
Setelah pertarungan, Tanggen memeriksa poinnya dan ia mulai menikmati pertarungan yang lain sebagai penonton bersama tim shrek lainnya, dan di arena 15 adalah Tangsan Vs Zhu zhuqing, semua juga tahu yang menang adalah Tangsan.
'aku akan menyimpan sementara uang hasil pertarunganku disini, dan nanti aku akan mengambilnya beberapa bulan.' batin Tangen.
Lalu ia berkata pada Dai mubai, "Mubai, bilang kepada dekan, Aku ada urusan." ucap Tanggen lalu pergi tanpa mendengar pendapat yang lain.
"Apakah saudara Akar akan melihat wanita cantik?!" ucap Ma HongJun dengan senyum aneh, "Dia bukan orang seperti itu fatty, mungkin Xiao gen membeli bahan makanan" Ucap Dai mubai tetapi sebagai Pria, dia setuju dengan Ma hongjun
"Benarkah dia bukan orang seperti itu? Aku kira semua murid Akademi Shrek itu tidak normal?" ucap Xiao wu dan hanya mendapatkan senyuman kecut dari yang lain.
.
.
.
Tanggen pergi ke sebuah toko pandai besi dikota sotou, lebih tepatnya itu adalah toko milik orang tua si kembar palu yang melawan Tangsan dan Xiao wu.
Saat memasuki toko, sudah terdengar kebisingan dentungan palu memukul besi, yang membuat Tanggen sedikit bernostalgia dengan pekerjaan dirinya dahulu.
pemilik toko yang dari tadi memerhatikan Pekerjaan pandai besi lain mulai melihat Tanggen, ia segera menghampirinya lalu berkata, "ada Yang anda butuhkan?" Tanya orang itu, Tanggen menoleh dan berkata, "Apakah anda pemilik toko? aku ingin Bekerja disini dalam 10 hari, tetapi jangan menolakku terlebih dahulu! Aku bisa membuat 10 pedang berkualitas Bagus! Dalam 10 hari! dan anda bisa memberiku 100 koin emas untuk itu!"
Semua pekerja disana Yang mendengar itu langsung menghentikan kegiatannya dan langsung menertawakan Tanggen.
"Hahahah! anak muda! meskipun Ototmu itu cukup bagus, tetapi tidak mungkin kau bisa membuat 10 pedang dengan kualitas bagus dalam sepuluh hari!" Ucap salah satu pekerja disana.
"Oh? paman tidak percaya? Aku akan membuktikannya!" ucap Tanggen
"Kamu bisa memulainya dengan mengangkat Palu seberat 50 kg ini?" ucap paman itu masih tidak mempercayai kekuatan Tanggen.
__ADS_1
Tanggen tersenyum kecil dan mengangguk, lalu mengangkat Palu itu dengan mudah tanpa menggunakan kekuatan roh, seperti mrngangkat sebuah ranting biasa.
"oh?? kekuatan Ototmu cukup kuat!" ucap Paman yang tadi mulai mengakui kekuatan Tanggen, ia juga sudah berpengalaman, jadi ia tahu Tanggen kuat Saat Tanggen mengangkat Palu.
Pemilik toko berkata "jika kamu bisa membuat 10 pedang dalam 10 hari, Aku akan langsung memberimu 100 koin emas, tapi Aku bukanlah Bos besar, toko kami juga tidak terlalu Ramai, Dan aku harus memberi gaji pada yang lain-" ucap paman pemilik itu menghentikan perkataannya.
"Tidak perlu khawatir! Aku yakin Senjataku bisa menarik Bagi para pembeli! Dan Aku tidak hanya akan membuat Pedang saja,belati,senjata tersembunyi, dan pisau yang bagus!" ucap Tanggen.
*Tanggen mulai mempraktekan pembuatan Senjatanya menggunakan Teknik penempaan pukulan palu acak, dan bahan bahannya sudah disiapkan oleh pemilik toko, jadi dalam beberapa jam saja sebuah pedang sudah terbuat*
*ceeesssss. Tanggen memasukannya kedalam air untuk tahap terakhir*
'Lumayan, Pedang buatan pertamaku cukup bagus! dan aku telah merubah besi yang kutempa menjadi besi roh, dengan kata lain pedang ini bisa dimasukan kekuatan roh' Batin Tanggen, Penampilan Pedangnya bermata dua, terlihat sangat tajam dan kuat, juga terdapat pola pola naga yang sangat indah, ukurannya Sedang, tidak terlalu kecil dan terlalu besar.
"Paman! Aku telah selesai!!" Teriak Tanggen memanggil pemilik toko
"woah... sepertinya kamu tidak berbohong anak muda..." ucap pemilik mengagumi penampilan Pedang Yang dibuat Oleh Tanggen.
"Baiklah..." ucap paman itu mulai mencoba pedangnya pada sebuah kayu yang cukup kuat.
*sing! trak!*
Kayu itu langsung terbelah seperti pisau memotong sebuah Tahu, dan paman itu terkejut melihat ketajamannya.
"Pedang buatanmu seperti buatan Master Pandai besi!" ucap paman itu memuji.
"haha.. terima kasih paman, aku bahkan tidak mengikuti ujiannya.. jadi aku masih dianggap dibawah junior pandai besi." Ucap Tanggen.
"Ouh kalau begitu Aku akan mendaftarkanmu!! Bakatmu sebagai pandai besi sangat bagus!!" Ucapnya menyarankan.
__ADS_1
"Mungkin nanti, Aku harus sibuk dengan kultivasi kekuatan rohku.." Ucap Tanggen
"Sayang sekali... Ouh ya, ini bayaranmu, untuk hari ini! semoga kedepannya bisa menjadi lebih baik!" Ucap paman itu menyerahkan sekantong koin emas pada Tanggen.
"Baiklah... ouh ya Aku Tidak akan bekerja terlebih dahulu, Tetapi Aku akan langsung membuat 4 Pedang nanti!!" Ucap Tanggen menerima Uang itu lalu pergi.
Mata Paman itu sedikit berkedut karena prilaku Tanggen yang seenaknya, 'Kalau saja kemampuannya tidak tinggi, aku pasti akan langsung memecatnya..." Batin paman itu.
Tanggen memasukan uang ke cincin penyimpanannya lalu mulai kembali ke Akademi Shrek.
saat hampir sampai di Akademi, Tanggen mendengar suara tangisan seorang perempuan dikejauhan, seketika seluruh badan Tanggen terasa dingin, dan bulu bulu di tangannya terasa tegang.
'Tenang... itu hanya suara tangisan... bukan suara tertawa..' Batin Tanggen teringat sebuah pengalaman.
Tetapi saat ia mulai berjalan kembali, Tanggen mengaktifkan Teknik Mata Iblis ungunya, dan dikejauhan terlihat Ning Rongrong yang sedang menangis.
'Fyuh~ ternyata dia... hihi~ karena kau telah mengingatkanku pada kejadian itu, kau harus membayarnya~' Batin Tanggen mengaktifkan skill kamuflasenya dan berbaur dengan udara dan bergerak seperti angin biasa, Kulit penyamaran, perubahan warna dan bentuk wajah!'
*Menangis*
Saat Rongrong masih menangis dan menggumamkan kata kata "Teman" Angin mulai berhembus dari Balik pohon disebelah kanan Rongrong.
Entah mengapa Rongrong menoleh kearah sana dan matanya memperlihatkan sebuah keterkejutan! Dari pantulan matanya, terlihat sebuah sosok yang cukup besar! dengan mata ungu yang tajam, serta senyuman menakutkan dengan taring binatang buas, tubuhnya berwarna hijau dan mempunyai dua telinga di atas kepalanya.
*teriakan*
"Ahhhh!! [Hari kedua! Kecepatan!]" Ning rongrong langsung mengeluarkan Roh beladirinya dan mengaktifkan Skill keduanya yaitu kecepatan, ia berlari Kedalam Akademi shrek dan masuk ke Tempat tinggalnya di akademi bersama Xiao wu.
Tanggen terdiam melihat Reaksi rongrong yang ketakutan, 'Apakah Penampilan shrek begitu menakutkan baginya?? padahal dia sudah sering melihat binatang buas... kurasa keadaan mental yang menjadi sedikit lemah mempengaruhi keadaan, Yah aku berharap dia tidak keluar dari Akademi shrek karena aku.' Batin Tanggen sambil melepas penyamarannya dan kembali ke wujud awal, lalu pergi menuju tempat tinggalnya.
__ADS_1
(Ya. Tanggen menyamar sebagai Shrek, Tau kan shrek yang warna hijau itu? yang sama keledai itu, di komik, logo akademi shrek emang mirip Shrek itu, tapi di donghua kan jadi beda.)
Dan besoknya... MENUJU HUTAN....