Douluo : Rantai Badai

Douluo : Rantai Badai
Land Of Down (3)


__ADS_3

Udara dingin pagi menerpa Tanggen yang sedang berjalan, dan aroma makanan mulai ia cium ketika semakin dekat dengan kota, pasar juga tak jauh dari sana.


Tanggen terus berjalan sampai benar benar dekat dengan gerbang kota, tetapi seseorang mencegatnya, "Berhenti! Aku belum pernah melihatmu? apakah kau pendatang baru?" Ucap Orang yang menjaga gerbang, dan mereka berjumlah sekitar ribuan di dalam postnya, tetapi yang menjaga di disini hanyalah satu orang.


"Aku bersinggah disini untuk membeli perbekalan, Aku adalah seorang pengembara" Ucap Tanggen menjawab pertanyaan.


Lalu penjaga gerbang itu melihat Tanggen dari atas sampai bawah, 'Pakaiannya memang sedikit lusuh, dan dari otot tubuhnya, dia mempunyai kekuatan yang cukup kuat!' Batin Penjaga gerbang.


"Aturannya adalah setiap pendatang baru harus membayar satu koin emas agar bisa memasuki kota! tetapi jika kau mempunyai sebuah kartu anggota tertentu, kau berasal dari sebuah klan, atau kau teman dari salah satu warga, kau mendapatkan pengurangan atau bahkan gratis" Ucap penjaga itu dengan tegas.


"Sayangnya aku bukan dari semua yang kau katakan.. ini" Ucap Tanggen melemparkan satu koin emas kepadanya.


Penjaga itu menerimanya dan memeriksanya, "ini bukan koin emas yang dibuat dari kadia.. yah, kau adalah seorang pengembara jadi tak aneh, silahkan masuk!" Ucap penjaga itu mempersilahkan.


Tanggen mengangguk dan masuk menuju kota, tetapi.. ia merasakan hawa yang familiar di belakangnya, Tanggen segera berbalik badan, dan melihat siapa itu.


Seseorang bertubuh kekar sama sepertinya, mempunyai dua tanduk hitam di kepalanya, dan ia membawa sebuah kain yang membungkus sesuatu hingga menjadi besar.


'Yuzhong... dia kembali dari kepergiannya' Batin Tanggen melihat sosok familiar, tetapi ia belum mempunyai sosok seperti di dalam game, ia belum mendapatkan sepenuhnya dati dirinya sebagai Reinkarnasi naga kegelapan, ia juga belum mendapatkan sisik itu.

__ADS_1


.


.


.


Hutan/Dragon Altar, Great Dragon dan Luo yi langsung merasakan hal yang sama kembali, "Dua naga kegelapan ada di tempat yang sama!!" Ucap mereka bersamaan.


.


.


.


Untungnya ia mengelabuinya dengan akurat, lalu pergi dengan kecepatan tinggi.


.


.

__ADS_1


.


Hutan Glimingmarsh, Xue jian membuka matanya perlahan, ia hanya melihat langit yang penuh dengan bintang, ia menggunakan sebuah selimut tebal, lalu ada suara api di kejauhan.


"Kau sudah sadar kak?" Ucap suara kekanak kanak an gadis menghampirinya, lalu Xue jian mulai bangun secara perlahan, dan melihat siapa itu.


Dia mirip dengan Gadis kecil, mempunyai rambut kuning, pupil mata kehijauan, telinga mirip kucing, dan ekor kecil di belakang, ia juga mempunyai Syal dengan ujung yang tajam.


"Siapa kau??" Tanya Xue jian sembari memijat keningnya karena pusing, ia mulai mengingat ingat apa yang sebelumnya terjadi.


"Namaku Joy! Siapa namamu?? kenapa kau pingsan di tengah sungai! dan bekas luka di dadamu?" Tanya Joy kepada Xue jian.


'Dadaku?!' Batin Xue jian panik langsung melihatnya, tetapi yang terlihat hanyalah perban berbahan Daun yang lembut, ia juga merasakan sebuah energi kehidupan perlahan menyembuhkannya, dan menghilangkan lukanya.


"Terimakasih telah menolongku! Namaku Xuejian, Aku tak tahu apa yang terjadi.. tapi sepertinya aku di panah sebelum ada di sini, dan jatuh bersama dia.." Ucap Xuejian.


"Dia..??" Tanya Joy bingung, karena ia menemukan Xuejian sendirian.


"Dia.. Ke-Kekasihku.." Ucap Xuejian dengan pipi merah merona.

__ADS_1


Joy yang mempunyai mental anak kecil yang sedikit nakal, tak terlalu memahaminya.


Lalu sesuatu melesat menuju arah mereka dengan kecepatan tinggi.


__ADS_2