
nama saya Mery aku anak remaja yang baru lulus sekolah , usia ku baru genap 18thn . ini tentang kisah hidup saya , bermula sejak bapak meninggalkan aku dan ibu. semenjak bapak meniggalkan kami satu persatu masalah mulai bermunculan
Bapak meninggalkan ibu dengan tiba tiba.
seiring waktu berjalan banyak sekali lintah darat yang setiap hari datang ke rumah kami hanya untuk menagih hutang bapak .
ternyata bapak memiliki hutang yang sangat banyak , hutang nya di luaran sekitaran ratusan juta
entah di pergunakan untuk apa bapak meminjam uang ke pada rentenir, sampai sampai bapak kabur dari kota ini meniggalkan aku dan ibu.
sampai sekarang kami pun tidak tau kabar nya dia berada di mna .
ada beberapa tetangga dekat bercerita kepada Merry , mereka sering melihat bapak bersama wanita lain. menurut saksi yang melihat tingkah bapak di luaran , ternyata bapak seorang pemain judi ayam . awal nya aku tidak begitu percaya , tapi seiring waktu berjalan aku percaya dengan ucapan tetangga yang bercerita kepadaku.
demi menutupi hutang yang terlalu banyak ,ibu menjual satu satu nya warisan peninggalan dari kakek . ibu harus merelakan rumah agar kami terbebas dari hutang . ternyata walaupun sudah menjual rumah yang kami miliki Masi tetap kurang untuk menutupi hutang bapak .
setiap hari kami di caci maki dengan rentenir yang datang ke rumah . kami sampai malu dengan warga sekitar yang selalu menonton aksi rentenir saat mempermalukan kami .
rumah peninggalan milik kakek satu satu nya kami jual dengan kerabat dekat kami . setelah mendapatkan uang dari hasil menjual rumah kami langsung melunasi hutang hutang bapak yang banyak itu.
setelah menjual rumah aku dan ibu terpaksa harus mencari rumah kontrakan . waktu itu kami hanya memiliki uang sekitar 500 ribu . kami mencari sewa rumah bulanan untuk aku dan ibu bisa tinggal.
berbeda jauh degan kondisi yang sebelum nya Mery sekarang harus tinggal di kontrakan yang sempit ,hanya ada satu kamar dan ada kamar mandi di dalam . memang terlihat begitu kumuh dan kotor . tapi yang terpenting sekarang aku dan ibu memiliki tempat berteduh .
ibu bekerja di cafe garden .
ibu bekerja di cafe Malam hari cafe itu buka setiap malam pukul 8 malam . tutup pukul 2 pagi ibu Wiwi bekerja sebagai tukang masak di cafe itu. gaji perbulan yang di dapatkan di cafe hanya sekitaran 500 ribu . sedangkan kami harus membayar sewa rumah tiap bulan 500 ribu.
karna melihat perekonomian yang sangat susah mery pun tidak tega melihat ibu yang kini harus memikul beban.
untuk membatu perekonomian keluarga aku bekerja sebagai waiters di cafe tempat ibuku bekerja .
__ADS_1
Merry tidak pernah merasa terbebani di saat Merry harus bekerja malam , itu pilihan Merry . untuk membatu perekonomian keluarga . ketika kita tulus membatu keluarga rezeki itu akan mengalir seperti air yang mengalir.
setiap hari aku sering mendapat uang tips , di saat aku mengantarkan bil pembayaran milik tamu di cafe . terkadang tamu memberi uang tips merry , aku yang baru lulus sekolah mendapat uang tambahan ya tentu sangat senang .
"pak ini bil pembayaran nya " sambil memberikan kertas yang berisi tentang tagihan pembayaran
"ini dek , kembalian nya ambil buat kamu ya "
setiap hari aku bekerja aku mendapat uang tips dari tamu , setiap hari juga aku berikan uang itu untuk ibu. aku tidak pernah mengambil nya sedikitpun . karna aku tau kebutuhan kami cukup banyak , apa lagi dengan menyewa tempat tinggal . kami harus membayarnya tepat waktu.
cafe tempat kami berkerja live musik . setiap malam cafe itu selalu ramai pengunjung .
tidak terasa waktu menunjukan pukul 11 malam tamu tamu mulai berdatangan . cafe mulai di penuhi degan laki laki ,ada yang tua ada juga yang muda.
di cafe ada banyak perempuan yang memakai baju seksi ,asap rokok ,suara musik yang begitu kencang.
lambat laut Merry sudah mulai terbiasa dengan suasana cafe , asap rokok , bau menyengat minuman sudah Merry rasakan .
hari Minggu Merry mendapat jatah off rencana nya Merry ingin beristirahat bersama ibu di rumah.
"tok.. tok..tok.." terdengar suara ketukan pintu , Merry berjalan menuju pintu . kemudian Merry melihat seseorang yang sudah lama tidak bertemu.
setelah di buka teryata teman Merry waktu SMP. nama nya Nadira dia kawan baik Merry dari SMP dia anak yang baik ,ramah ,kami berdua pun sudah sangat mengenal sifat masing masing
"mer kamu mau ikut aku gak ,tenang aja nanti pulang kita dapat uang banyak "
"ya udh tunggu aku siap siap dulu "
setelah Bapak pergi meniggalkan kami , Mery sekarang yang harus berusaha agar bisa membuat ibu bahagia ,walpun degan cara yang salah apa pun akan Mery lakukan . tetap semangat dan berjuang demi senyuman seorang ibu satu satu nya orang yang Merry miliki. Merry anak satu satu nya dari ibu dan bapak.
Mery sudah tau kenakalan Nadira ,ketika Merry di ajak ketempat karoke hiburan malam Merry sudah tidak kaget lagi , karna Nadira dari SMA gelagat kenakalan Nadira sudah kelihatan.
__ADS_1
"Mery nanti kita temenin om om . bernyanyi sambil joget buat Heppy aja yang penting kita dapet saweran banyak "
ketika Nadira bilang seperti itu Merry teringat degan cafe di tempat dia bekerja . karna di sana banyak wanita yang bekerja sebagai LC , apa lagi di cafe tempat Meri bekerja live musik tempat nya terbuka jadi Merry sudah paham bagai mana menyervis tamu .
sampai nya di dalam room karoke itu ada om om yang usia nya seperti bapak . degan anak anak perempuan ternyata mereka kawan Kwan Nadira
ada 4 wanita dan ada 4 laki laki. di dalam room kami bernyanyi , berjoget menghibur om om yang dari tadi asik minum alkohol .
kawan kawan Nadira seperti sudah lihai degan semua ini .
tapi aku di sini agak sedikit malu malu . tapi di dalam pikiran aku harus pulang bawa uang. tidak terasa 4 jam kami di dalam room karoke akhir nya kami berpisah. om om tadi entah pulang ke mana bersama 2 wanita itu.
tersisa aku dan Nadira setelah selesai dengan tugas menjadi LC cacing di perut kami sudah mulai berdemo , di seberang karoke itu ada warung pecel lele akhir nya Merry dan Nadira ke sana dan makan degan begitu lahap
aku dan Nadira benar benar makan dengan banyak .
"kapan kapan Lo gw ajak lagi ya mer ,gw tau Lo orang nya bisa jaga rahasia , oh ia Lo dapet uang berpa "
"ok tenang aja Nadira "
setelah aku menghitung jumlah uang yang aku dapatkan dari saweran tadi . aku sedikit terkejut aku kaget campur seneng . karna saweran yang aku dapatkan jumlah nya sebesar aku kerja di cafe satu bulan .
"besok kalo mau ikut pakek baju mini dres biar agak seksi dikit "
"memang harus seksi apa "
"gak juga yang penting jangan kaya gitu lagi penampilan kamu"
setelah aku bandingkan penampilan ku degan Nadira , terlihat anggun penampilan Nadira di bandingkan penampilanku yang terlihat tomboi Nadira perempuan yang manis , mudah bergaul . dia punya hidung yang mancung , berkulit hitam dan aku memiliki paras yang ayu walaupun tanpa riasan mekup tebal aku sudah terlihat sangat cantik aku berkulit putih bersih , rambut panjang , mata yang bulat ,bibir yang mungil , hidung yang mancung dan aku memiliki bodi yang ideal bagi wanita wanita.
akhir nya kami berdua berpisah . pulang menuju rumah masing masing. sampai di rumah aku menyimpan uang itu . aku termasuk orang yang hemat jarang sekali jajan , aku sadar mencari uang itu sangat sulit.
__ADS_1
# ini novel pertama saya mohon maaf kalo Masi ada kalimat yang kurang kurang 🙏🏻 , mohon bantuan nya dong kakak kasi like dan tinggalkan komen ya kakak 😉 🙏🏻🙏🏻 #