
Exhausted in Destruction : Wandering in a New World Filled With Harem
Eps. 020 ~ Monster Singa Lava
^^^author : Akaii.^^^
Bang! Monster singa itu jatuh dan merontan ronta, mengeliat ke segala arah dan Meraung dengan keras, membuat sebagian tempat hancur berantakan.
Max Saunders dengan Wajah pucat tanpa bekas darah menatap Monster Singa itu dan Menggertak kan gigi nya dan bertahan.
Senyum pahit muncul di wajah nya ketika melihat Monster singa seukuran Bus dua tingkat itu berdiri lagi.
Mengaumm! Roar rrrr rrr!
Monster Singa itu menatap Max Saunders, memelotot ti nya dengan niat membunuh di kedua mata merah nya, mulut nya nampak mengeluarkan hembusan api kemarahan saat tatapan nya jatuh ke arah Max.
Tubuh nya kini terluka dan darah mengalir dari bagian belakan, serta beberapa batu lava yang pecah mengeluarkan lava cair.
Saat darah besentuhan dengan api itu langsung menguap dengan cepat dan terbang menghilang
Melihat itu Max Saunders merasa sedikit lebih baik, karena serangan nya membuat Singa monster itu terluka, walau pun sulit untuk membunuh nya.
Max Saunders berdiri dia meloncat ke gedung yang lebih tinggi, salat melompat dia merasa tulang tulang nya bergeser.
Singa monster itu berlari kearah Max membuka rahang dengan lebar, memuntahkan api seukuran roda mobil, melihat ini Max segera melompat pindah ke tempat lain.
Bang! Api membakar gedung tempat Max tadi dan meledakan bagian atas menjadi puing puing, Melihat Max pindah Singa Monster itu berlari ke arah nya lagi dan membanting kepala nya ke arah Max ke depan dengan sekuat tenaga.
Wajah Max Saunders berubah ketika melihat niat Monster itu, dia langsung berguling ke samping dan buru buru melompat, berlari untuk pindah tempat sambil sesekali melepaskan peluru di bagian mata singa itu.
Bum! Bagai di hantam mesin penghancur, banguna yang sebelumnya di belakang Max Kini sudah hilang di gantikan puing puing reruntuhan akibat di roboh kan oleh Monster singa.
Puing puing banguna dan kaca terbang kemana mana akibat monster itu menedang nya ke segala arah.
Meski Max sudah berguling dan pindah tempat sejauh mungkin, dia masih terkena balok beton yang cukup besar membuat nya terlepar jauh dan muntah darah
" Ughh hh.. "
Perasaan tubuh terlempar dengan ringan dan juga darah yang keluar dari tengorokan membuat Max meringis kesakitan dan jejak darah yang terlihat dari sudut mulut nya.
__ADS_1
Jika bukan karena otot otot, tulang dan daging nya sudah di tingkat kan dari pada dia di masa lalu, blok beton itu akan membuatnya hancur atau paling ringan sekarat
Tanpa memberi waktu istirahat Monster Singa itu segera ber balik arah dan berlari mengejar Max, dengan amarah yang membara seakan memakan Max hidup hidup
Meski tubuh nya kuat dan pertahanan nya tinggi, bagian dalam serta belakang nya masih seperti Mahkluk lain nya, serangan Max sebelum nya membuat luka yang besar di Anus nya sehingga membuat nya kesakitan dan darah mengalir terus menerus.
Membuat nya merasa cepat atau lambat akan mati karena kehabisan darah.
Sebagai monster yang telah melewati evolusi yang kedua, berhasil menjadi monster orde kedua, Monster Singa itu adalah penguasa di area ini, belum pernah mengalami luka yang memalukan seperti ini.
Apalagi setelah kecerdasan nya meningkat sedikit dia dapat berkembang dengan aman,
Menurut nya manusia kecil ini hanya bisa dia bunuh, tetapi siapa sangka justru dia yang terluka.
Melukai nya sedemikian rupa yang membuat nya secara alami sangat marah.
Melihat monster itu akan melakukan sesuatu Max segera mencoba berdiri dan menghindar, tidak berani bertabrakan langsung dengan Monster itu.
Mengambil keuntungan bahwa kecepatan Monster singa itu semakin menurun, dan kecepatan Max masih bisa lebih tinggi dari monster itu.
Max menahan perasaan gelisah dan mengertakan gigi melawan rasa sakit, dia berlari mencari banguna lain yang dapat dia gunakan sebagai perisai dan dengan cepat mendaki.
Saat Max berlari dan ber belok, Monster Singa itu masih mengejar nya kesegala arah, mengahacur kan semua yang di lalui nya.
Jelas Max Saunders tau bahwa dia tidak akan bisa menang jika mengahdapi nya secera langsung melawan monster singa itu.
Atribut monster itu sangat kuat, jadi dia harus mengunakan seluruh kecerdasan nya untuk bertahan dan menang.
Untung nya kecepatan Max Saunders sedikit lebih tinggi dari monster itu jadi dia bisa menghindar dari beberapa serangan keritis yang mungkin meng akhiri hidup nya
Setelah berlari tanpa ampun mengejar musuh yang dia benci selama beberapa menit, Monster singa itu hampir menghancur kan semua bangunan yang menghalangi nya.
Dengan ukuran yang ber beda beda, Namun sebagai akibat nya Kelelahan mulai ia rasakan, kencepatan nya perlahan mulai menurun lagi dan lagi.
Mata nya sedikit redup, karena kehilangan darah terus menerus dari luka sebelum nya.
Konsumsi darah yang menghilang ini adalah sesuatu yang tidak bisa di tangung oleh Monster singa itu, meski nyala api nya itu memperkuat tubunya, itu juga mempercepat kehilangan darah akibat luka luka.
Juga untuk menjaga api menyala setiap saat, dia juga harus mengeluarakan mana untuk mempertahan kan nyala api sebagai pertahanan utama nya.
__ADS_1
Stamina dengan cepat terkuras dan mana serta darah nya terus menghilang.
Max Saunders memperhatikan perubahan kecepatan Monster itu yang kini semakin melambat dan buru buru melompat ke gedung lain, berharap meng akhiri pertempuran ini secepat mungkin.
Setamina nya sendiri juga turu dan konsumsi mana nya juga lumayan, membuat pikiran nya sedikit pusing akibat kehilangan mana
Setelah tiba di sisi gedung yang lain, Max melihat ke arah Monster singa itu dan bersiap untuk mengakhiri hidup monster itu.
Max mengati kedua senjata nya dengan Awm yang dia dapatkan sebelum nya, mengisi nya dengan dua peluru.
Bang! suara gedung lain yang hancur akibat Monster singa itu, monster itu masih berlari kedepan ke arah Max Saunders.
Namun bukan nya melompat ke arah gedung lain nya. Max melompat kedepan dengan sekuat tenaga ke arah kepala singa itu.
Di mendarat di bagian hidung singa monster itu, ketika gelombang api panas membakar nya dari bawah dengan kuat membuat nya merintih
" Aduh sakit! Sakit! Sakit sekali " dia tidak bisa menahan diri untuk tidak berteriak kesakitan saat mengerut jelek, karena perasaab di bakar hidup hidup.
Dia merasa bagian bawah tubuh nya terendam di dalam lava dan akan meleh dengan cepat, rasa sakit seoerti ini membuat nya gila.
Max Saunders menahan rasa sakit itu dan dengan sekuat tenaha menusukan bagian depan Sniper AWM ke bagian mata monster itu dengan keras
Roarrr! monster itu berterika ketika salah satu mata nya tertusuk. Dan api semakin membesar
Max mencoba bertaha agar tidak jatuh.
Segera dia menarik pelatuk dan terdorong dengan kuat hingga terpental sejauh dua puluh meter akibat ledakan Sniper dari jarak dekat
Saat peluru si tembakan dari bagian Mata, Mata singa itu meledak dan peluru itu terus melaju menenbus otak monster singa itu, dan otak monster singa itu meledak
Bum! Bang!
Mayat monster singa tanpa otak terjatuh, tetapi di saat terakhir hidup nya monster itu berhasil mematahkan salah satu kaki Max dan membuat nya terlempar
Bang! Max Saunders terlempar jauh dan menabraj bangunan membuatnya pusing, kesadaran nya sedikit memudar, organ dalam nya terguncang dan beberapa tulang nya patah.
Dia merasa seperti sekarat, tengorokan nya kering, rasa sakit terbakar masih terasa, apalagi bau gosong daging yqng terbakar dari bagian bawah tubuh Max.
Membuat nya menagis tanpa air mata dan senyum masam muncul di wajah nya.
__ADS_1
Karena berhasil membunuh monster itu dengan pengorbanan yang banyak.
Max Saunders Saat ini bahkan seorang anak kecil pun bisa membunuh nya