Dragon Heart

Dragon Heart
Air Mata Darah


__ADS_3

...Prolog....


...Chapter 00 : Buku Sihir....


...Bagian 3...


...-...


...Grimoire...


Yaitu sebuah Buku berisikan sihir dari para Naga, setiap Makhluk Hidup tentunya memiliki setidaknya 1 Buku di pegangan nya dan memang 1 Buku karena tidak mungkin Makhluk Hidup memiliki 2 Buku walaupun di satu tubuh terdapat 2 Jiwa.


Buku Sihir sebagai pedoman seseorang untuk bisa menggunakan Sihir, jika mereka tidak mempunyai Buku dapat dipastikan bahwa mereka tidak bisa menggunakan Sihir.


Sebagaimana fungsinya Buku sihir atau Grimoire sangatlah penting bagi semua orang, mereka tidak bisa mengambil atau mencuri Buku orang lain kecuali jika orang tersebut telah meninggal. Buku Sihir yang ditinggalkan oleh Tuannya akan kembali ke bentuk semula saat sebelum ada orang terpilih memiliki nya.


Grimoire pada dasarnya memilih Tuannya sendiri karena itu sudah di tentukan oleh Takdir, setiap orang yang ingin memiliki Grimoire harus mencari nya di perpustakaan atau tempat di mana banyak buku berasal.


Biasanya mereka akan memanggil Buku Sihirnya di perpustakaan setiap 1 kali dalam setahun, jika pemanggilan gagal maka harus mengulanginya lagi di Tahun Depan. Itu sudah ditentukan oleh kedua penyihir Agung bahwa pemanggilan harus di laksanakan 1 kali dalam setahun, jika dilanggar maka orang tersebut akan Mati.


Mereka berusaha semaksimal mungkin dengan melatih Fisik maupun mentalnya agar terpilih oleh Grimoire. Biasanya orang-orang yang ingin memanggil Grimoire harus berusia minimal 15 tahun, itu karena tubuh anak kecil masih terbilang lemah dan memiliki Jumlah Mana yang kecil.


Tapi Bagaimana Grimoire Bisa Ada Di Perpustakaan ?


Dunia ini pada awalnya memiliki Jumlah Mana yang berlimpah, hingga para Naga memanfaatkan nya untuk menciptakan tubuh Abadi tanpa kematian. Selama masih terdapat Mana di sekitar Para Naga, maka mereka tidak akan pernah Mati. Dan oleh sebab itu, Naga terkuat di Ras mereka memanfaatkan keabadian ini untuk menjadi penguasa di Dunia.


Dia bergerak atas nalurinya sendiri untuk menghakimi yang lemah, bertindak secara kasar, dan mempermainkan makhluk hidup di bawahnya. Melihat perlakuan buruknya, mereka merasa khawatir akan diperlakukan sama seperti yang dia lakukan terhadap mainannya.


Mereka memutuskan memberontak tapi secara diam-diam agar dia tidak menyadari nya, yaitu dengan cara menyebarkan Sihir kepada semua Makhluk Hidup yang ada di Bumi. Mereka berpikir tentang bagaimana cara melakukan penyebaran agar tidak di ketahui oleh " Naga Sejati " , hingga terciptalah suatu pemikiran menyimpan Sihir dalam sebuah buku yang di ciptakan manusia untuk menulis sejarah.

__ADS_1


Naga menyebarkan Sihirnya ke udara dan sihir-sihir itu bergerak mencari Buku-buku kosong di semua penjuru Dunia, meskipun sudah di sebarkan tapi mereka samasekali tidak bisa menggunakan nya. Hingga para Naga memutuskan mencari seseorang untuk mempelajari sihir dan menyebarkan nya kepada semua Makhluk Hidup yang ada di Bumi.


Begitulah Buku Sihir Tercipta Dari Para Naga.


Puncak Naga, Sebagai tempat teraman bagi suatu Ras yang sedang terancam karena di tempat itu memiliki pelindung Suci agar terhindar dari keburukan.


Jika di hati mereka ada muncul sedikit saja keinginan membuat kehancuran di Puncak Naga, maka pelindung suci secara otomatis melarang mereka untuk memasuki nya atau saat mereka ada di dalam pelindung akan di keluarkan secara paksa oleh pelindung suci.


Sepasang Penyihir sebelumnya menyadari bahwa Puncak Naga sebagai tempat aman untuk melindungi anak mereka dari orang yang ingin membunuhnya, terlebih lagi di puncak Naga ada kedua Naga akan merawat anak mereka nantinya sehingga rasa kekhawatiran hilang dalam pikiran Sepasang Penyihir itu.


Kedua Naga sebelumnya bingung tentang nama Kedua anak yang di tinggalkan mereka, hingga mereka memutuskan untuk menamai mereka sesuai dengan warna Rambutnya saja. Hitam Untuk anak tanpa Sihir dan Putih untuk dia yang di cintai Sihir.


Hitam dan Putih telah menerima pelajaran langsung dari kedua Naga tentang sihir maupun pengetahuan dari luar menurut mereka saja, setelah mendapatkan Buku serta menekuni pelatihannya mereka menerima tugas dari kedua Naga untuk mencari keberadaan Naga lainnya dan membawanya ke puncak Naga.


Putih merekomendasikan pencariannya di lakukan secara terpisah dengan Hitam, bermaksud ingin mencari keberadaan Ras Elves dan Ibunya yang telah meninggal. Sementara Hitam akan mencari keberadaan para Naga, tentunya usulannya di terima kedua Naga walaupun sebelumnya sempat di tolak oleh Hitam.


Sesuai perkataan putih untuk berpisah, dia pergi ke sisi Utara sedangkan Hitam ke selatan. Sangat di sayangkan perjalanan mereka sama seperti orang tuanya yang di pisahkan oleh Takdir untuk tidak bersama.


Meskipun Hitam menjadi ketua Devisi Anti-Magic di kerajaan Dragon Nest, dia tetap tidak melupakan tujuannya mencari keberadaan para Naga. Sedikit mendapatkan Informasi dari Ahli Sihir tentang Para Naga yang bersembunyi, dia mengatakan ada suatu Naga di dataran Demon tetapi bagian terburuknya adalah Naga itu sudah terkontaminasi oleh kekuatan jahat sehingga Naga itu berubah menjadi Naga Hitam.


Ahli Sihir juga mengatakan terdapat satu hal lagi yang membuat Naga itu menjadi gila yaitu karena ada seorang Elves yang mempengaruhi nya dan dia menunggangi Naga itu untuk melawan Manusia.


Hitam mempunyai Firasat buruk tentang Elves sang penunggang Naga di dataran Demon, dia bersama Devisi nya pergi ke utara dengan di bantu Ahli Sihir Kerajaan. Di perjalanan nya dia sempat bertanya-tanya kepada para pedagang akan keberadaan Si Putih, tetapi tidak satupun mengenal atau melihat Putih melewati desa-desa di sisi Utara.


Suku Demon telah memasuki Dataran Manusia, mereka membawa banyak pasukan untuk menghancurkan Manusia dan pastinya termasuk sang penunggang Naga juga ikut dalam penyerangannya. Mereka menghancurkan Desa-desa di dekat Gerbang, kemudian setelah hancur mereka memutuskan untuk terus berjalan mendekati Kerajaan Dragon Nest.


Meskipun kedatangan mereka terlambat ke Desa Utara yang dihancurkan, tetapi dengan adanya Para Penyihir dari Kerajaan Dragon Nest memunculkan secercah Harapan kepada Manusia yang telah pasrah akan hidupnya.


Perang besar terhadap Pasukan Penyihir Melawan Para Demon di mulai, Hitam melihat adanya seekor Naga terbang di atas langit dan dia menyadari bahwa sang penunggang itu tidak lain adalah Si Putih.

__ADS_1


Kemudian Hitam berteriak menyebut Namanya, tetapi Putih tidak memberikan tanggapan nya. Dia tetap diam tanpa berkata apa-apa sambil menyerang pemukiman dengan Naga nya, di sisi lain Hitam merasa cemas tentang apa yang di lakukan Putih terhadap perbuatannya kepada Manusia.


Dia menghentikan amukan Naga dengan kekuatan Anti-Magic nya, sehingga membuat Putih terjatuh dari Naga. Putih sangat marah kepada Hitam yang telah menghentikan aksinya, dia mengeluarkan semua kekuatan nya seperti berniat ingin membunuh lawannya.


Begitu juga dengan Hitam, dia mengeluarkan semua kekuatannya untuk menghentikan Putih. Hingga pertarungan tak terhindarkan dan menyebabkan kehancuran besar di sekitar mereka, Ahli Sihir beserta Devisi menjauhi mereka sedangkan Suku Demon mundur ke wilayah nya.


Pertarungannya terlihat seimbang, dan di akhirnya mereka kalah dengan saling membunuh satu sama lain. Tidak ada yang melihat di akhir pertarungan mereka setelah kehancuran itu, hanya mereka berdua sedang dalam percakapan pribadi mereka.


Alasan Putih menyerang Manusia di karenakan adanya bujukan Iblis tentang Manusia yang membunuh banyak kaumnya, sehingga membuat amarahnya tak terkendali dan berujung pembantaian terhadap Manusia.


Putih mengakui bahwa pembuatan nya salah dan meminta maaf kepada saudaranya karena telah melibatkannya juga, walaupun begitu Hitam tetap menunjukkan Senyumannya kepada Putih yang tampak menyalahkan dirinya.


Putih menangis melihat senyuman Hitam yang seperti sudah memaafkan nya sebelumnya, dia menangis sampai mengeluarkan Air mata Darah saat meregang nyawanya. Sedangkan Hitam di sebelahnya mati dalam keadaan bahagia ketika saudara nya mengakui kesalahannya.


Kematian mereka telah menjadikan sebuah kisah di Buku perpustakaan tentang Kedua pemuda yang menjalani Hidup dengan selalu berusaha walaupun di tinggalkan orang tuanya, dan di akhirnya mereka mati karena suatu permasalahan.


Sehingga cerita itu di kasih judul dengan Nama...


Air Mata Darah.


Anti-Magic dan Spiritualist, mereka lebih kuat dari Ahli Sihir di kerajaan Dragon Nest. Namun kematian mereka, menjadikan Ahli Sihir sebagai orang berkemampuan tinggi di antara Penyihir-penyihir lainnya.


Mereka juga membuat patung Hitam Dan Putih untuk menjadikan nya suatu lambang persahabatan di Kerajaan Dragon Nest, bermaksud bahwa persahabatan itu sangat penting dari pada permusuhan.


...-...


...-...


...-...

__ADS_1


^^^Bersambung...^^^


__ADS_2