ENEMY

ENEMY
7. takut


__ADS_3

"Iqbal kamu jangan diem aja dong, aku minta maaf, aku beneran ga ciuman kok sama nathan.." iqbal melepas genggaman keyla, ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


Keyla hanya diam, pasti iqbal sudah sangat marah padanya pikir keyla, keyla menunggu iqbal di tepi ranjang mereka. Iqbal keluar dan menuju ke lemari kecil untuk mengambil pakaian. Keyla mengikutinya.


"Iqbal, maafin aku.. aku salah aku tahu.." keyla mengenggam lagi lengan iqbal, "aku kan sudah ngasih ciuman pertama aku buat kamu tadi.. sebelumnya aku ga pernah ngasih ke siapa siapa kok.." iqbal menahan senyumnya, ia masih ingin ngambek pada istrinya ini, sangat lucu pikir iqbal. 


"Sudah, ayo tidur.." iqbal hanya mengatakan kata kata yang tak diinginkan oleh keyla, iqbal naik ke ranjang dan memposisikan dirinya untuk tidur, keyla juga melakukan hal yang sama, iqbal kini membelakangi keyla, keyla benar benar merasa bersalah pada suaminya itu.


"Iqbal, kamu masih marah sama aku.. aku minta maaf ya.." keyla kini menghadap ke iqbal, ia mengotak atik jemarinya untuk menulis nulis di punggung iqbal.


"Aku harus ngelakuin apa supaya kamu ga marah?" Keyla kembali bicara, tapi tak ada sahutan apapun dari mulut iqbal.


Tiba tiba suara ketawa iqbal mengejutkan keyla, "iqbal kamu ketawa?" Iqbal memutar posisinya agar kembali menghadap ke keyla. Iqbal memeluk keyla.


"Maafin aku, udah marah marah ga jelas.." iqbal tersenyum.

__ADS_1


"Kamu becanda tadi?" Keyla mencoba menatap serius


"Sedikit.." kata iqbal sambil mengedipkan matanya.


"Sebenarnya aku marah, dan kesel banget sama kamu, tapi penjelasan kamu tadi udah cukup kok, aku malah berterima kasih udah ngasih ciuman pertama kamu buat aku.." iqbal mencoba menjelaskan, keyla menatap iqbal dengan senyum tipis di wajahnya. "Terimakasih.." kata iqbal sambil mencium kening keyla "ayo tidur, aku capek banget hari ini.." kata iqbal yang sudah memejamkan matanya.


Sejak tadi keyla belum juga terlelap, ia masih nyaman dengan posisi ini, posisi dimana iqbal memeluknya begitu erat walau dia sudah tertidur lelap. Senyum manis yang kini mengukir wajah keyla membuat dunianya tak lagi hitam dan putih, kini mulai berwarna lagi. Warna warni seperti pelangi.


"Apa cemburumu mengartikan rasa cintamu padaku?" Kata keyla pelan sembari melihat suaminya yang sudah tertidur lelap. Kini ia tersenyum melihat wajah suaminya.


Pagi menyinari kamar iqbal dan keyla, seketika keyla membuka matanya melihat wajahnya suaminya, pertama kali ia membuka matanya dengan tersenyum. Iqbal juga mulai membuka matanya, ia melihat keyla yang sudah melihatnya dengan tersenyum.


"Aku siapin sarapannya.." kata keyla tersenyum, ia segera berdiri dan berjalan ke dapur menyiapkan sarapan untuk iqbal yang ingin berangkat kerja.


"Wahh enak nih.." iqbal berjalan mendekati istrinya. Ia mulai duduk dan memakan masakan istinya, sangat lahap enak pikir iqbal.

__ADS_1


"Nanti kamu pulangnya jangan malem malem, bisa ga?" Tanya keyla.


"Emang kenapa?" Tanya iqbal.


"Aku mau jalan jalan.." jawab keyla malu, ia menunduk.


Iqbal tersenyum, "iya, aku usahain ya.." kata iqbal.


***


Kini mereka sudah berada di taman yang penuh dengan banyak orang, banyak cahaya lampu yang berkilauan. Iqbal dan keyla berjalan dan bergadengan tangan.


"Kamu suka?" Iqbal terseyum melihat keyla tersenyum.


"Suka dong.." keyla tersenyum, baru pertama iqbal melihat keyla yang tersenyum manis padanya.

__ADS_1


Ditengah perjalanan mereka, terdapat orang yang sedang membawa anjing, keyla yang melihat itu ia ketakutan lalu bersembunyi di belakang badan iqbal.


"Iqbal, ada anjing.." kata keyla yang sudah berdiri di belakang iqbal.


__ADS_2