
BAB 7.
Dipagi Hari,Zella Yang Sudah Siap Dengan Pakean Kerja nya Begitu Juga Dengan Eva,Dari Mana Eva Mendapatkan Baju Bukankah Eva Nginap Semalam Dirumah Zella,Tidak Perluh Ditanya,Tentu Saja Eva Memakai Baju Zella.
"Zel,Kamu Bawa Baju Gantikan.Untuk Bertemu Dengan Tuan Raga?" Tanya Eva Ditengah Serapan Mareka.
"Tidak!" Jawab Zella Yang Sambil Menguyah Makanan Yang Ada Dalam Mulut nya.
"Terus Kamu Bertemu Dengan nya Pake Baju Ini Lagi. Kamu Ngak Malu Apa Baju Berkeringat Habis Kerja Terus Bertemu Dengan Seorang Lelaki Yang Paling Terpandang Dikota Ini,Kau Ngak Waras?" Ucap Eva.
"Aku Tidak Perduli,Dia Tidak Suka Denganku Aku Sangat Bahagiaa!" Tegas Zella.
"Gue Heran sama Lu Yaa,Bisa Bisa nya Lu Ngak Suka Sama Seorang Lelaki Terpandang Dikota Ini. Kalo Gue Yang Berada Diposisimu,Aku Tidak Tau Harus Berucap Seperti Apa Lagi Dengan Tuhan!" Ucap Eva Yang Menyentuh Wajahnya Menghayal.
"Kau Tidak Tau Kerakter Lelaki Itu,Kau Tau Tidak.Dia Sangat Sombong Dan Tidak Memiliki Sopan Santun,Sampai Kapanpun Aku Tidak Akan Menyukainya!" Tutur Zella Yang Kembali Memasukan Nasi Goreng Kedalam Mulut nya.
"Jika Kau Tidak Suka Denganya,Mengapa Kamu Mau Menerima Pernikahan Ini?" Tanya Eva Yang Meneguk Air Putih nya.
"Aku Juga Tidak Mengerti,Tapi Setelah Aku Bertemu Dengan nya,Aku Akan Membatalkan Pernikahan Ini!" Ucap Zella.
"Bagaimana, Jika Aku Saja Yang Menjadi Ganti nya?" Tanya Eva Dengan Tantutias Menatap zella.
"Aku Tidak Ingin Pak Rijal Akan Marah Padaku!" Ucap Zella.
"Sialan Kau!"Gumam Eva.
Rijal Sangat Menyukai Eva Sejak Pertama Dia Bertemu Dengan Eva,Sikap Eva Yang Ramah Pada Semua Orang Membuat Rijal Menaruh Hati padanya,Namun Sayang Cintanya Bertepuk Sebelah Tangan,Karna Eva Tidak Menaruh Perasaan Sam Sekali Dengan Rijal,Eva Menganggap Rijal Hanya Sebatas Atasan Saja Tidak Lebih.
Rijal Yang Mengetahui Eva Tidak Mencintainya Merasa Sedih,Namun Dia Akan Tetap Berusaha Agar Eva Mencintainya Juga.
Zella Dan Eva Berangkat Berkerja Dengan Sepeda Motor Milik Eva Menuju Keperusahaan Atmaja Grup.
__ADS_1
Sedangkkan Dilain Sisi.Raga Yang Sudah Siap Dengan Setelan Jas nya Yang Berwarna Biru Muda Dengan Kemaja Berwarna Putih Begitu Juga Dengan Dasi Dan Juga Sepatuh Yang Dia Gunakan Tidak Lupa Jam Tangan Meliaran Melingar Ditangannya,Siapapun Yang Melihat nya Tidak Akan Lepas Dari Pandangan Ketampanan Yang Raga Miliki.
Kinan Dan Arga Yang Sejak Tadi Diruang Makan Menunggu Kedatangan Raga Untuk Serapan Bersama.
"Raga Serapanya Sudah Siap,Ayo Sayang Makan." Sahut Kinan.
"Ragga Tidak Serapan Mom,Raga Langsung Berangkat Keperusahaan,Karna Ada Yang Harus Raga Selesaikan Pagi ini Juga!" Ucap Raga Yang Menyetuh Tangan Sang Ibu.
"Apakah Tidak Bisa Jika Delon Yang Melakukan nya Nak?" Tanya Kinan Yang Menyetuh Lengan Raga.
"Tidak Bisa!" Jawab Raga Yang Mulai Bersikap Dingin Seperti Semula.
"Emm Baiklah!" Ucap Kinan.
"Maafkan Raga Mom,Ded Raga Pergi!"Sahut Raga.
"Baiklah Nak,Hati Hati!" Jawab Arga Sedangkan Raga Hanya Mengangguk Dan Mencium Kening Sang Ibu lalu Melangkahkan kaki nya Kelaur Menuju Pintu Depan.
Raga Yang Sejak Berumur 5 Tahun Sudah Memiliki Sikap Dingin,Awalnya Kinan Merasa Takut Dengan Keadaan Sang Putra Namun Arga Selalu Memastikan nya Jika Raga baik Baik Saja,Semua Anak Memiliki Sikap Dan Kemampuan nya Masing Masing.
Delon Membukakan Pintu Mobil Buat Sang Atasan,Setelah Raga Masuk Delon Berjalan Menuju Pintu Mobil Depan Dan Menjalankan Mobil nya Menuju Perusahaan Atmaja Grup.
"Apa Kau Sudah Membuat Surat Perjanji Kontrak Tersebut?" Tanya Raga Yang Menatap Delon Dari Kaca Spion.
"Sudah Tuan!" Jawab Delon.
"Bagus,Aku Ingin Melihat Bagaimana Terkejudnya Dia Saat Membaca Surat Perjanjian Itu!" Ucap Raga Dengan Sedikit Tertawa Membayangkan Wajah Terkejud Zella.
Tidak Ada Sahutan Dari Delon,Dia Hanya Fokus Dengan Kendaraan Saja,Sedangkan Raga yang Melihat Delon Hanya Diam Saja Langsung Menendang Kursih Depan Yang Delon Gunakan.
"Mengapa Kau Tidak Tertawa juga?"Sahut Raga.
__ADS_1
"Maaf Tuan,Saya Sedang Serius Menatap Jalan!" Jawab Delon.
"Tapi Saya Atasanmu.Jika Saya Tertawa Kau Harus Mengikuti nya!" Tutur Raga.
"Baik Tuan.Dari Awal Mana Saya Harus Tertawa?"Tanya Delon.
"Kaau Fikir Sendiri,Aku Tidak Ingin Membuang Waktuku hanya Cuman Hal Seperti Itu!" Seru Raga.
"Meengapa Penyakitmu Itu Tidak Hilang Hilang Juga Tuan!" Bantin Delon.
Tidak Ada Suara Didalam Sana,Hanya Terdengar Mesin Mobil Dan Pengendaraan Lain nya.
Tidak Butuh Lama Mobil Yang Delon Gunakan Sudah Sampai Diperusahaan ATMAJA GRUP.
Terlebih Dahulu Delon Keluar Dari Mobil Dan Setelah Itu Dia Membukan Pintu Buat Sang Atasan,Delon Melempar Kunci Mobil Kepada Penjaga Disana Untuk Parkir Mobil Ditempat Penyimpanan Mobil Ksusu Untuk CEO Perusahaan ATMAJA GRUP.
Raga Dan Delon Langsung Melangkahkan Kaki nya Masuk Kedalam,Semua Kariawan Menyapa Mareka,Namun Yang Hanya Menyapa Balik Mareka Cuman Delon Sedangkan Raga Dia Hanya Diam Saja Dengan muka Tegasnya.
Delon Menekan Tombol Lift Khsusu CEO Setelah Pintu Lift Terbuka Mareka Langsung Masuk Kedalam.Tidak Lama Pintu Lift Terbuka Raga Langsung Melangkah Keluar Menuju Ruangan nya Begitu Juga Dengan Delon.
"Ketika Makan Siang,Bawa Wanita Itu kelestoran,Untuk Menemuiku!"Sahut Raga Yang Sudah Duduk Dikersih Drekturnya.
"Baik Taun!" jawab Delon.
Raga Memberi Kode Pada Delon Untuk keluar Dari Ruangan nya,Delon Yang Mendapatkan kode Tangan Raga Langsung Mengangguk Tanda Mengerti,Delon Langsung Melangkahkan Kaki nya Keluar Dari Sana.
.
.
.
__ADS_1