ENEMY

ENEMY
8. mengetahui kebenaran


__ADS_3

"Kamu takut anjing?" Tanya iqbal.


"I..iya.." jawab keyla.


Orang yang membawa anjing tersebut sudah dekat dengan posisi iqbal dan keyla seketika iqbal melihat anjing itu, ia mengelus pelan anjing tersebut.


"Anjing lucu gini, kok takut?" Kata iqbal yang heran dengan tingkah istrinya.


"Ihh, takut ya takut.." keyla mulai kesal, karna iqbal malah membelai anjing tersebut tidak mengusirnya.


"Iqbal, ayo pergi!" Ajak keyla, iqbal hanya tersenyum melihat tingkah istinya.


"Ayo!" Kata keyla.


"Iqbal.." panggil keyla.


"Apa?" Kata iqbal menatap istrinya.


"Aku mau gendong.." kata keyla, "aku lemes banget gara gara anjing itu.." keluh keyla. Iqbal hanya tersenyum menatap istrinya, tingkah istrinya benar benar lucu sekali bagi iqbal.


"Sini.." ahkirnya iqbal menggedong keyla, Keyla juga menyembunyikan wajahnya di pundak iqbal. Sedangkan iqbal hanya tersenyum melihat tingkah keyla.


Iqbal berjalan kembali menuju rumah dengan menggedong istrinya. Seperti anak kecil yang sedang manja kepada kedua orang tuanya. Mereka mulai mengobrol hal hal ringan tetapi akan berguna jika salah satu dari mereka sedang marah atau ngambek.


"Kalo warna kesukaan iqbal apa?.."


"Hitam.."


"Kalo makanan kesukaan?.."

__ADS_1


"Semua makanan, termasuk kamu.."


"Aku bisa dimakan?.."


"Bisa.." kata iqbal menyertakan senyuman usilnya.


"Gimana caranya?.." tanya keyla bingung.


"Rahasia.."


"Ada eskrim, ayo beli es krim bal.." keyla meronta meminta es krim.


"Iya.." iqbal segera menghampiri warung.


Mereka ahkirnya memakan es krim dan makan bersama di padang rumput luas seraya ditemani oleh bintang bintang kecil sebagai penerang mereka di malam hari.


"Hal yang paling aku suka adalah kamu, dan hal yang paling aku ga suka kamu pergi.." jawab iqbal dengan menatap keyla.


"Gombal banget.." kata keyla, iqbal tertawa.


"Kalo kamu?.." tanya iqbal


"Aku suka kebebasan dan hal yang paling aku ga suka dikekang.." jawab keyla menatap bintang malam.


Itulah obrolan manis keduanya ketika berada di bawah gelapnya malam ini.


"Papa.." kata iqbal yang terkejut ketika melihat wijaya yang kini berada di depan rumahnya.


"Dimana keyla?.." kata papa wijaya seraya berjalan memasuki rumah kecil iqbal saat ini.

__ADS_1


"Dia lagi ke warung depan pah.." kata iqbal.


"Kau kelihatan sangat nyaman sekali berada di rumah yang sempit dan kecil ini.." kata wijaya memiringkan senyumnya seraya duduk di kursi.


"Iqbal bahagia pa.." kata iqbal jujur.


"Jangan lupa kata papamu ini, dan kamu harus mematuhinya yang aku katakan bahwa kau hanya memanfaatkan keyla bukan mencintainya.." kata wijaya.


Mendengar hal tersebut keyla yang masih berada di luar menjadi sangat terkejut. Ia sadar bahwa selama ini ia hanya dibodohi saja oleh iqbal dan keluarganya. Keyla yang masih berdiam diri dan berusaha mendengar jawaban iqbal.


"Ya pah.." kata iqbal singkat.


Mendengar jawaban iqbal membuat keyla diam, ia melangkah masuk tanpa ada satupun kata terucap dari mulutnya. Ia segera menyapa wijaya yang saat ini sudah menjadi mertuanya.


"Malam pah.." kata keyla dengan tersenyum terpaksa.


"Kalo gitu papa pergi dulu.." kata wijaya bergegas pergi.


"Keyla.." kata iqbal mrndekati keyla.


"Kamu dari kapan disini?.." kata iqbal cemas.


"Daritadi.." keyla segera bergegas masuk kedalam kamar.


"Keyla buka pintunya, kamu denger pembicaraan papa sama aku tadinya.." kata iqbal diluar kamar.


***


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2