DINIKAHI CEO

DINIKAHI CEO
BAB 41.


__ADS_3

BAB 41.


Delon Yang Baru Saja Selesai Membersihkan Halaman Perusahaan,Memutuskan Untuk Beistrhat Sejenak,Pingangnya Merasa Sakit Akibat Terlalu Lama Jokok...


Sedangkaan Eva Yang Ingin Pulang Namun Tidak Sengaja Menatap Kearah Delon,Tentu Saja Ia Langsung Menghentikan Langkahnya Dan Menghampiri Sang Pujaan Hati...


Sedangkan Delon Yang Melihat Wanita Aneh Itu Berjalan Kearahnya,Dengan cepat Ia Berdiri Untuk Meninggalkann Tempat Tersebut Sebelum Wanita Itu Lebih Dahulu Sampai...


Eva Yang Melihat Gerak Gerik Delon Yang Mencurigakan,Sepertinya Ia Ingin Menghindar Darinya,Dengan Langkah Cepat Eva Menghampiri Delon,Namun Langkahnya Yang Cepat Tidak Bisa Ia Hentikan Sedangkan Delon Berada Didepannya...


BRUK..


Eva Menabrak Tubuh Kekar Delon Dengan Sedikit Kuat,Delon Yang Tidak Bisa Seimbangkan Tubuhnya,Ambruk Dengan Posisi Eva Diatas Dan Delon Dibawa,Delon Merasa Marah Dengan Wanita Yang Selalu Menganggunyaa...


"Minggirr!"Bentak Delon Yang Berusaha Menyingkirkan Tubuh Eva Agar Jauh Dari Tubuhnya...


"Tidak,Biiarkan Dulu Seperti Ini!"Tolak Eva Yang Tidak Kunjung Turun...


"Perbaiki Sikapmu,Ingat Saya Bosmu,Kapan Saja Saya Memecatmu!"Bentaknya...


"YaaTuhan,Bisa Tidak Kau Jangan Marah Marah Padaku,Ingatlah Aku Ini Calon Istrimu Seharusnya Kau Menyayangiku Layaknya Seperti Ratu!"Ucap Eva..


"Berhenti Berhalu, Minggir!"Bentak Delon Yang Menjorok Tubuh Eva agar Menjauh Darinya...


Delon Membersihkan Bajunya Lalu Menyentuh Pingangnyaa Yang Sangat Merasa Sakit...


"Saya Beritau Satu Peringatan Padamu,Jangan Bersikap Kurang Ajar Pada Saya,Jika Kau Masih Ingin Berkerja Diperusahaan Atmaja Grup!"Ucap Delon Yang Memberi Peringatan Pada Eva Agar Tidak Bersiakp Berlebihan Padanya...


"Terserah Kau Ingin Bilang Apa,Aku Tetap Mengerjarmu Sampai Aku Benar Benar Mendapatkanmu,Bukan Eva Namanya Jika Menyerah Karna Ancaman Tidak Masuk Akal!"Batinnya...


Delon Yang Melihat Eva Hanya Diam Langsung Meninggalkan Tempat Tersebut Dengan Raut Wajah Kesal Sekaligus Sakit Bagian Pingangnya...


Penjagaa Yang Melihat Delon Langsung Menundukan Kepala Tanda Hormat...


"Apa Sudah Selesai Tuan?"Tanya Penjaga Tersebut Dan Anggukan Kecil Delon...


"Kamu Harus Mengawasi Semua Halaman Perusahaan Jangan sampai Ada Sampah Sebayak itu,Untung Saja Tuan Muda Tidak Melihatnya,Jika Tuan Muda Melihat Halaman Perusahaannya Sejorok Itu Kalian Semua Akan Dipecat Tampa Hormat!"Ucap Delon...


"Maafkan Kecorobohan Kami Tuan!"...


"Hmm..."Ucap Delon Yang Langsung Melangka Masuk Kedalam Menuju Ruangan Raga Merapor Jika Dia Sudah Melaksanakan Hukumannya Sekalian Dia Mengantar Raga Pulang...


Seperti Biasa Dia Menggunakan lif Khusus,Berapa Jam Didalam Lif Ahkirnya Ia Sudah Sampai Dilantai Paling Atas,Dengan Langkah Sedang Ia Berjalan Kearah Ruangan Raga...


Sedangkan Raga Yang Sudah Selesai Tanda Tanganin Semua Berkas Berkasnya Langsung Menatap Layar Ponselnya...


Ia Menatap Wanita Cantik tersenyum Bahagia Disana,Terlihat Jelas Sangat Cantik,Iya,Raga Menatap Wajah Sang Istri Yang Saat Detik Ini Dia Cintai...

__ADS_1


Enttah Mengapa Dia Segampang Itu Menaruh Cinta Kepada Sang Istri,Pada Dasarnya Ia Tidak Ingin Mengenal Apa Itu Cinta,Baginya Cinta Itu Sangat Merepotkan,Namun Sekarang Ia Telah Merasakan apa Itu Cinta,Apakah Dia Akan Bucin Pada Zella Atau Tidak???...


Tok..Tok..Tok...


"Masuk"Seru Raga Dalam Sana...


Delon Langsung Masuk."Saya Sudah Selesai Melaksanakan Hukuman Saya Tuan Muda!"...


"Bagus,Sekrang Antar Aku pulang,Kasihan Istriku Menunggunya Dirumah!"Jawab Raga Yang Langsung Keluar Dari Sana Dan Diikuti Delon...


.


.


Sedangkan Dilain Sisi Zella Yang Baru selesai Menghabiskan Makanannya Langsung Berjalan Kearah Taman Yang Terletak dibelakang Rumah Tersebut...


"Silahkan Nona!"Ucap Ditto Yang Mempersilahkan zella Melihat sekeliling Taman Tersebut...


"Baiklah, Terimaksih Pak!"Ucap Zella Dan Dianggukan Ditto...


"Jika Tidaak Ada Lagi, Saya Permisi Nona!"Ucap Ditto Dan Dianggukan Zella...


Zellla Melihat Sekeliling Taman Yang Sungguh Luas Dan Indah,Bayak Bungga Bungga Warna Warni Dan Pepohonan Yang Mini Sangat Terlihat Cantik Dan Serasi Pada Mata Zella...


Zella Berkeliling Taman Tersebut Dengan Senyum Dibibir Mungilnya,Dia Tidak Menyangka Akan Menjadi Ratu Mendadak,Zella Melihat Tempat Duduk Yang Dekat Dengan Bungga Sakura Berjalan kearah Kesana Untuk Duduk...


"Hidup Ini Sungguh Indah,Andai Saja Ayah Dan Ibu Masih Hidup,Mungkin Aku Tidak Akan Seperti Ini!"Batinnya Yang TampaSadar Meneteskan Air Mata...


Sedangkan Raga Dan Delon Yang Baru Sampai Langsung Masuk Kedalam,Dan Disembut Oleh Ditto...


"Selamat Sore Tuan Raga Dan Tuan Delon!"...


"Dimana Istriku?"...


"Nona Sedang Berada Ditaman belakang Tuan!"...


"Apakah Dia Mencariku?"Tanya Raga Yang Berharap Zella Mencarinya...


"Tiidak Tuan!"Jawab Ditto...


Seketika Raga Kena Mental,Bagaimana Tidak,Ia Sangat Berharap Sang Istri Mencarinya,Nyatanya Zella Sama Sekali Tidak Mencarinya...


Tidak Bayak bicara Raga Langsung Berjalan kearah Taman belakang Untuk Menemui Sang Istri...


"Teruskkna Kerjamu,Jangan Sampai membuat Tuan Muda Kecewa!"Seru Delon Dan dianggukan Ditto,Delon Berjaalan Mengikuti Langkah Raga Menuju taman...


Raaga Yang sudah Berada Ditaman,Melihat Sekeliling Taman Untuk Mencari Zella,Matanya Tertuju Pada Wanita Yang Sedang Duduk Sambil Menundukan Kepalanya,Tidak Bayak Bicara Raga Langsung Menghampiri Zella....

__ADS_1


Sedangkan Zella Yang MenangisMengingat Semua Kejadian Berapa Tahun Yang Lalu dan Itu Sedikit Membuatnya Teroma,,Raga Yang Hendak Ingin Memeluk zella Namun Terhenti Saat Mendengar Isak Tangis Zella...


"Siaapa Yang Berani Membuatmu Menangis?"Tanya Raga Dan Itu Membuat Zella Terkejud,Dengan Cepat Ia Menghapus Air Matanya...


"Tidak Ada Yang Menangis, Apa Anda Sudah Pulang Tuan!"...


"Tidak Perluh Menghalikan Pembicaraan,Katakan Padaku Siapa Yang Sudah Berani Membuatmu Menangis Seperti Ini?"...


"Sungguh,Aaku Tidak Nangis,Aku Hanya Kelilipan Saja Tuan,Percaya Padaku!"...


"Kau Serius?"Tanya Raga Yang Memastikan Dan Dianggukan Zella...


"Kataakan Padaku Jika Ada Yang Menyakitimu!"...


"Buat Aapa Memberi Tau Anda Tuan?"...


"Karna Aku Suamimu Bodoh,Dan Siapa Yang Coba Coba Menyakitimu Atau Menyentuhmu Selelai Rambutpun,Bearti Dia Sudah Siap Bertemu Ajalnya!"Ucap Raga Dan Itu Membuat Zella Menelan Liurnya Dengan Susah Payah...


"Hahahaha...Tidak Perluh Berlebihan Tuan!"Ucap Zella Yang Tertawa Sambil Memukul Pelan Lengan Raga....


Sedangkan Raga Yang Mendapatkan Pukulan Zella Hanya Tersenyum Kecil,Namun Ia Mengingat Kembali Kata Kata Zella Baruan,TUAN?...


"Kau Bilang Apa Tadi?"...


"Tiidak Ada Tuan!"...


"Ulangi Lagi!"...


"Tidaak Ada Tuan!"Jawab Zella Yang Tidak Menyadari Jika Ia Memanggil Raga Dengan Sebutan Tuan Bukan Suamiku...


"Kau Bilang Apa?"Tanya Raga Yang Kini Melototkan Matanya,Agar Zella Menyadarinya...


"Tidak Ada Tuan Mudaa!"Jawab Zella Dengan Penuh Penekanan Disetiap Kalimatnya..


Raaga Yang Merasa Gerah Karna Zella Tak Kunjung Menyadari Kesalahnya Langsung Mengetik Jidat Nyaa Dengan Gemes...


"Apa Yang Anda Lakukan?"Ucap Zella Yang Merasa Sakit Akibat Getikan Raga...


"Itu Salahmu Sendiri!"Ucap Raga Yang Duduk Posisi Yang Tenang Menatap Kedepan,Sedangkan Zella Yang Melihatnya Merasa Geram...


"Jikka Saya Membunuhnya Muda,Sudah Sejak Dulu Kau Kubunuh!"Batinnya..


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2