
"Peserta Tanggen! dan peserta Bu lee diminta menuju arena 17!" ucap pembawa acara dengan lantang dikejauhan.
'Sepertinya namanya terdengar familiar?' Batin Tanggen mencoba mengingatnya sambil turun menuju arena.
Tetapi saat seseorang berpenampilan layaknya koboy muncul, Tanggen langsung mengingat siapa dia itu, 'dia adalah penjahat yang menargetkan wanita, jika saja dia bukan bagian dari salah satu ujian Dewa, Aku pasti akan langsung Membunuhnya!' Batin Tanggen menatap lawan seperti binatang buas
"Pertandingan kedua akan dimulai dengan 1vs1! dan Peserta Tanggen Adalah penantang baru!"
"dia terlihat muda! dan dia sudah dilevel leluhur roh?!" teriak salah satu penonton
"ck! apa bagusnya muda dia? lawannya dalah Bu lee!! dia sangatlah Berpengalaman dalam pertarungan!" bantah penonton lain.
"Pertandingan akan segera dimulai! Roh beladiri Rantai Vs Roh beladiri Tangan Jahat! Redy... Go!"
'seperti kata dekan, ahli roh disini seperti binatang bertarung yang ditonton Oleh banyak orang, Aku tidak akan membiarkan pertarungan ini dalam dua menit!' batin Tanggen.
__ADS_1
"anak kecil! sebaiknya kau menyerah saja!" teriak Bu lee dikejauhan.
"Aku mempunyai nama!! [Skill pertama! Lilitan Rantai!] [Skill ketiga! Rantai Palu!]" Rantai rantai mubai Melilit Tubuh Bu lee dan ia tidak bisa bergerak sama sekali, Rantai di tangan Tanggen mulai membentuk sebuah palu besar dan berat awalnya 95 kg, menjadi 100 kg.
'Teknik palu Haotian! Pukulan palu acak!!'
Bu lee yang awalnya meremehkan Tanggen seperti anak kecil, kini ia yang merasa menjadi anak kecil di hadapan Palu yang sangat besar itu, ia juga seperti kematian mendekatinya.
palu pertama!
*buk!*
*buk!!*
Tanggen menghentikan gerakannya, ia tahu meski itu hanya dua pukulan, itu sudah membuat lawan terluka parah, dengan palu Rantai yang Besar serta cukup berat, Roh beladirinya juga mempunyai esens elemen angin, itu membuatnya menjadi tambah tajam.
__ADS_1
juga Lantai arena sudah tidak bisa menahan Retakan dan mulai terbelah dengan celah yang cukup dalam.
suara Pukulan palu Tanggen menyebar keseluruh penjuru Arena seperti gempa, Dan banyak Orang orang panik mengira guncangan tadi adalah gempa bumi.
"Apa Yang terjadi??" tanya Xiao wu kepada Tangsan, "Arahnya dari arena nomor 17! Ayo kita lihat!" ajak Dai mubai kepada yang lain, lalu mereka pergi bersama.
sesampainya mereka disana, mereka melihat Tanggen memegang Palu berwarna biru serta pola Rantai yang besar, dan seseorang yang pingsan dengan banyak luka dan darah, sepertinya tulangnya ada yang retak atau hancur, tetapi Bu lee adalah leluhur roh, ia tidak akan terluka parah semudah itu, ia sempat menghindar menggunakan skill keempatnya dan yang terluka parah hanya kaki kirinya yang patah.
"Woah! dia sangat kuat!" ucap Xiao wu secara nalurinya.
"Mubai, apakah Tanggen mempunyai roh kembar??" tanya tangsan saat melihat palu besar itu.
"tidak Xiao gen tidak memilikinya, itu adalah Skill ketiganya, mampu membuat Palu yang besar maupun Tombak yang besar serta tajam, itu mirip Skill manipulasi bentuk tetapi lebih baik." ucap Dai mubai menjelasan, Tangsan menganggik mengerti.
Mahongjun ingin tertawa dengan ketidaktahuan Dai mubai, tetapi ia sudah diperingati oleh dekan, jadi ia tidak berani mengatakannya.
__ADS_1
Setelah keheningan, Penonton mulai bersorak dan pembawa acara mengumumkan, "Tanggen 1 menang dan 0 kalah!!"
(*maaf nih gk tau skor si bu lee itu,kalau dijelasin dan kalian yang nonton full lalu tahu skornya, komen ya:)๐ค๐)