Exhausted In Destruction : Wandering In A New World Filled With Harem

Exhausted In Destruction : Wandering In A New World Filled With Harem
Rencana satu | eps. 025


__ADS_3

Exhausted in Destruction : Wandering in a New World Filled With Harem


Eps.025 ~ Rencana satu


^^^author : Akaii.^^^


Malam. Pukul 09.00


Max Saunders bangun, melihat gadis itu Bai Sunmi masih tertidur di pelukan nya, entah kenapa membuat nya merasa bahwa begini juga baik baik saja.


Bukan nya dia tidak mau melangkah lebih jauh, tetapi sekarang waktu nya tidak pas jadi dia hanya bisa menahan, keinginan alami manusia untuk berkembang dan bertambah banyak.


Sebelum nya saat dunia masih normal Max Saunders jarang berkumpul dengan para gadis, meski banyak gadis gadis yang menyukai nya.


Dia menghabiskan sebagian waktu nya untuk sekolah, belajar segala ilmu mulai dari : memasak, berjualan, pandai besi, ilmu bertahan hidup, pengobatan tradisional dan hingga bisa bermain Saham.


Kehidupan keluarga nya yang sekarang mulai dari rumah, kendaraan dan semuanya berasal dari saham dan keuntungan yang dia dapat kan.


Max pernah mengikuti acara bertahan hidup di pulau terpencil selama satu bulan dengan modal satu ransel yang hanya berisi makanan tiga hari dan beberapa peralatan.


Dia berhasil bertahan dan mendapatkan juara pertama dengan hadiah yang cukup besar.


Kini Dunia seperti di balik oleh orang lain, semua penghasilan saham nya seperti tidak berguna. Jadi dia harus berjuang dan bertahan dengan cara yang baru untuk mencapai puncak.


Membunuh, membuat kamp, meningakat kan kekuatan dengan senjata dan obat obatan jenis baru.


Untung nya dia pernah belajar banyak ilmu dan kini sebagian besar ilmu yang dia pelajari sangat berguna.


Max kembali kekenyata an, dia mencoba bangun meski masih sedikit sakit, tetapi sudah baik baik saja. Max mencoba berjalan kini kurang dua jam dari total waktu yang di butuh kan untuk pulih tetapi dia merasa bahwa luka berat nya sudah sembuh.


Hanya tinggal beberapa luka kecil.


Max membuka pintu, di depan pintu dia melihat Raya dan Guru Lee sedang mengobrol.


Krek!


Mendengar suara pintu terbuka mereka melihat bahwa Max Saunders sudah berjalan keluar dari kamar nya.

__ADS_1


" Tuan Max ... Kenapa anda keluar, sebaiknya anda istirahat terlebih dahulu, luka luka anda " mereka khawatir dengan luka luka Max, karena luka nya begitu parah diperkira kan butuh satu minggu lebih untuk pulih.


" sekarang tidak apa apa ... Hanya butuh beberapa jam lagi untuk pulih, ingat sekarang era baru, era evolusi jadi pasti ada bentuk evolusi dari dokter seperti skill milik Bai Sunmi yang berfungsi untuk membantu penyembuhan"


Max berbicara dengan mereka.


" Bagaimana perkembangan kelompok Ming Yue, apakah tugas mereka sudah selesai " Max bertanya tentang kemajuan tugas kelompok Ming Yue yang akan menyelamatkan orang dari asrama laki laki dan asrama perempuan.


Guru Lee berdiri mengambil kan tempat duduk, mempersilah kan nya untuk duduk. Setelah Max duduk Dia mulai menjelaskan.


" menurut berita yang terdengar mereka berhasil menyelamat kan 300 siswa laki laki di asrama dan beberapa persediaan yang cukup untuk beberapa hari lagi, sedang kan mereka mengalami kesulita untuk pergi ke asrama wanita karena ada zombie besar "


" Zombie itu tinggi nya 3 meter, berwarna biru dengan batu batu biru di seluruh tubuh nya dan tanah di bawah kaki nya membeku , juga sangat cepat " Menurut diskripsi Xiang Lee.


Seharus nya itu adalah zombie orde pertama dengan mutasi elemen es , meski menurut Kelompok Ming Yue zombie orde pertama itu kuat, tetapi tidak dengan Max yang sudah menghadapi monster orde kedua yang memiliki segala macam keunggulan.


Mahkluk orde pertama hanya akan memiliki mutasi elemen dan juga kecepatan atau hanya kekuatan.


Sedang kan mahkluk orde kedua memiliki lebih banyak peningkatan mulai dari ukuran, serangan, kekuatan, kecepatan dan mutasi elemen nya lebih kuat dari pada mahkluk orde pertama.


Max manganguk mendengarkan setiap informasi yang keluar dari bibir merah muda Xiang Lee.


Sesekali Raya juga menceritakan apa yang dia dengar.


Max merenung sebentar, jika dia mengambil semua murid asrama perempuan dan menarunya di dunia saku pasti aman untuk membentuk kamp dan berkembang diam diam , di perkirakan saat ini masih ada seribu orang di sana.


Dia bagaikan dewa di dunia saku karena dapat mengontrol segala isi nya.


Menatap Guru Lee dan Raya " Apakah ada hutan atau bangunan lain di dekat asrama wanita "


Max bertanya mengenai hutan dan bangunan karena jika dia memindahkan pohon ke dalam dunia saku dia bisa membuat rumah tradisional negara dewa dengan bantuan skill craft milik nya


Dia juga merasa bisa memindah kan sebuah bangunan jadi tidak perlu membuat dari awal.


" Asrama perempuan terletak di Timur Gimnasium kurang lebih satu jam jika jalan kaki, disaat nomal tetapi sekarang seperti nya agak susah "


" Di belakang asrama ada hutan yang di gunakan untuk refesing, di dekat asrama ada mini market juga beberapa ruang an kursus, untuk jurusan koki jadi pasti ada persediaan.......... " Xiang Lee menceritakan beberapa poin penting

__ADS_1


Max menganguk, dia terdiam beberapa saat untuk menyiap kan rencana yang tepat, juga dia harus mempercepat rencana untuk kembali karena insting nya yang terhubung dengan Sky, si phantom bird itu memangilnya dengan gelisah tetapi saat Max mengunakan skill untuk berbagi penglihatan dia tidak menemukan masalah apapun


Jadi yang membuat Sky gelisah pasti masih jauh dari lokasi mereka saat ini, tetapi Max tetap memilih jalur aman untuk segera kembali.


Dia segera fokus mengeluar kan beberapa barang : Sniper AWM, Desert Eagle Dan Tang Dao, Buku???, dan darah dari Monster singa lava orde kedua.


Max menghabis kan semua mana milik nya untuk membuat 100 peluru orde kedua. Wajah nya langsung pucat dia tidak kuat menahan konsumsi seperti ini tetapi dia tetap memaksa kan diri.


Xiang Lee dan Raya yang melihat dari tadi apa saja yang di lakuka Max seketika Khawatir karena Max tiba tiba pucat, mereka hendak membantu nya untuk pindah kekamar tetapi langsung di tolak Max


Setelah itu Max melihat buku itu, dari awal sampai akhir kosong tidak ada isi nya. Dia teringat diskripsi buku, membayangkan bagian sampul depan buku dengan warna putih dan ukiran matahari sedang kan bagian belakang berwarna hitam dengan ukiran bulan dan bintang.


Dan ternyata bisa hanya butuh beberapa saat buku itu berubah sesuai dengan yang dia bayangkan.


[ Max Saunders -


Lavel : 25 ( 0%)


Ras : Manusia


Job : Tidak ada ( Tingkat 0 )


Judul : Genius


Status poin : 48


Skill :


Aktif : Soul Manipulatio ( Tingkat 1 ),


Craft ( Tingkat 0 ), Regeneration ( orde pertama )


Pasif : Percepatan pikiran ( Tingkat 0 )


Kontrol Emosi ( Tingkat 1 ), Peningkatan Kesehatan ( orde pertama )


Kekuatan: 100 + 2 (10) | kelincahan : 90 (10) | Kesehatan : 5 / 10 (10) | Stamina : 70 / 70 (10) | Mana : 0 / 200 (0) | Sihir : 125 (10) ]

__ADS_1


__ADS_2