
setelah saya mengetahui Nadira hamil , kami berdua menuju dokter kandungan . karna mual yang di rasakan oleh Nadira .
setelah di periksa memang benar Nadira hamil dan usia kandungan nya sudah menginjak delapan Minggu .
karna pergaulan yang begitu luas . kami memang punya banyak yang mengerti tentang aborsi . waktu itu teman kami yang bernama Armin , ibu nya seorang dukun bayi , kami langsung menuju rumah Armin.
sebelum menuju ke rumah Armin kami membeli oleh oleh untuk keluarga Armin. kan malu ya kalo datang kerumah teman gak bawa apa apa . kami menuju tokok kue terkenal di kota itu. tidak lupa membeli yang lain nya.
setelah itu kami datang dan menanyakan tempat urut yang bisa membuang janin kepada ibu Siti .
di situ ibu Siti menjelaskan degan kami . nama nya mbok Imah , rumah nya di ujung kota . metode yang di gunakan bukan urut , atau pun degan alat dokter lain nya. tapi degan metode ilmu hitam.
percaya gak percaya ,memang itu nyata Nadira rasakan aku menjadi saksi untuk kejadian hari itu. akhir nya setelah berbincang bincang bersama ibu Siti. kami menuju mencari rumah mbok Imah .
di sini Nadira sengaja melakukan aborsi , karna laki laki yang menghamili tidak mau bertanggung jawab , di tambah lagi Nadira mau menamatkan sekolah nya terlebih dulu .
ternyata Nadira juga bukan anak kandung dari orang tua nya. dia hanya anak angkat , ayah nya tidak mau menerima Nadira , tapi ibu nya membesarkan nya degan penuh cinta .
__ADS_1
karna ibu Nadira yang sering sakit sakitan , di tambah keperawanan nya sudah di rebut dengan kekasih nya . maka nya dia menjadi wanita panggilan .
itu sedikit cerita tentang Nadira.
lalu aku dan Nadira menuju pinggir kota menuju rumah mbok Imah .
setelah Berjam jam mencari gang dan menanyakan rumah mbok Imah. ternyata mbok Imah nama nya sudah sampai mna mana akhir nya kami dengan mudah menemukan rumah mbok Imah .
setelah sampai di depan rumah mbok Imah
ternyata nama mbok Imah di kota itu sudah banyak di perbincangkan , ternyata pasien yang datang ke tempat mbok Imah pun dari luar kota .
segitu hebat nya mbok Imah. awal nya aku pun tidak yakin.
akhir nya kami masuk , dan menunggu antrian. di situ Nadira sedikit takut dia mengajak ku untuk masuk.
aku melihat di sana banyak menyan yang di bakar setelah itu kami di suruh membayar uang untuk aborsi terlebih dulu . kami mulai membayar nya . dan pekerjaan mulai di lakukan.
__ADS_1
di sini mbok Imah mulai menjelaskan
"kalo di sini gak di urut , uang yang kamu kasi itu untuk di belikan minyak , nama nya minyak gunung Kawi , nanti perut nya di oleskan minyak Khusus milik kamu .
kami berdua memang sedikit tidak percaya degan urus urusan mistik seperti ini . cuma ya kami harus percaya. sebelum kami pulang . kami di beri peringatan degan mbok Imah
"nanti kalo di rumah kami tercium bau seperti bau menyan , jagan berisik , tanda nya dia lagi mengerjakan tugas nya . nanti kalo belum keluar rajin ke sini untuk di oles minyak.
"iya mbok , kami pulang dulu mbok "
sambil berpamitan kami menuju mobil . dan langsung otw pulang ke kosan Nadira .
di dalam mobil karna Nadira menagis tidak berhenti berhenti akhir nya aku yang mengemudi , dan akhir nya sebelum pulang kami makan di McD Nadira Masi menagis .
dia bercerita , kenapa di menjadi bodoh karna mantan nya yang benar benar telah membuang ku seperti itu . di situ aku hanya menjadi pendengar setia , tanpa menghakimi Nadira.
karna aku sadar setiap manusi tidak ada yang sempura , setiap orang memiliki masa lalu yang kelam , masa lalu yang pahit , tapi tidak ada yang boleh menghina masa lalu seseorang , karna kita belum tentu lebih baik dari nya . seburuk buruk nya masa lalu , tidak ada yang bisa tau masa depan nya.
__ADS_1