Duka Wanita Malam

Duka Wanita Malam
DI JEMPUT


__ADS_3

kamar Merry di rumah ibu .memang tidak semewah kamar kukuh . tapi semua aku dapatkan dari hasil kerja kerasku.



memang kamar ini sangat sederhana tapi aku merasakan kenyamanan yang luar biasa di kamar ini . aku pelan pelan merubah hidupku dan ibu menjadi orang yang berkecukupan . walpun awal nya kami sangat miskin


demi ibu aku rela melakukan apa saja asal ibuku bisa tinggal dengan layak. di tambah lagi ibuku yang sangat pintar menyimpan uang . setiap uang yang ku berikan pada ibu. dia tidak pernah mengunakan uang nya degan boros . ibu selalu mempergunakan uang nya degan benar . untuk sekedar jajan saja ibu ku selalu meminta izin kepadaku.


dan akhir nya aku dan ibu ku sudah bisa hidup degan layak , memiliki kos kosan , rumah sekaligus tempat usaha. ibu ku sengaja tidak mau memindahkan warung makan nya ke ruko yang besar . karna dia ingin Masi mau membantu karyawan nya untuk bekerja.


walpun ibuku sudah tua tapi dia masi tetap lincah dan aktif .


"sayang ini ibu bawa makan ke sukaan kamu , nanti kamu makan ya syang , kamu ada apa cerita dong sama ibu . apa ada Maslah dengan kukuh "


"waw kelihatan nya enak , aku gak ada masalah apa apa buk . aku baik baik saja sama mas kukuh . cuma dia sekarang mengambil semua atm , kartu kredit milik ku semua nya di ambil sama dia .


"memang kamu butuh uang nak " tanya ibu


"aku gak butuh buk , tapi mas kukuh sekarang membatasi semua yang aku lakukan. dari aku keluar rumah pun aku udh gak boleh lagi , apa lagi hanya sekedar nongkrong di cafe sama temen . itu di larang buk.


"ibu tau kamu anak yang bebas , mungkin kamu sekarang lagi butuh beradaptasi degan kukuh . di jalani saja nak . nanti kalo kamu sudah ada anak . kamu bakal betah kok di rumah .


sambil menikmati santapan yang ibu berikan dan mendengarkan nasehat ibu . Merry pun sedikit bisa menerima ke adaan nya.


setelah menikmati sarapan yang di berikan ibu . aku pun keluar dari kamar . melihat sekeliling rumah . dari atas balkon lantai dua aku melihat kos kosan yang selalu penuh degan wanita muda di dalam nya.


dari atas aku melihat pak RT yang datang ke rumah . aku melihat dan aku segera turun ,menemui pak RT


"assalam muallaikum "


"kum salam ya silakan masuk pak RT "


" ada kamu mer , ada ibu "


" ibu di warung pak , ada yang bisa saya bantu pak "


"rencana nya kampung ini akan merenovasi Mushola yang ada di ujung desa mer . pak RT meminta sedikit bantuan dari tiap tiap rumah . semoga keluarga kalian bisa memberikan sedikit rezeki nya.


"ya baik pak , saya usaha kan besok siang aku kirim material untuk tambah tambah renovasi Mushola kita pak.

__ADS_1


"ya sudah kalo begitu terima kasih banyak , dan BPK pamit pulang ya mer. semoga bantuan kamu dan ibu bisa bermanfaat .


walpun dulu jalan hidup ku menyimpang , tapi untuk urusan seperti ini aku tidak pernah mengabaikan nya. tanpa berunding dengan ibu aku segera bergegas menuju toko material , aku mebeli semen , keramik . dan kemudian aku memesan pasir. setelah itu aku langsung menuju rumah ibu. di perjalan aku melihat panggilan tak terjawab dari kukuh.


dan ternyata kukuh berpa kali telah menelpon ku.


aku pun segera tancap gas dan segera pulang


ibu yang melihat mobil yang terparkir di halaman nya "loh ini kan mobil kukuh "


kukuh turun dari mobil dan bersalaman degan ibu.


"apa kabar buk "


"apa Merry minta jemput kamu nak " sambil mengajak kukuh ke dalam rumah.


"tidak buk , cuma saya yang inggin main ke sini , mana Merry buk .


"dia tadi di dalam , tapi mobil nya tidak ada nak kukuh " ibu mencari Merry.


" ya sudah buk biar aku tunggu di dalam "


sampai kamar kukuh masuk ke kamar Merry . ternyata kukuh melihat Poto Poto Nadira dan Merry yang sudah bersahabat dari SMA .


"sahabat macam apa Nadira itu " gerutu kukuh.


Merry sampai di halaman rumah , dia melihat mobil kukuh Yang sudah terparkir . Merry lalu mencari ibu di warung.


"buk mana mas kukuh , apa dia datang dari tadi "


"ya mungkin sudah ada sekitaran satu jam dia menuggu kamu "


"ya ampun lama juga , pasti dia marah " aku langsung menuju ke lantai dua .


cekelek ..


aku membuka pintu benar saja kukuh sedang tertidur di kamar Merry. ketika kukuh sedang tidur degan pulas. aku mengambil handphone milik kukuh . lalu aku mengecek handphone kukuh aku melihat satu nomor yang seperti nya tidak asing buatku.


"nomor ini seperti nya aku tidak asing "

__ADS_1


ternyata suara Mery membangunkan kukuh yang sedang tertidur .


"kamu dari mana sayang " tanya kukuh degan nada suara yang begitu lembut , dan bermanja degan Merry.


belum sempet menjawab kukuh sudah memberikan pertanyaan yang begitu membuat nya tegang.


"apa ini kelakuan kamu , di rumah ibu kamu Masi doyan keluyuran "


kukuh selalu memberikan banyak pertanyaan tanpa memberikan kesempatan untuk menjawab.


aku pun langsung mengalihkan pertanyaan tersebut.


"kamu capek , kamu laper aku ambilkan makan ya mas tunggu sini "


aku menuju dapur untuk menyiapkan makanan untuk kukuh. tapi sambil menyiapkan hidangan makan buat kukuh. aku mencurigai nomor yang telah menelpon kukuh berkali kali itu.


aku meyiapkan makan siang untuk kukuh. aku datang menghampiri kukuh.


"ini sayang makan yang banyak kamu pasti lapar , apa kamu mau ajak aku pulang mas "sambil meletakan makanan di meja .


" ya kamu harus pulang sayang , aku kesepian tanpa kamu " sambil menata onp mata Merry.


" baik lah nanti sore kita pulang ya mas , sekarang kamu istirahat dulu "


setelah makan begitu lahap nya kukuh mulai tertidur. aku menuju ke rumah pak RT dan membicarakan pengiriman material yang sudah sampai.


aku membicarakan kepada ibu untuk biyaya pembangunan Mushola biar nanti ibu yang menelpon aku jika musholah Masi memerlukan sesuatu.


jam sudah menunjukan pukul 5sore akhir nya aku dan kukuh bersiap siap untuk segera pulang.


"buk Merry pulang dulu ya buk " ucap Merry sambil memeluk ibu


"baru sebentar knpa buru buru si nak "


"nanti kalo ada waktu senggang ya buk kami nginep di sini " ucap kukuh sambil mencium tangan ibu.


Merry dan kukuh akhir nya berpamitan , dan segera pulang menuju rumah kami.


setelah menikah degan kukuh aku jarang sekali bisa menginap di rumah ibu. terkadang seorang anak perempuan yang sudah menikah rumah ke dua nya rumah ibu , rasa rindu terhadap ibu terkadang begitu besar . tapi di sisi lain ada seorang suwami yang harus di utamakan .

__ADS_1


__ADS_2