ENEMY

ENEMY
6. minta maaf


__ADS_3

Keyla yang sedang menunggu suaminya, ia mondar mandir, "kenapa iqbal belum pulang? Apa dia lembur?" Kata keyla sambil mengotak atik kedua tangannya, ia benar benar cemas pada suaminya.


Pintu dibuka, keyla menghentikan langkahnya, ia melihat suaminya dengan raut wajah yang tidak bisa diartikan.


"Iqbal.." keyla mendekat pada suaminya.


"Kamu belum tidur?" Jawab iqbal.


"Belum.." kata keyla.


Iqbal menatap bibir kecil keyla, ia teringat kejadian tadi, "bibir itu, pasti sudah..."batin iqbal. Iqbal menghela napasnya. Keyla yang melihat itu, ia merasa aneh. Kenapa iqbal melihat bibirnya begitu lekat, mungkinkah iqbal menginginkannya? Pikiran keyla mulai diserbu pertanyaan pertanyaan aneh.

__ADS_1


Iqbal meninggalkan keyla, menuju ke kamar. Iqbal membersihkan dirinya dan bersiap tidur. Keyla merasa aneh pada tingkah suaminya itu, biasanya iqbal sering mengajak ngobrol dirinya, tetapi kali ini iqbal hanya diam.


Keesokan paginya, iqbal segera bersiap untuk ke restoran, keyla baru saja membuka matanya, ia melihat iqbal tengah sibuk mengambil pakaian kerjanya. "Iqbal.." kata keyla, tidak menghentikan aktivitas iqbal, ia masih saja memakai pakaiannya.


"Kamu mau sarapan dulu ga? Aku masakkin bentar ya," keyla mulai turun dari tempat tidur. Iqbal yang meliriknya sekilas, "gausah!" Jawab iqbal.


Keyla menghentikan langkahnya, "kenapa?" Tanya keyla.


***


Tak henti hentinya keyla mondar mandir menunggu iqbal pulang, keyla sangat yakin bahwa iqbal pasti tak akan langsung pulang "kenapa aku ga peka banget sih?" Kata keyla cemas ia mengotak atik jemarinya sembari menunggu suaminya.

__ADS_1


Hampir tengah malam, iqbal baru pulang. Dengan wajah yang masih sama lesunya seperti malam kemarin, ia benar benar tak bisa melupakan kejadian itu. Sungguh menyakitkan bagi hatinya. Iqbal melangkah ke dalam kamar, ingin segera membersihkan diri dan ingin tidur diluar saja. Rasanya ia tak ingin melihat bibir istrinya itu.


"Iqbal!!" Keyla menunggu iqbal didepan pintu kamar mereka, keyla akan marah karna pulang malam, pikir iqbal. Tetapi hal mengejutkan terjadi, keyla menyambut suaminya dengan sebuah ciuman kaku. Iqbal kembali dikejutkan pada sikap keyla saat ini. Iqbal mulai melemah, kini ciuman itu berubah menjadi *******.


Cukup lama iqbal merasakan bibir manis dan mungil istrinya, kini ia mengingat kembali kejadian malam itu, sungguh perih. Iqbal seketika menghentikan ciuman itu.


"Maaf.." iqbal mulai melangkah menuju kamar mandi, tetapi tangannya ditahan oleh keyla


"Iqbal, kamu salah paham kemarin itu nathan dia memang mantan pacarku, tapi kita kemarin ga ciuman kok.." keyla mencoba menjelaskan pada iqbal, "aku minta maaf, aku juga ga tahu nathan tahu darimana aku tinggal disini.." kini keduanya saling menatap.


"Sebenarnya kemarin aku nungguin kamu, tapi kamu pulang malam, aku mau minta maaf seharusnya kemarin aku ga ngomong kasar gitu sama suami aku sendiri, dan udah kewajiban aku sebagai istri kamu untuk menerima kamu menjadi suami aku, aku minta maaf soal itu.." keyla menjelaskan dengan menunduk, ia merasa malu dengan sikapnya kemarin.

__ADS_1


__ADS_2