terpaksanya.."Siallll.Kenapa Aku Bisa Melakukan Hal Memalukan Seperti Tadi Sih!"Bantinnya...
"Baiklah.Saya Menyuruh Pengawal Raga Menjemputmu Kemari Untuk Membicarakan Hari Pernikahan Kalian.Kamu Dan Raga akan Pergi Untuk Mencari Baju Pengantin Yang Cocok Buat Kalian!"...
"Tidak Perluh Mencarinya.Dia Tidak Akan Bisa Menemukan Baju Yang Bagus,Deddy Lihat Sendiri Kan Disuruh Duduk DiSofa Malah Duduk Dilantai!"Ejek Raga...
"Ingin Rasanyaku Menyeleding Kepalamu Raga Sialan!"Bantin Zella Yang Tersenyun Paksa..
__ADS_1
"Raga Jaga Ucapanmu!"...
"Menjaga?.Bukankah Itu Kenyataan?"Ucap Raga Dengan Santainya..
Kinan Yang Mendengar pertengkaran Sang Suami Dan Anaknya Langsung Menyentuh Lengan Sang Suami Dengan Lembut,Arga Menoleh KeIstri Yang Juga Menatapnya Arga Mengangguk Tanda Mengerti Sambil Mengelus Ramput Sang Istri...
"Pernikahan Ini akan Dilaksanakan Lima Hari Lagi,Jadi Kau Harus Persiapkan Diri!"Sahut Arga Yang Kembali Membuka Pembicaraan..
"Lima Hari Lagi?"Tanya Zella Yang Merasa Terkejud Saat Mendengar Ucapan Arga..
"Iya Lima Hari Lagi.Bukankah Kau Bilang Sendiri Ingin Dipercepat Pernikahannya,Jadi Saya Mempercepat Pernikahannya!"...
"Ternyata Wanita Ini Benar Benar Melakukannya,Dasar Bodoh!"Batin Raga Yang Berusaha Menahan Tawanya...
"Cih Ternyata Kau Tidak Sabaran Juga Untuk Menikah Denganku!"Ejek Raga.
Zella Langsung Melemparkan Tatapan Tajam Kearah Raga.."Dasar Lelaki Sok Sucii!"Bantinnya...
"Bagaimana Sayang?.Apakah Masih Kejahuan Atau Saya Dekatkan Lagi Hari Pernikahannya Lagi?"Sahut Kinan...
Zella Yang Mendengarnya Tentu Saja Terbelalak,Bagaimana Bisa Dia Terjebak Dikeluarga Yang Aneh Baginyaa...
"Ehh Tidak Perluh Nyonyaa.Itu Sudah Bagus!"Jawab Zella Dengan Senyum Diwajahnya...
"Benarkah?"Tanya Kinan Yang Tersenyum Saat Melihat Senyum Zella..
"Bagaimana Raga.Apa Kau Setujuh Dengan Ini Semua?"Tanya Arga Pada Raga..
"Jika Dia Sudah Tidak Sabaran,Tiidak Ada Pilihan Lain!"Jawab Raga...
"Bilang Saja Kau Yang Ingin Cepat Cepat Menikah Denganku Kan Lelaki Sialan.Namun Kau sok Jual Mahal!"Batin Zella Yang Sejak Tadi Tekanan batin Melihat Tingkah Raga...
"Baiklah Jadi Ini Semua Sudah Beres.Sekarang Tinggal Kalian Berdua Saja Kapan Ingin Membeli Gaun nya!"Ucap Arga..
"Tidak Perluh Mencari Itu Segala,Membuat Waktuku Terbuang Sia Sia!"Ucap Raga...
"Cih Dasar Lelaki Sombong!"Batin Zella...
.
.
.
__ADS_1