
Pak Amar pun langsung menghampiri Hana yang tergeletak halaman rumah dan langsung merangkul Hana dipahanya.
" Mbak Hana Hana bangun bangun " ujar Amar sembari menepuk pipi Hana.
Namun saat itu Amar malah terpesona dengan wajah manis Hana.
" Dia benar-benar cantik dengan alami dan sederhana rasanya dia tidak cocok menjadi seorang pembantu " batin Amar sembari memegang pipi Hana.
Tiba-tiba saja mobil Pangeran datang saat itu Pangeran sangat terkejut melihat Amar yang merangkul dan memegangi pipi Hana, diapun langsung turun dari mobil dan merebut Hana dari Amar.
" Apa-apaan ini pak Amar apa yang bapak lakukan ? " ujar Pangeran.
" Maaf tuan saya hanya ingin membantu menyadarkan mbak Hana dia tiba-tiba pingsan tadi " jelas Amar.
" Sudah sekarang bapak parkiran mobil saya dan kembali ke tempat bapak dan satu lagi jangan sentuh dia lagi atau bapak akan saya pecat " bentak Pangeran.
" Baik tuan saya minta maaf atas hal ini " ujar Amar.
Pangeran pun langsung menggendong Hana dan membawanya ke kamar tamu.
" Panasnya makin tinggi, tapi kenapa pak Amar itu malah mengambil kesempatan dalam keadaan seperti ini (mengelus pipi Hana) " ujar Pangeran kesal.
Beberapa menit kemudian datang seorang dokter ke rumah Pangeran.
" Siapa yang sakit ran kamu, om atau tante karna tadi kamu tidak mau memberitahu aku atau jangan-jangan perempuan simpanan kamu ya " ujar Defri dokter pribadi keluarga Pangeran sekaligus sahabatnya.
" Lu kalo ngomong mikir-mikir udah jadi dokter masih aja ngomong lu gak bener " ujar Pangeran.
" Sorry bro masih keinget zaman kita sekolah dulu yaudah siapa ni yang mau diperiksa ? " ujar Defri.
Pangeran pun membawa defri ke kamar tamu untuk memeriksa Hana.
" Gue bilang juga apa pasti perempuan simpanan lu ga nyangka juga gue lu punya mana bentuknya natural banget ni gue suka yang alami-alami gini ni boleh kali buat gue " ujar Defri.
" Tugas lu kesini buat periksa dia bukan hal lain atau lu mau gue ganti aja ya " ujar Pangeran.
" Gue becanda ran lagian siapa juga yang berani ngerebut tuan putri dari seorang Pangeran " ujar Defri.
__ADS_1
Setelah selesai bercengkrama Defri pun memeriksa keadaan Hana.
" Gimana dia kenapa ? " Pangeran.
" Sabar bro gue baru selesai meriksa dia lu udah main nanya-nanya aja " Defri.
" Ya apa sulitnya juga sih lu ngomong aja " Pangeran.
" Iya-iya gue ngomong ni dia cuma kecapean aja terus sama suhu tubuhnya naik turun naik turun itu karna, suhu tubuhnya emang gitu biasanya itu karna faktor suhu lingkungannya juga " jelas Defri.
" Apa mungkin dia kedinginan pas tidur digudang semalam ya apalagikan malam tadi itu hujanya deras " batin Pangeran.
" Tadi kita yang disuruh ngomong cepetan ehh malah dia yang bengong dikasih omongan " ujar Defri.
" Iya gue denger kok yaudah lu pulang udah selesaikan " ketus Pangeran.
" Ketus amat tu mulut kayak gue mau rebut dia aja dari lu ran emang bener dia cewe lu udah ngomong sama om tantekan ? " ujar Defri.
" Lu pulang sendiri atau mau dijemput satpam ? " ujar Pangeran.
" Iya-iya takut amat sih pak CEO tampan (sindir) yaudah guek balik dulu tapi kapan-kapan gue mau main kesini ya mau ketemu dia " ujar Defri sembari keluar rumah.
Kamar
" Ihsssssssss (sadar) astaga kenapa aku bisa disini ini dimana ".
Hanapun langsung bangun dan keluar dari kamar itu.
" Heiii kamu mau kemana udah tau sakit masih berlagak kuat ingat ya saya menyuruh kamu datang kesini untuk bekerja, bukan untuk sakit dan mengurus kamu " tegas Pangeran.
" Maaf tuan jika saya merepotkan tuan tapi kenapa saya bisa ada di kamar ini tuan ? ".
" Kamu pikir saja sendiri sudah istirahat saja dan ambil obat kamu diatas nakas itu satu lagi, kamu boleh tidur di kamar pembantu sudah pergi dan istirahat " ujar Pangeran.
" Baik tuan saya ucapkan terima kasih juga tuan sudah mau membantu saya ".
" Eehmmmmm " jawab Pangeran.
__ADS_1
Rumah Rina
" Uhh kalo Hana sakit siapa yang mau nemanin aku cari kebaya buat lamaran ya padahal aku mau pergi sama dia, atau aku ajak sera aja kali ya " batin Rina.
Pangeran House's
" Akhirnya aku bisa tidur di tempat yang lebih layak (duduk diatas kasur) tapi, kalo aku inget waktu dulu aku bahagia banget ya itulah kehidupan kalo kita ga selalu diatas dan bahagia " membatin.
" Pangeran mama minta ke kamu jangan terlalu dendam sama keluarga Hana kita harus bisa maafin kesalahan mereka " ujar mamanya terngiang.
" Apa aku harus memaafkan dia sekarang tapi aku masih merasa benci dan dendam padanya apalagi orang tuanya " bimbang Pangeran.
" Tapi waktu itu Hana memang baik dia dan aku tidak saling marah dan benci tapi, itu karna kami masih kecil namun sekarang ini aku merasa benci dengan dirinya apakah aku salah atau tidak ? ehhh entahlah lebih baik aku istirahat " gerutu Pangeran.
" Kalo boleh aku mau kamu balik jadi Arya aja Pangeran bahkan semenit saja aku rasa pasti kita bahagia tapi, itu gak mungkin terjadi kamu terlalu membenci aku dan orang tuaku satu harapan aku semoga kamu bisa maafin aku dan orang tuaku " membatin.
" Ser kamu mau gak nemenin aku ? " chat Rina.
" Temanin kemana dulu ni ? " balas Sera.
" Cari kebaya buat tunanganan akulah kamu lupa ya " Rina.
" Ohh iya ya rin maaf deh lupa soalnya aku lagi banyak kerjaan ni tapi aku rasa gak bisa rin kamu pergi sama yang lain aja atau gak sama tunangan kamu aja " Sera.
" Yaudah deh kamu paling sibuk sekarang aku pergi sendiri aja " Rina.
" Ohhh iya aku lupa kasih tau kamu rin aku baru aja naik jabatan jadi sekertaris boss aku di kantor senang gak tu " Sera.
" Serius ser pantasan sibuk ya sekarang yaudah deh selamat buat kamu yang naik jabatan tapi kamu harus sempatin hadir ya diacara lamaran aku awas kalo gak " Rina.
" Kalo soal dateng bisa lah aku sempatin rin tenang aja yaudah aku udah dulu ya masih ada kerjaan " Sera.
" Iya-iya ser " Rina.
Rumah Hana
" Kenapa perasaan saya gak enak begini ya keinget Hana terus bagaimana dengan keadaan dia ? sepertinya tidak ada cara lain saya harus mencari pekerjaan dan tidak membuat susah Hana lagi kasihan dia " ujar Hamdan.
__ADS_1
Malam semakin larut dengan diiringi suasana sepi dan hening lagi menenangkan yang mengantarkan tidur pada kenyamanan yang begitu indah dan damai.
" Kenapa jadi kepikiran si Hana ya dia kerja apaan ya sekarang jadi pembantu kali ya hahahhah " ujar Sera saat tiba-tiba teringat Hana.