
○aturan akademi shrek, dekan. guru gurunya.○
• Flander (dekan)
•Liu Erlong (Wakil Dekan)
•Zhao Wuji (Wakil Dekan)
•Dugu Bo (Penasihat)
•Yu Xiaogang
•Qin Ming
•Li Yusong
•Lu Ji Bin
•Shao Xin
•Yin Shu
....*sebagiannya belum masuk akademi shrek sekarang*....
•Tidak ada pemerkosaan atau penjarahan.
•Berjudi baik-baik saja karena dapat meningkatkan keterampilan penilaian dan observasi seseorang.
•Perkelahian juga baik-baik saja selama tidak mengancam jiwa.
•Waktu kelas sangat santai, karena mungkin tidak ada kelas selama beberapa hari.
•Biaya kuliah adalah 100 koin emas.
..............................
"guru shao xin, tolong buatkan aku sup wortel dengan kubis satu mangkuk besar, dan makanan penutup kacang manis." minta tang gen kepada salah satu guru di akadrmi shrek.
"baiklah...tunggu sebentar, ouh ya dekan memintamu untuk menemuinya nanti." ucap guru shao xin kepada tanggen, tanggen hanya mengangguk.
*30 menit*
"srupphh..." tanggen meminum langsung semua supnya semangkuk penuh yang masih panas kedalam mulutnya, guru shao xin tidak bergeming karena sudah terbiasa dengan kelakuan tang gen selama enam tahun terakhir.
lalu mangkuk yang berisi kacang manis juga tanggen makan, tetapi kacang itu bukan kacang biasa, itu adalah salah satu skill roh beladiri makanan, tanggen langsung merasakan kekuatan roh,kekuatan mental dan semangatnya sedikit bertambah, tanggen berterima kasih kepada guru shao xin, lalu menyerahkan 2 koin emas.
tang gen ingin pergi menuju asrama untuk berkultivasi kembali, pertarungan dengan tanghao kemarin masih membekas di benak tanggen dan memberinya semangat untuk terus bertambah kuat, tetapi karena dekan meminta menemuinya, tanggen menuju kearah ruang guru, *boom!* tiba tiba tanggen mendengar ledakan tetapi ia tahu itu ulah siapa, jadi ia melanjutkan berjalan.
__ADS_1
*sementara itu di bagian lain akademi shrek di dekat desa*
keadaan desa seperti sedang habis kebakaran, dan disana terlihat 4 orang sedang berdiri.
"kelinci kecil, mari kita lanjutkan lagi" ucap ma mong jun kepada xiao wu bertarung lagi.
*sepatu xiao wu terbakar, dan xiao wu membuangnya*
"jangan memukulinnya lagi, sebenarnya ma hongjun orang yang baik, kami bertengkar karena tidak cocok, jadi aku putuskan dia, ayo kita pergi, nanti aku jelaskan semuanya." ucap chi hua pacar ma hong jun yang sebentar lagi jadi mantan.
"aku tidak butuh penjelasanmu lagi! pergi!" ucap mahongjun marah sambil mendorong chi hua.
"tangsan,ma hongjun, apa yang terjadi?" ucap dai mubai yang datang.
"kenapa bisa begini? tanyakan saja padanya! ucap xiao wu menunjuk mahongjun, dia mengganggu seorang wanita di siang begini"
*tangsan mengeluarkan sepatu baru dan memberikannya kepada xiao wu*
*dai mubai menoleh kepada mahongjun, lalu menoleh kembali kemereka*
"xiao wu, aku pikir ini cuma salah faham saja" ucap dai mubai tetapi seperti tidak didengar oleh xiao wu.
*ma hong jun mulai santai*
"aku bisa memakainya sendiri" ucap xiao wu sambil saling senyum kepada tangsan yang ada di bawahnya UNTUK MEMBERIKAN SEPATU.
"apa yang sebenarnya terjadi?" tanya tangsan setelah xiao wu memakai sepatunya.
"kamu yang jelaskan atau aku yang menjelaskannya kepada mereka?" tanya mubai pada hongjun. "kau sajalah" jawab hongjun.
*mubai mengangguk sedikit dan menuntun mereka ketempat yang lebih baik untuk berbicara*
....
(author : rumah2 yang kebakar bi lek 🗿🔥)
....
"aku pernah memberitahu sebelumnya akademi ini memiliki empat murid, termasuk aku" ucap mubai pada tang san.
"ha.. jadi si gemuk ini..." ucap tangsan menebak. "betul, si gemuk ini murid keempat, kamu juga sudah menjadi salah satu dari kami
hal seperti ini bukan bukan yang pertama terjadi, tapi dugaanku, kejadian ini belum terjadi sebelumnya, aku hanya bisa menyalahkan roh beladiri ayam-nya saja" ucap dai mubai
"omong kosong roh beladiri ayam, roh beladiriku adalah phoenix, meskipun dia kuat dan memiliki jiwa roh yang kuat, phoenixku belum pernah mengalami, yang sejarahnya roh beladiri jenis tanaman mengalahkan phoenix" ucap hongjun.
"haha.. phoenix ya, lalu lihat dirimu sebagai phoenix. tangsan, roh beladiri si gemuk itu sangat aneh, roh beladirinya mengalami mutasi" ucap mubai
__ADS_1
"roh beladiri mutasi? apa perbedaan roh beladiri mutasi dengan roh beladiri biasa?" tanya tangsan pada dai mubai.
"aku juga tidak tahu, apalagi aku... si gemuk juga tidak dapat memahaminya, di desa mereka rohnya adalah sekelompok burung tanpa kekuatan untuk menyerang.
aku tidak tahu mengapa itu terjadi saat dia datang kesini munculah roh beladiri mutasi, kemampuan yang hanya dimiliki phoenix, api phoenixnya juga aneh, bukan hanya suhu yang tinggi, daya kekuatannya juga sangat kuat dan sulit dipadamkan
ketua bertata setelah rohnya bermutasi kemungkinan menjadi phoenix sangat besar tapi rohnya memiliki efek samping!" ucap dai mubai
"apa efeknya?" tanya tangsan. "rohnya membuat dia cepat emosi, setiap kali dia emosi, hal yang tidak diinginkan terjadi, dia membakar sekitarnya semuanya menjadi abu" jawab mubai
"apakah ini ada hubungannya dengan wanita yang putus dengannya?" tanya xiao wu. "apa yang kau katakan!" emosi hong jun
"karena pria gemuk ini diacuhkan beberapa kali, kali ini sangat sulit bagi gadis itu untuk menerimanya jadi sulit baginya untuk tenang, tapi dalam beberapa hal itu agak... jadi gadis itu tidak suka dia lagi" ucap dai mubai.
"omong kosong, saat aku melarikan diri, saat itu aku menahannya dengan makanan, apa yang aku butuhkan selain itu ha?" ucap hong jun
"itu benar, makanan dapat menahannya, karena itu kamu harus memiliki julukan baru, ayam api jahat" ucap mubai dengan nada bercanda
"aku adalah api jahat phoenix! bantah ma hongjun
*tangsan terlihat bingung* "orang macam apa dia?" xiao wu bingung. aku tidak suka gadis seperti chi hua hidungnya terlalu pesek, kau pikir aku tidak tahu yang kau lalukan?! kau mengencani tiga wanita dalam satu hari!" ucap ma hong jun
"gemuk jaga ucapanmu itu! kenapa harus dikatakan disini!" ucap dai mubai dengan nada yang pelan.
"hehe.. apakah kau masih dengan reputasimu itu dan mau untuk mengakui perbuatanmu itu, bagaimana dengan itu? apakah kau salah minum obat?" ejek mahongjun.
"diam saja kau! jika kau rusak reputasiku, aku akan kempeskan perutmu itu!" ucap mubai.
melihat keadaan yang tidak enak, tangsan memutuskan bertanya, "bagai mana dengan kegiatan nanti?" ucap tangsan.
"bagaimana aku tahu? aku hanya memikirkan makan saja... ouhya! saudara akar sudah duluan!" ucap mahongjun.
"aku lapar.." ucap xiao wu pada tangsan. "ayo kita pergi cari makanan.." ucap dai mubai
...
*tok tok tok*
tanggen tengah mengetuk pintu ruang kepala sekolah, lalu sebuah suara terdengar, "MASUK"
"dekan" sapa singkat tanggen sambil mengangguk, dan dekan juga menganggukan kepalanya.
.
.
.
__ADS_1