Duka Wanita Malam

Duka Wanita Malam
PEMAKAMAN


__ADS_3

di dalam ruangan VIP rumah sakit , kuku duduk memeluk isteri yang kini sedang hancur hancurnya. Merry terus terusan menagis air mata nya terjatuh di dada bidang kukuh . kukuh terus membelai rambut indah Merry , kukuh yang berusaha menguatkan hatinya agar air mata tidak terjatuh di hadapan Merry .


" mas anak kita dia mna usian nya belum cukup untuk di lahirkan mas " Merry menagis air mata nya terus mengalir .


"anak kita udah tenang di surga sayang , kamu yang kuat ya sayang mungkin ini cobaan untuk kita . kamu terjatuh begitu kencang . membuat bayi kita meniggal di dalam perut , dokter harus terpaksa mengeluarkan bayi di dalam perut kamu "


Merry menagis begitu histeri dia menyalahkan dirinya sendiri . suasana begitu haru kukuh menguatkan hatinya untuk bisa tetap tegar di hadapan isteri nya itu. si mbok yang berada di dalam pun ikut menagis melihat Merry yang benar benar hancur hati itu .


aku yang gagal menjadi seorang ibu , untuk ke dua kali nya aku di tinggalkan orang orang yang paling aku sayang , pertama Nadira sahabat terdekatku . ke dua anak ku usian nya baru menginjak 5 bulan. aku belum bisa iklas anak ku yang belum sempat lahir harus di ambil dengan yang maha kuasa .


hari itu aku keluar dari rumah sakit , aku dan kukuh tiba di rumah , sudah ada ibu dan beberapa anggota keluarga lain semua sibuk membatu untuk memakamkan bayiku untuk terakhir kali nya aku melihat bayi ku yang sudah di bungkus dengan kain kafan.


aku menagis sejadi jadi nya . aku melihat raut wajah nya terlihat begitu cantik , aku terus memeluk tubuh kukuh .berkali kali aku pingsan karna tidak sanggup melihat bayi yang ke hadiran nya sudah aku nanti nanti itu . harus pulang lebih dulu untuk menghadap sang maha pencipta .


acara pemakaman berjalan dengan lancar dan penuh haru , setelah kerabat kami pergi meniggalkan rumah satu persatu tinggal ibu dan kukuh di dalam ruang tamu . kemudian ibu dan kukuh berjalan untuk mengunjungi kamar Merry .


Merry yang sedang duduk di atas ranjang , tatapan nya terlihat begitu kosong . ibu yang berjalan mendekati Merry . ibu membelai rambut panjang putrinya itu kemudian ibu memeluk Meri dengan begitu erat ibu berkata pada Merry .


" kamu pasti kuat ya nak , nanti kalau perut kamu udah sehat . nanti kamu bisa hamil lagi kok kamu sabar ya syang " ibu menguatkan hati Merry , ibu menahan tangis Merry diam tanpa kata tatapannya benar bner begitu kosong .

__ADS_1


kedatangan ibu membuat hati Merry sedikit kuat , ibu yang membelai rambut Merry dan memijat kepala Merry dengan lembut membuat Merry tertidur secara perlahan.


di tarik selimut tebal itu agar menyelimuti tubuh kecil Merry. kemudian ibu mengecup kening Merry ibu berjalan menuju luar .setiap kali melihat Merry ibu selalu meneteskan air mata . jabang bayi yang sudah di tunggu ke hadirannya kini sudah pergi lebih dulu .


ibu berjalan menuju pintu untuk keluar , ibu berpapasan dengan kukuh. "kamu jaga Merry ya nak kukuh. ibu mau masuk ke dalam kamar sebentar " ucap ibu .


"buk tapi kukuh mau berbicara sesuatu ini sangat penting , nanti kukuh akan datang ke kamar ibu , sekarang kukuh melihat kondisi Merry dahulu "


"iya nak , ibu kemar dulu ya nak " ibu berjalan masuk ke dalam kamar yang letaknya bersebelahan dengan Merry.


kuku membuka pintu , terlihat Merry yang sedang tertidur di kamar . kemudian kukuh berjalan menuju Merry yang sedang tertidur . dengan cepat kukuh memeluk tubuh Merry . pelukan yang kukuh berikan terasa begitu erat. kukuh terus mengecup bahu Merry. kukuh menagis sambil memeluk tubuh Merry.


Merry yang terbagun karna pelukan kukuh yang begitu erat dan suara tangis kukuh yang begitu pecah. membuat Merry harus tetap memejamkan mata. dan menahan air mata yang ingin keluar itu.


kemudian kukuh menghapus air mata nya yang terus mengalir , kukuh mencium kening Merry dengan lembut. kemudian kukuh meniggalkan Merry dalam kamar. kemudian kukuh berjalan menuju kamar ibu Merry merasakan kukuh yang telah pergi meniggalkan dirinya malam malam begini.


kukuh kemudian berjalan menuju kamar ibu dan mengetuk , suara ibu yang sedang membaca surat Yasin terdengar begitu merdu . kukuh duduk di sofa sampai ibu benar benar selesai.


" ada hal apa yang ingin kamu ceritain pada ibu "

__ADS_1


air mata kukuh mengalir di hadapan ibu kukuh menundukkan kepala nya kemudian kukuh mulai berbicara pada ibu " kukuh gak kuat harus menceritakan ini pada ibu "


" kenpa cerita pada ibu " ucap ibu mata nya terlihat begitu sangat penasaran. Merry yang dari tadi menuggu kehadiran kukuh yang tidak datang lagi ke dalam kamar membuat Merry turun dari kamar mencari keberadaan suaminya itu .


dari kejauhan Merry melihat pintu kamar ibu yang terbuka , Merry berjalan menuju kamar ibu . terdengar suara kukuh yang sedang berbicara pada ibu seketika Merry terdiam mendengar kukuh yang sedang berbicara air mata Merry mengalir.


" kukuh gak tega buk sebetulnya tapi kukuh harus berbicara , rahim Merry rusak akibat benturan yang terjadi saat kecelakaan . akhirnya dokter terpaksa mengangkat rahim Merry , karna keadaan benar benar gawat. kali tidak di angkat Merry dan bayinya tidak bisa tertolong " tangisan kukuh begitu pecah.


merry yang mendengar pembicaraan ibu dan kukuh berlari pergi menuju kamar , Merry masuk ke dalam kamar kemudian Merry menagis sejadi jadinya Mery yang datang menghancurkan meja rias yang ada di depan nya teriak begitu histeri. karna Diding kamar yang di lapisi peredam suara orang lain pun tidak ada yang mendengar tangisan Merry.


ibu yang berjalan kemudian menguatkan hati kukuh , di dalam pelukan ibu . kukuh menagis sejadi jadi nya , duka yang begitu berat harus Merry rasakan menjadi seorang wanita .


" kamu yang sabar ya kukuh , kalian berdua pasti akan kuat menghadapi ini semua " ucap ibu , setelah ngobrol dari hati ke hati karna hari sudah larut malam kukuh berpamitan pada ibu untuk pergi ke kamar.


kukuh berjalan meniggalkan kamar ibu kukuh menghapus air mata , kemudian kukuh berjalan menuju kamar , kukuh kaget melihat pintu kamar Merry yang terkunci. " sayang buka pintunya " ucap kukuh dengan mengetuk kamar Merry.


Merry berjalan membuka pintu yang telah dia kunci , kukuh terkejut melihat kondisi kamar yang begitu berantakan banyak pecahan beling di lantai. mata Merry terlihat begitu sembab karna terlalu banyak menagis.


kukuh memeluk erat tubuh Merry " kamu pasti bisa sayang melewati ini semua "

__ADS_1


" aku gak akan bisa mas , aku gak akan bisa jadi seorang ibu mas " Merry benar benar sedih ucapan nya bener benar begitu lirih.


" tenang sayang , walaupun kamu hari ini belum bisa jadi seorang ibu. tapi kamu Masi bisa menjadi seorang isteri yang baik sayang. tanpa kehadiran anak aku akan selalu ada di samping kamu , sampai akhir hayat kamu sayang. aku janji kita sama sama hadapi semua ini " ucap kukuh dengan tangisan yang begitu pecah.


__ADS_2