
Di balkon mewahnya pangeran sedang menikmati suasana malam yang tenang dan dingin sembari, merebahkan kepalanya melepas penat setelah seharian bekerja.
" Arya arya hana mau kasih sesuatu buat arya ".
" Hana hana mau kasih apa buat arya " ujar Arya.
" Ini (mengeluarkan kotak dari belakang punggungnya ) ambil ini buat arya ".
" Ini apa han hari ini arya gak ulang tahun kenapa hana kasih arya kado ? " Arya.
" Kado ini hana kasih bukan buat ulang tahun arya tapi kado ini sebagai permintaan maaf hana ke arya karna, mama sama papa hana udah jahat ke mama papanya arya ".
" Udah han gakpapa kamu gak perlu minta maaf yang salah itu mama papa kamu han bukan kamu " Arya.
" Terima aja kado ini arya soalnya hana takut kalo nanti arya juga marah dan benci sama hana, hana gak mau itu nanti terjadi arya maafin hana ya ".
" Gak han arya gak akan marah dan benci sama hana karna arya sayang sama hana (memeluk hana) " Arya.
" Makasih ya arya udah baik sama hana ".
Pangeran terbangun dari tidurnya.
" Gak gak ini cuma mimpi ini mimpi bukan kenyataan gak ini mimpi, aku gak pernah janji sama dia aku benci sama dia gak ini cuma mimpi " ujar Pangeran.
Sekeras apapun arya mengatakan jika itu hanya mimpi tetap saja itu adalah kenangan masa lalu yang benar-benar terjadi dan dialaminya dengan Hana.
Di rumah sakit hana sudah tertidur disamping sang papa tidur hana begitu nyenyak meskipun dalam posisi duduk, rasa lelah dan batin yang cukup tertekan membuat tidur menjadi salah satu keadaan ternyaman yang ia rasakan sebelum kembali tersadar dan menghadapi kehidupan.
Keesokan paginya orang-orang kembali menjalankan aktivitas mereka seperti biasa.
Hana kembali melakukan pekerjaannya membersihkan ruangan kantor setelah itu mengantarkan minuman untuk Pangeran.
" Permisi tuan saya ingin mengantarkan minuman tuan ".
" Ya silakan masuk " ujar Pangeran.
" Ini minumannya tuan (meletakkan minuman dimeja pangeran), saya permisi tuan ".
" Tunggu dulu jangan terlalu bergegas keluar dari sini karna saya merasa dan sepertinya kamu tidak ingat dengan apa yang saya katakan waktu itu.
__ADS_1
Jika kamu punya hutang budi kepada saya atau perlu saya ingat saya sudah membantu pengobatan papa kamu jadi kamu harus tahu harus........... " ujar Pangeran.
" Saya selalu ingat dan tahu apa yang sudah saya katakan tuan jadi tuan tidak perlu khawatir tentang itu ".
" Heemmmmm baiklah ternyata kamu masih ingat dengan hak itu tapi saya melihat jika kamu hanya, berpura-pura lupa dan menghindar dari saya " Pangeran.
" Tidak tuan saya tidak pura-pura lupa dan menghindar dari tuan ".
" Bagus jika memang begitu " Pangeran.
" Jadi apa yang harus saya lakukan untuk membalas kebaikan tuan tetapi, jika tuan memang menginginkan uang tuan kembali mungkin saya belum bisa mengembalikannya sekarang tuan ".
" Hahahaaha terdengar sangat lucu sekali ucapanmu itu, kamu pikir saya bodoh tentu saja tidak saya tidak akan minta uang saya kembali karena, kamu tidak akan bisa mengembalikannya sekeras apapun kamu bekerja.
Beruntungnya saya itu orang baik bukan orang jahat jadi sebelumnya saya ingin menanyakan bagaimana kabar papamu, apakah dia baik-baik saja setelah saya tolong " ujar Pangeran.
" Kabar papa baik-baik saja tuan mungkin hari ini beliau sudah bisa pulang ".
" Bukankah itu suatu kabar bagus karena setelah papa kamu baik-baik saja di saat itu hidup kamu yang tidak baik-baik saja ? " ujar Pangeran membuat hana sedikit takut.
" Maksud tuan apa hidup saya tidak baik-baik saja ? ".
" Tenanglah kamu tidak perlu ketakutan seperti itu kamu cukup mengikuti perintah saya itu saja tidak ada hal lain yang harus kamu lakukan tenang " ujar Pangeran.
" Ternyata kamu berani sekali menanyakan hal itu pada saya tapi sayangnya (berdiri dari kursinya dan mendekati Hana), saya akan memberi kamu perintah sampai saya puas kamu mengerti " bisik Pangeran ditelinga Hana.
Tanpa disengaja nampan yang dipegang hana terlepas dari genggamannya.
" Huhhhh tidak perlu terkejut bukankah kamu sudah mengatakan jika mau melakukan apapun demi kesembuhan papa kamu " ujar Pangeran.
" Terserah tuan saja selagi tuan senang dan puas lakukan saja apa yang tuan inginkan lakukan saja ".
Ucap hana sambil mengambil nampan yang terjatuh dan keluar dari ruangan pangeran.
" Seorang gadis yang rapuh berusaha untuk tegar cukup hebat tapi kamu belum tentu kuat menghadapi saya, ingat apa yang kamu tuai maka itu yang akan kamu dapatkan " ujar Pangeran dengan senyum sinisnya.
Setelah jam pulang kerjanya Hana bergegas menuju rumah sakit dan beruntungnya papa Hana sudah bisa pulang.
Di Rumah
__ADS_1
" Alhamdulillah ya han papa udah boleh pulang ohh iya papa udah bisa cari.... " ujar Hamdan.
" Pa papa istirahat dulu ya papa jangan pikirin yang lain dulu hana pengen papa benar-benar sehat pa ".
" Heehhhh iya han papa ngerti " ujar Hamdan.
" Yaudah papa istirahat dulu hana mau buat makan malam kita ya ".
Pangeran House's
" Sayang mama sama papa besok mau pergi ke rumah oma kamu ya sekalian liburan dan pengen ngerasain suasana dikampung " ujar Paramita.
" Kalo mama sama papa mau liburan mendingan ke luar negeri masa iya liburan ke kampung " ujar Pangeran.
" Pangeran papa gak pernah ngajarin kamu buat sombong ya inget gimanapun kampung itu tempat kelahiran kamu, papa dan juga mama " ujar Utama.
" Bener sayang mama sama papa bukannya gak mau ke luar negeri tapi mama sama papa emang rindu sama kampung halaman kita sayang " ujar Paramita.
" Yaudah terserah mama papa aja ohh iya mama sama papa berapa lama disana ? " Pangeran.
" Mungkin satu sampai dua mingguan saja " ujar Utama.
" Iya nanti kalo ada masalah soal kantor atau rumah kasih tau mama sama papa aja " Paramita.
" Iya ma pa " Pangeran.
Setelah makan malam pangeran kembali ke kamarnya dan bersantai di balkon kamarnya sebelum tidur.
" Mama papa akan pergi ke kampung satu sampai dua mingguan cukup lama, sepertinya ini bisa jadi perintah alias permintaan pertama saya untuk dia dan dia harus mau datang kesini liat saja nanti " gerutu Pangeran.
Rumah Hana
" Maaf ya pa Hana cuma bisa masak tahu tempe sama sayur kangkung karna uang kita udah menipis ".
" Udah han gakpapa makan inipun papa udah senang papa juga gak mau terlalu nyusahin hana " ujar Hamdan.
" Makasih ya pa, ohh iya papa minum obat papa dulu Hana ambilin dulu ".
Setelah minum obat.
__ADS_1
" Han kamu dapet uang dari mana bayar pengobatan papa ? " ujar Hamdan.
" Aku harus jawab apa sama papa " membatin.