ENEMY

ENEMY
5. ketemu mantan


__ADS_3

Keyla hanya diam saja memandangi iqbal yang mendekatinya dan berkata demikian. Ia memulai kegiatan memasaknya dan mengabaikan iqbal.


"Kenapa kamu diam? Kamu ga bisa apa nunjukkin wajah kamu yang bahagia dan senyum gitu ke suami kamu?.."


"Mau kamu apasih?.." kata keyla yang mulai geram.


"Kamu pikir aku akan bahagia dengan umur aku yang masih muda aku harus menikah bahkan aku gabisa nikmati masa muda aku bahkan aku harus menikah dengan musuh papa aku sendiri, dengan orang yang selama ini buat aku selalu menderita padahal papa ku belum tentu salah tapi udah dituduh engga engga sama papa kamu itu.." keyla membanting sendok didepannya, Lalu keyla berlalu pergi.


Iabal menyesal dengan perkataannya sendiri dan membantung tubuhnya di kursi. Ia menyesal telah melukai istrinya. Sampai malam, mereka hanya berdiam diri dan tidak ada komunikasi antar mereka. Ahkirnya iqbal menghampiri keyla yang berada di kamar.


"Maaf aku ga seharusnya ngomong gitu ke kamu, maafin aku, aku janji sama kamu, kamu mau ngapain aja boleh bahkan kamu mau nikmatin masa muda kamu boleh, kamu mau ngajak temen atau mau jalan jalan bahkan kamu mau beli barang barang mahal aku akan usahain itu buat kamu.." kata iqbal, keyla hanya diam sama memandangi suaminya.

__ADS_1


"Sekarang kita makan dulu ya, daritadi pagi belum makankan?.." iqbal menuntut keyla menuju ruang makan dekat dapur.


***


Tok..tok..tok...


Keyla mulai membuka pintu rumahnya, ia sudah menduga suaminya akan pulang. Keyla mulai membuka pintu tersebut, dan betapa terkejutnya ia melihat siapa yang datang, bukan suaminya melainkan nathan.


"Gue kangen banget sama lo.." keyla langsung melepaskan pelukan nathan dan mundur satu langkah.


Iqbal yang melihat pria itu dibalik pohon rindang tepat disamping rumah, ia bersembunyi. "Siapa laki laki itu?" Batin iqbal. Rasanya benar benar seperti tergores pisau tajam, sakit sekali. Siapa yang tidak sakit hati, jika istrinya dipeluk laki laki lain.

__ADS_1


"Kamu kok bisa tahu aku disini?" Pertanyaan pertama yang terlontar pada bibir keyla.


"Tidak boleh menemui pacar sendiri?" Jawab nathan. Deg! Seketika perasaan iqbal benar benar terbelah seperti kiamat saja. Nathan mendekatkan wajahnya mendekati bibir keyla, iqbal yang melihat itu, dirinya benar benar tidak kuat jika harus melihat keyla menerima ciuman itu.


Iqbal pergi meninggalkan rumahnya sendiri. Di sisi lain, keyla yang mulai sadar nathan mendekat pada dirinya, ia mulai mendorong tubuh nathan dan sekali lagi mundur satu langkah. "Maaf nathan, gue udah punya suami, gue sangat mencintai suami gue. Mending lo pergi dari sini.."


"Tapi key.." perkataan nathan terpotong. " sorry nat, mending lo pergi dari sini, gue ga mau suami gue salah paham.." keyla menutup pintunya meninggalkan nathan yang masih berada di balik pintu, ia benar benar tidak mau jika iqbal melihat kejadian tadi.


Di sisi lain, iqbal termenung pada bangku dekat dua pohon rindang, ia benar benar rak bisa membayangkan jika istrinya dicium laki laki lain, bahkan dia saja tak pernah sekalipun menyentuh bibir itu. "Apa ini? Kenapa aku seperti lelaki menyedihkan sekarang? Bahkan aku sendiri yang mengatakan padanya bahwa ia boleh melakukan apapun diusianya yang masih 17 tahun, tapi kenapa aku seperti ini?" Kata iqbal.


***

__ADS_1


bersambung..


__ADS_2