Duka Wanita Malam

Duka Wanita Malam
papi iko


__ADS_3

Merry pulang bersama kukuh menuju apartemen mewah itu.


sampai di dalam apartemen seperti biyasa aku mulai mandi degan air hangat , setelah selesai mandi .


aku menghampiri kuku yang sedang duduk balkon.


sambil memeluk pinggang kukuh dan bergelayutan manja .


"sayang aku besok pulang ke rumah ya "


"kamu bosen tinggal di sini " tanya kukuh


"enggak sayang aku suka dekat kamu , tapi aku harus ganti membawa pakayan .


"masalah itu kita bisa beli yang baru "


"ada urusan lain yang harus ku urus sayang "


"baik lah tapi nanti kamu akan kembali ke sini kan sayang "


"pasti dong "


kami berdua menatap langit yang hampir menjelang pagi itu. suasana malam yang begitu indah. membuat aku tertidur pulas di bahu kukuh yang begitu tegak.


pukul 11 siang. seperti biyasa aku setiap pagi di tinggal kukuh entah ke mna rimba nya. aku melihat sekeliling tidak ada orang. bergegas mandi.


kali ini aku bisa keluar rumah karna kukuh telah memberikan ku kunci apartemen milik nya . ada not di kulkas


"aku pergi kerja , aku tinggalkan kunci rumah dan uang jajan kamu di amplop coklat , cepat lah pulang sayang "


aku yang membaca not yang di tempel itu tertawa lucu melihat tingkah kukuh.


aku segera membersihkan diri ku untuk pulang ke rumah ibu.


ternyata ada mobil sport milik kukuh di parkiran itu. terbuka kaca mobil nya ternyata itu teman nya .


dia mengantarku , untuk mengambil mobilku yang ku tinggalkan di parkiran mobil.


"terimakasih ya mas "


aku turun dan langsung menuju mobil ku yang di parkir jauh di sana.


aku segera pulang ke rumah , aku sudah tidak sabar melihat kos kosan yang sudah di kerjakan oleh tukang bangunan itu.


kebetulan hari itu , aku bertemu degan pemborong yang mengerjakan kos kosan itu. dia menjelaskan bahwa nanti akan di bagun lima kamar di bawah , dan lima kamar di atas.


pemborong itu menjelaskan detail detail bagian kos kosan itu dan aku pun sangat bersemangat medegar nya mungkin sekitar 6 bulan kami sudah selesai .


kami membicarakan berpa banyak rupiah yang harus di keluarkan . sungguh pengeluaran yang begitu dahsyat.


tapi aku tetap berusaha.


aku segera menemui ibuku. dan memberikan dua amplop coklat yang di berikan oleh kukuh .

__ADS_1


"buk ini tambahan uang , nanti kalo Masi kurang uang ibu bisa telpon Merry "


"ia sayang , kamu hati hati kerja nya ya "


"ya buk Merry pergi dulu ya buk "


"kok baru sampai udh pergi lagi.


"iya buk ada teman ku sudah menuggu "


aku mengemas sedikit baju baju ku ke dalam koper warna merah muda.


dan memasukan ke dalam begasi mobil ku "


aku masi memiliki sisa uang di ATM ku , aku segerah mengambil ATM dan menarik uang . membelikan 4karung beras berukuran 25kg , mi instan 5dus. dan beberapa uang tunai .


aku menuju panti asuhan terdekat dari tempat itu , aku memberikan santunan buat anak anak panti itu.


sehina nya pekerjaan ku , aku tidak pernah lupa untuk bersedekah.


setelah itu aku menuju apartemen milik kukuh di perjalan menuju apartemen .smartphone ku berbunyi


ku angkat telpon itu .


"sayang kamu ke mna aja , kamu mau job gak ?


"iya mau madam "


"sekarang ya , kamu menuju agensi ya syang madam tunggu "


aku yang segera menelpon kukuh


"tuuuttttt ... tuuuuuuttttt ...


"ia sayang ada apa , kenpa kamu belum ke apartemen "


"maaf sayang malam ini aku di suruh pulang ke rumah nenek ,nenek ku masuk rumah sakit . maaf ya syang "


ku putuskan telpon secara sepihak , aku berbohong nenek ku sakit , karna nenek ku sudah meninggal maka nya aku berani berbohong seperti itu .


akhir nya aku sampai di agensi madam Lia , dia yang sudah menuggu ku lama .


seperti biyasa kami di suruh cek kesehatan , dan segerah perawatan di sana . hampir jam tuju malam . aku di antar madam Lia ke sebuah hotel mewah yang berada di kota ku.


aku di antar kan di kamar 308. aku pun sangat terkejut melihat sosok di balik pintu itu badan yang begitu tegap , dan gagah , memiliki wajah yang begitu tampan .


"kamu apa kabar Meri " sambil tersenyum bahagia .


"loh papi Iko "degan muka yang begitu kaget


dan madam Lia berpamitan pada papi Iko dan meniggalkan tempat itu dan aku mulai masuk ke dalam ruangan itu.


"di mana mami Vera ?"tanya ku pada papi

__ADS_1


"hari ini aku ada urusan bisnis jadi aku mampir ke sini untuk temui kamu .


"aku yang tersenyum "sambil memeluk erat papi Iko .


setiap kali melihat papi Iko , mengingatkan aku degan Riko , mantan pacarku dulu. hati ku sedikit terobati setelah melihat dia. rasa rindu ku yang begitu dalam sirna ketika melihat papi Iko.


"kenpa papi Iko mau ketemu aku lagi ?" sambil bermanja terhadap papi.


"kamu main nya sepenuh hati jadi aku suka itu "


aku yang tersenyum mendengar itu .


akhir nya badan ku yang kecil ini di bawa ke atas ranjang . perlahan lahan papi Iko mulai membuka kancing baju ku.


setelah dilucuti pakaianku kami pun mulai permainan yang begitu hangat ,


raut wajah papi Iko yang membuat aku rindu degan Riko rasa nya sedikit terlepaskan , suasana malam yang penuh degan rasa rindu . benar benar malam yang begitu nikmat .


papi bilang dia tidak pernah mendapatkan kenikmatan yang begitu hangat saat bersama isteri nya.


Merry yang memang meguasi permainan ranjang benar benar selalu membuat papi Iko merasakan sesuatu yang luar biasa .


setelah kami menumpahkan rasa nikmat yang berkali kali kami tumpahkan malam itu.


"kamu benar benar bisa membuat aku puas sayang "


aku pun tersenyum dan merasakan kelelahan


"temani aku sampai pagi ya Merry ku sayang "


"ia papi "


setelah itu kami sama sama membersihkan diri aku milahat jam pukul dua belas malam .


tapi ternyata ponsel papi dari tadi terus terusan berbunyi.


"iya sayang aku masi sibuk mungkin aku besok akan pulang " .


ketika aku keluar dari kamar mandi papi langsung mematikan telpon nya.


setelah itu aku memakai lingerie yang telah ku siapkan tadi . papi Iko yang tiba tiba memeluk ku dan memberikan surprise kepada ku.


sebuah kotak kecil berwana biru.


"ini buat kamu " sambil menunjukan kotak kecil warna biru di depanku.


ku ambil kotak itu dan langsung membuka nya


"ternyata isi nya sebuah cincin yang berisi diamond berwarna biru .


aku yang langsung berbalik dan memeluk dan mencium bibir papi Iko berkali kali membuat aku ke girangan mendapatkan hadiah itu.


"makasi banyak ya papi.

__ADS_1


"ia sama sama Mery ku syang , besok pagi jam 7 aku sudah mulai ke airport . jadi sekarang kita tidur agar besok pagi tidak ke siangan .


__ADS_2