
BAB 34.
Zella Yang Berada Didepan Pintu Kamar Sang Suami.Ia Engan Masuk Namun Ia Harus Memaksaakan Diri Untuk Meminta Maaf Atas Tindakannya...
Tuk!.Zella Yang Mencoba Mengetuk Pintu Dihadapannya...
Raga Yang Melihat Dirinya Dipantulan Cermin.Ia Benar Benar Terasa Terhina Dengan Ini Semuaa.Ia Akan Memberikan Hukuman Pada Gadis Nakal Itu...
Ketika Ia Ingin Melangkah Kan Kakinya Kekamar Mandi Namun Ketukan Pintu Menghentikannya.Raga Fikir Itu Pelayan Yang Mengantarnya Makanan.Jadi Ia Mengizinkan Nya Masuk...
"Masuk!"Pikiknya..
Zella Yang Mendapatkan Izin Langsung Merobos Masuk."H Hai Tuan!".Raga Yang Saat Ini Membelakangi Pintu Ia Seperti Mendengar Suara Seorang Wanita Yang Sudah Membuat Harga Dirinya Jatuh..
Raga Menolah Kebelakang Dan Melihat Seorang Wanita Tersenyum Kecut Padanya."Keluar!"Pintah Raga...
"Emm..Tuan Saaya Minta Maaf Dengan Yang Tadi.Saya Beneran Tidak Bermaksud Untuk Membuat Anda Seperti Ini Tuan!"Jelas Zella...
"Halah!.Bilang Saja Jika Kau Sengaja kann Kau Masih Mempunyai Dendam Padaku Iyaa Kan!"...
"Kalo Dendam Itu Sudah Jelas Bodoh!"Batin Zella...
"Tidak Tuan!S Saya Tidak Memiliki Dendam Pada Anda.Bagai Mana Mungkin Punya Dendam Pada Suami Yang Begitu Baik Seperti Anda!"Ucap Zella Yang Mengutuk Ucapannya Sendiri."Sabar Zel.Ini Hanya Sandiwara Agar Sih Laknat Ini Tidak Marah Lagi Padamu!"Batinnya...
Raga Yang Mendengar Ucapan Zella.Awalnya Ia Ingin Tertawa Melihat Reaksi Wajah Terpaksa Zella.Namun Ia Memiliki Ide Cermelang.Kesempatan Ini Ia Akan Memberikan Hukuman Pada Zella...
"Tidak Perluh Bersandiwara!"...
"Tidak Tuan.Saya Beneran!"...
"Apa Yang Bisa Kau Jaminkan Dengan Ucapanmu?"Timbul Raga Yang Mendekat Mearah Zella...
__ADS_1
"Emm..Anuu!"Ucap Zellaa Yang Bingung Apa Yang Harus Ia Ucapkan.Tidak Mungkinkan Tubuh Atau Bibirnya.Terlihat Sangat Jelas Murahan Sekali...
"Anu Apa?"Tanya Raga Yang Semakin Mendekatkan Dirinya Pada Zella.Zella Pun Melangkah Mundur...
"Cepat Katakan!"Ucap Raga Yang Sudah Berada dihadapan Zella..Zella Semakin Gegelapan Untuk Menjawab Apa...
"Jika Ceritanya Seperti Ini.Kujaminkan Aku Yang Akan Kena Imbasnya!"Batinnya..
Kini Raaga Semakin Mendekatkan Wajahnya Dengan Wajah Zella.Pucat Begitulah Yang Raga Lihat Wajah Zella.Raga Yang Merasa Tidak Ada Sahutan Dari Zella Langsung Menarik Pingangg Zella Kedalam Dekapannya...
DEG!
Jantung Zella Berdengup Kencang.Ia Takut Jika Raga Menciumnya Kembali.Zella Yang Melihat Raga Semakin Mendekatkan Wajahnya Ia Langsung Menutup Matanya...
"Apa Kau Berharap Saya Akan Menciummu?"Timbul Raga Yang Melihat Zella Menutup Matanya.Zella Yang Mendengarnya Langsung Membuka Matanya Lebar..
"Tidak!"Bantah Zella Yang Langsung Memalingkan Wajahnya Kesembarang Arah
"Lalu Buat Apa Kau Menutup Matamu?"Gombal Raga...
"Jujur Saja Jika Kau Berharap Saya Cium Kan?"Gombal Raga...
"Tidaak Tuan!.Mengapa Anda Memaksa Saya?"Tintah Zella Yang Kini Menatap Mata Raga Yang Juga Menatapnya...
Terjadilah Tatapan Antara Suami Dan Istri Tersebut...
"Tidak Perluh Menatapku Seperti Itu,Nanti Kau Jatuh Cinta Padaku!"...
Seketika Zella Sadar Dari Tatapannya.Ia Melepaskan Pelukannya Namun Raga Kembali Menarik Pingangnya Dan Mengendongnya...
"Haii.Lepaskan Aku!"Ucap Zella Yang Memeronta Didalan Gendongan Raga...
__ADS_1
"Ustt!.Aku Menagih Janjimu!"Ucap Raga Yang Menatap Zella Dengan Licik...
"Janji?,Saya Tidak Pernah Janji Apapun Dengan Anda Tuan!.Jadi Itu Lepaskan Saya Tuan!"...
"Tidak Perluh Pura Pura Bodoh!.Lebih Baik Kau Diam atau Saya Lempar Kau Dari Balkon!"Ancam Raga Yang Sedikit Kesal Karna Zella Terlalu Bayak Gerak...
"Coba Saja Jika Anda Berani!"Ancam Balik Zella.Bagi Zella Raga Tidak Akan Melakukannya.
Raaga Yang Merasa Zella Menantangnya Langsung Berjalan Kearah Balkon Yang Dilapisih Kaca Tebal.Sampainya Disana Raga Berhenti Sejenak Ia Menatap Wajah Pucat Zella...
"Apa Permintaan Terahkirmu?"Tanya Raga Dingin...
GLAK!Zella Menalan Liur Nya Dengan Susah Payah.Apa Yang Ada Dalam Dirinya Tentag Raga Semua Salah.Ia Percaya Sekarang Jika Ucapan Raga Tidaklah Main Main...
Seketika Zella Memeluk Leher Raga Dengan Sangat Kuat.Ia Takut Jika Raga Langsung Melemparnya Bisa Bisa Habis Nyawanya!
Sedangkan Raga Yang Melihatnya Tentu Saja Ia Tersenyum Senang.Teryata Zella Sangat Gampang Untuk dibodohkan...
"Ceppat Saya Tidak Punya Waktu Untuk Mengendongmu!Kau Sangat Berat!"...
"Tidak Tuan.Saya Minta Maaf Saya Janji Apa Yang Anda Minta Saya Turutin Dengan Ihklas Lahir Batin Hkiss..."Ucap Zella Yang Menangis Karna Merasa Takut..
Raaga Yang Mendengar Ucapan Zella Yang Turutin Semua Yang Dia Minta Tentu Saja Dia Sangat Senang.Namun Untuk Memastikan Ucapan Zella.Raga Mencoba Berjalan Mendekat Balkon
Zella Yang Merasa Angin Semakin Dekat dengannya Semakin Kesetanan Didalam Gendongan Raga.Ia Semakin Berteriak Dan Memintaa Agar raga Tidak Melemparnya...
"AHHHHH...JANGAN LEMPAR SAYA TUAN.DOSA SAYA MASIH BAYAK,DAN AMAL BAIK SAYA HANYA SEDIKIT,SAYA SADAR DIRI TUANN JADI ITU ANDA LEPASKAN SAYAA.SAYAKAN SUDAH BERJANJI TIDAK MENGULANGI HAL TADI MENGAPA ANDA SANGAT TULI SEKALI SIH HKISS..HKISS..HKISS"....
"Apa Kau Nyakin Dengan Ucapanmu?"Tanya Raga Dan Dimengangguk Zella...
.
__ADS_1
.
.