
aku membawa Ica pergi dari tempat itu , aku melaju dengan kecepatan tinggi . Yang terpenting aku dan Ica bisa sampai rumah . Terlihat raut wajah Ica yang masi ketakutan dengan laki laki itu.
aku tidak bertanya kepada Ica , aku diam biar nanti Ica yang akan menjelaskan. sebetulnya aku sedikit teroma membawa teman wanita main ke rumah , aku takut kejadian di masa lalu terulang kembali . takut kukuh main gila dengan teman perempuan Merry.
tapi untuk kali ini apapun yang terjadi nanti akan aku ikhlaskan , kukuh berhak bahagia apa lah dayaku yang tidak bisa memberikan anak pada kukuh. mungkin ini teguran dari yang maha kuasa karena di masa lalu aku yang sering menunda kehamilan . akhir nya tuhan murka dan akhirnya aku tidak di beri kesempatan untuk memiliki anak.
"Merry terima kasih ya sudah menolongku dari laki laki tadi " tangan nya berterima kasih .
" gak papa dulu juga kamu suka bantu aku , jadi sekarang aku yang akan bantu kamu " ucap Merry.
di dalam perjalan pulang Ica bercerita panjang , dulu Ica wanita yang berpendidikan , ayah Ica masuk penjara karen kasus narkoba . kemudian Ica di jodohkan dengan laki laki pilihan ibunya . bukan nya hidup menjadi lebih baik lagi malah sekarang Ica hancur karena sering di pukul dan di aniyaya dengan suwami nya.
sudah tidak tahan dengan sikap perlakuan suaminya Ica menceraikan suaminya , merasa sakit hati dengan Ica mantan suaminya selalu berusaha untuk menyakiti Ica . di tubuh Ica banyak sekali bekas tanda tanda penganiyaan.
sepanjang perjalanan Ica bercerita tentang kisah hidupnya , akhirnya tiba di rumah Merry mata Ica di buat tidak percaya dengan rumah yang Merry tempati begitu luas , dan mewah betul betul di buat takjub dengan interior rumah mewah Merry.
" ayo masuk , kamu tinggal lah di sini untuk beberapa waktu sampai kamu betul betul aman "
" makasih banyak ya Merry " memeluk erat tubuh Merry.
__ADS_1
Ica di ajak menuju kamar tamu untuk beristirahat , Merry memberikan baju salin untuk Ica gunakan . terlihat sekali baju Ica yang sudah kusam dan dekil , Merry membelikan baju yang pantas untuk Ica.
" kamu mandi terus istirahat ya " ica mengangguk Mery berjalan meniggalkan Ica. Masi banyak sekali tugas pekerjaan yang Merry belum selesaikan sudah mau pukul dua belas siang tapi Merry Masi belum memasak .
Merry memasukan bahan makana yang telah di beli tadi di supermarket . dengan sigap Merry mengambil peralatan perang untuk memasak. di keluarkan ayam yang telah di beli tadi , dengan cepat Merry mengolah ayam mentah itu menjadi ayam Kalasan . Merry membuat nasi liwet dan ayam Kalasan , di tambah tempe bacem dan tahu bacem , dan sayur tumis kembang kates membuat makanan yang di buat Merry betul betul terlihat begitu nikmat.
tepat jam 12 Merry selesai memasak , mencuci semua peralatan yang di gunakan . berjalan kelantai atas untuk menjemur baju yang sudah Merry cuci tadi. satu persatu di gantung dan mulai di jemur melihat matahari yang begitu terik . satu persatu semua baju mulai di jemur .
"sayang .. sayang .. ", terdengar suara besar memangil Merry .
Merry berjalan menuju kamar , terlihat kukuh yang masi mengumpulkan nyawa untu bangkit dari tempat tidur. " ia kenapa mas "
"kamu dari mana si dari tadi keluyuran , aku Bagun kamu gak ada . udah jam 12 kamu Masi sibuk aja gak tau ngapain " wajah datar yang selalu di tunjukan kukuh.
terserah kamu itu yang keluar dari mulut kukuh , kukuh laki laki yang tidak banyak bicara. merry mengajak kukuh untuk turun dan makan siang . kukuh menikmati nasi liwet yang di buat Merry terasa seperti masakan hotel bintang lima .
kemudian Merry masuk ke kamar Ica dan mengajak Ica untuk makan bersama , Merry menarik tangan Ica dengan begitu erat. kemudian Ica menyuruh duduk di meja makan.
"sini Ica ayo maka , kenalin ini suwami aku "
__ADS_1
Ica berjabatan tangan dengan kukuh , kukuh menatap Ica seperti tidak biyasa . Merry seketika menjadi bingung dengan tatapan kukuh yang menatap Ica seperti itu. Ica hanya menundukkan kepala .
di meja makan tidak ada yang di mereka bicarakan , aku hanya melihat kukuh memandang Ica dengan tatapan diam diam , begitu juga dengan Ica yang memandang kukuh diam diam. Merry hanya tersenyum kecil melihat sikap mereka yang diam diam saling memandang.
kukuh pergi ke kamar , Ica membatu Merry membersihkan piring kotor. " Kamu udah lama menikah dengan kukuh "
"mau 5 thn kurang lebih , kamu pernah mengenal kukuh "
" ya aku mengenal dia begitu baik "
seketika mata Merry membulat , sungguh tidak di sangka aku bisa mempertemukan seseorang yang sangat mengenal kukuh.
" apa kamu pernah berpacaran dengan kukuh "
Ica tidak menjawab tapi Ica hanya terdiam , tanpa kata Merry di buat penasaran dengan sikap Ica dan kukuh. Ica yang kembali lagi ke kamar kemudian setelah merapihkan piring bekas makan . kemudian Merry naik ke kamar atas.
baru menginjak dua langkah masuk ke kamar kukuh sudah menyerang banyak pertanyaan kepada Merry . " bagai mana kamu bisa kenal dengan wanita itu , kenapa kamu suruh dia masuk ke sini . kamu usir dia beri dia uang , Jagan sampai wanita itu menjadi duri dalam rumah tangga kita "
"kenpa kamu bicara seperti itu sayang , aku tidak mungkin mengusir dia " Merry tiba tiba menagis mendengar kukuh berbicara seperti itu .
__ADS_1
melihat Merry menagis kukuh mulai menenangkan Merry dengan lembut , kukuh memeluk tubuh Merry kemudian kukuh menjelaskan siyapa Ica dan ada apa Ica di masa lalu kukuh .
# ini novel pertama saya mohon maaf kalo Masi ada kalimat yang kurang kurang 🙏🏻 , mohon bantuan nya dong kakak kasi like dan tinggalkan komen ya kakak 😉 🙏🏻🙏🏻 #