
pagi itu sungguh kenikmatan yang luar biasa , rasa nya bercinta degan Riko sangat berbeda .
setelah itu kami mulai membersihkan diri.
dan kukuh mengantar aku untuk mengambil mobil yang terparkir di karoke tempat aku kerja. sebelum aku keluar dari mobil dia menarik tangan ku dan memberi ku amplop berwarna coklat , yang terlihat begitu tebal .
"ini buat kamu , kmu mau kan jadi pacar aku ?"
sungguh dilema kala itu , aku yang bingung harus memilih Riko atau kukuh ...
"hemmm ... "aku tidak menjawab tapi aku hanya tersenyum .
aku pun langsung keluar dan berlari menuju mobil.
tapi setelah aku masuk ke dalam mobil. ku ambil ponsel dari tas ku . ternyata ada panggilan tidak terjawab dari Riko .
aku pun benar bner panik , aku memang tidak pernah pacaran . sebenar nya aku takut Riko melihat aku pergi ke hotel bersama kukuh.
kali itu pikiranku sudah tidak tidak karuan .
akhir nya aku beranikan diri untuk menelfon Riko kembali.
"sayang maafin aku ya , beberapa bulan ini aku jarang menemanimu aku benar benar sangat sibuk sayang. tapi hari ini aku udh sampai di hotel tempat langganan kita . kamu Dateng atau aku jemput ?
"nanti aku yang datang menemui kamu sayang "
__ADS_1
pinta Merry
"aku tunggu ke datangan mu sayang "
"ya sayang "
ku akhiri panggilan telpon dari Riko. aku pun sedikit takut , takut Riko mulai curiga terhadap ku .
aku menuju rumah , seperti biyasa setiap dapat uang , aku akan memberikan uang itu ke ibuku .
aku ingin usaha warung nasi ibuku memiliki berpa cabang jadi setiap aku mendapatkan jumlah uang yang besar setengah nya untuk masa depan ku ,
setengah nya untuk perawatan tubuh ku.
setelah menuggu lama akhir nya suara Bell berbunyi , akhir nya Merry pun datang .
sambil tersenyum dan mengeluarkan ekspresi bhagia
"maaf ya syang lama , soal nya aku tadi sedikit sibuk , terus semalem aku gak enak badan.
Riko yang langsung memeluk Merry .
dan memeluk Merry begitu lama nya hingga membuat Merry susah bernafas.
"sayang peluk nya Jagan kenceng "
__ADS_1
akhir nya aku mulai mengobrol santai dengan Riko. aku yang langsung tidur di pangkuan Riko , dan Riko yang membelai rambut panjang milik ku. mulai lah pertanyaan pertanyaan yang keluar dari bibir Riko.
"kamu selama gak ada aku ke mna aja sayang , sama siyapa , jalan dengan siyapa aja "
aku yang tersenyum mulai heran dengan pertanyaan Riko biyasa nya dia tidak terlalu banyak bertanya.
tapi aku pun mulai menjawab pertanyaan nya degan santai
"sehabis aku lulus sekolah aku gak ke mna mna syang aku cuma di rumah , ke salon , udah ituu aja.
sempet si aku kerja jadi SPG tapi aku keluar karna pengajian yang di janjikan tidak sesuai.
Bagun dari kasur terlihat wajah Riko yang sangat marah pada ku waktu itu.
"kamu kerja jadi SPG ,ya ampun Merry apa aku gak salah dengar. apa uang bulanan dari aku terlalu sedikit ? sampai sampai kamu harus kerja.
menuju koper dan dia mengambil emas batangan dari koper nya , di ambil kan mas batangan itu sekitar sepuluh batang emas logam mulia , satu lempeng nya bertuliskan 10 gram .
"kamu Jagan kerja cukup tunggu aku pulang , di rumah aja Jagan ke mna mna " sambil terlihat begitu marah , aku menuggu kamu dari semalem tapi kamu gak angkat telpon ku keterlaluan kamu Merry .
aku yang langsung mulai menjelaskan pada Riko .
"aku hanya bekerja jadi SPG sayang , aku masi muda umurku masi muda , beri aku sedikit kebebasan ,
sifat Riko yang mulai sedikit terlalu membatasi , dan mulai cemburu tidak karuan terhadapku. membuat aku benar benar bingung dengan sifat nya itu.
__ADS_1