Duka Wanita Malam

Duka Wanita Malam
IKLAS


__ADS_3

hari itu tetesan air mata dari hati tidak akan pernah mampu mengembalikan seseorang yang telah pergi selama lamanya . kehilangan seseorang untuk selamanya bukan suatu hal yang mudah , rasanya sungguh berat . tapi tak ada jalan yang lebih baik selain mengiklankannya.


kadang manusia harus sampai kepada titik kehilangan untuk mengerti arti sebuah kehadiran , kasih sayang ,dan kesetiaan . kadang kamu harus kehilangan seseorang sebelum akhirnya menyadari betapa berartinya dia dalam hidupmu .


melihat Nadira yang sudah terbujur pucat dan tidak bernyawa membuat air mata Merry mengalir dengan begitu deras . kukuh mendatangiku dia memberikan bahunya untuk Merry bersandar , kukuh memeluk erat tubuh Merry " kamu sabar ya syang kita urus semua nya dengan tuntas " kalimat kukuh membuat aku begitu kuat.


aku yang hampir pingsan di gendong oleh kukuh , di gendong sampai menuju kamar . Merry tidak sanggup melihat Nadira yang begitu cepat di pangil tuhan lebih dulu. air mata terus menetes kukuh menelpon keluarga Nadira . kukuh membawa Nadira untuk di otopsi di rumah sakit.


setelah selesai di otopsi Nadira segera di antar kerumah duka . semua keluarga Nadira tidak percaya di akhir hidup Nadira harus merasakan kepahitan yang luar biasa hasil otopsi dan fisum sudah keluar dari rumah sakit.


kukuh memberikan semua berkas berkas hasil otopsi Nadira kepada keluarga . siang itu Nadira di makam kan di TPS Kupang kota . karna kondisi yang begitu lemah Merry tidak bisa mengikuti acara pemakaman Nadira .


setelah acara pemakaman selesai kukuh pulang , sampai di rumah terlihat Merry yang masi menagis dan memandang Poto waktu Merry dan Nadira bersama " sayang acara udah selesai alhamdulilah semua berjalan lancar sayang , ikhlasin sayang Nadira biar dia tenang di alam sana "


"iya sayang aku mencoba iklas tapi terlalu banyak kenangan aku sama dia , suka duka udah banyak aku lalui sama dia loh sayang "


" ya aku paham tapi kita harus iklas semua yang hidup akan berpulang kepada yang maha kuasa "

__ADS_1


aku menagis memeluk kukuh , entah kenpa aku mulai takut akan kehilangan kukuh. aku menghapus air mata berusaha setegar batu karang . karna kondisi Merry yang sedang hamil dan kondisi fisik yang lemah akhirnya Merry tertidur begitu lelap .


Merry tertidur , kukuh langsung menyiapkan semua keperluan pengajian , puluhan anak yatim datang untuk mendoakan kematian Nadira. suasana rumah terlihat begitu ramai dengan anak anak panti asuhan.


setelah beberapa jam akhirnya pengajian pun selesai di laksanakan , tidak lupa kukuh memberikan santunan untuk anak yatim . kemudian kukuh berjalan mengambil ponsel milik nya yang tergeletak di meja makan .


"halo ibu kukuh mau bekerja keluar kota , ibu datang ke rumah ya buk , nanti kukuh suruh sopir jemput ibu "


" iya nak besok kalau ibu sudah siap ibu akan datang "


"mas .. ada apa " suara Merry terdengar begitu lirih .


" aku sayang kamu , aku mau pergi ke Batam ada urusan pekerjaan. kamu di rumah ya sayang aku udah telpon ibu supaya kamu ada teman "


" tumben ada urusan apa kamu keluar kota sayang " ucap Merry.


" ada urusan yang sangat penting , hanya sebentar sayang 2 hari mungkin sudah pulang "

__ADS_1


wajah Merry terdiam tanpa kata Mery entah kenapa hati tidak rela suwami nya pergi ke Batam . memang selama menikah dengan Merry kukuh sering pergi keluar kota. tapi entah kenapa kali ini Merry tidak mengizinkan kukuh. raut wajah nya terlihat begitu sendu air mata nya menetes .


" kamu kenpa sedih aku pergi sebentar sayang "


kepala Merry mengangguk kemudian Merry kembali memeluk dada bidang kukuh . Merry memeluk kukuh bibir ranum Merry mengecup mesra bibir kukuh.


rasa manis terasa begitu melekat di bibir kukuh , malam itu Merry dan kukuh memulai kegiatan rutin suwami isteri mengunjungi calon bayi kukuh.


Karana sering terjadi konflik rumah tangga kukuh jarang sekali berhubungan badan bersama Merry . malam itu menjadi saksi cinta kukuh dan Merry . kukuh berkali kali melepaskan rasa rindu yang sudah lama tertahan.


kukuh mengecup lembut kening Merry " aku sayang banget sama kamu Merry "


Merry tersenyum melihat suaminya yang begitu mencintainya . Karena kukuh harus pergi ke Batam Merry mengemas beberapa pakaian milik suwami ya itu.


setelah selesai menyiapkan keperluan kukuh yang ingin pergi ke Batam Merry mengantar kukuh menuju bandara . kukuh berpamitan kepada Merry , tidak lupa Merry mencium tangan kukuh .


Merry langsung pulang tancap gas , menuju rumah baru Merry . memang rumah baru Merry lebih luas dan sangat mewah. rasa nya begitu indah tapi sayang rumah itu terasa begitu sepi.

__ADS_1


__ADS_2