
Exhausted in Destruction : Wandering in a New World Filled With Harem
Eps. 023 ~ Pemulihan Diri
^^^author : Akaii.^^^
Perjalanan mereka ke Gimnasium berjalan lancar, setelah dua puluh menit Max Saunders, Ming Yue dan Guru Jing Jiya sudah bisa melihat bangunan Gimnasium.
Kira kira sepuluh menit lagi mereka akan sampai di Gimnasium.
.....
Saat mereka tiba di dekat Gimnasium kebetulan mereka bertemu kelompok pertama yang di pimpin oleh zahra yang sedang berburu dan berjaga di gerbang dekat.
Ketika Zahra melihat Max Saunders di bantu dua orang untu berjalan dan penuh perban, dia memanggil anggota kelompok nya dan mereka menghampiri Max.
Mata nya menunjukan kilatan khawatir,
" Kalian bantu Tuan Max masuk, lewat gerbang samping " Jing Jiya memerintah kan Zahra dan kelompok pertama yang datang ke arah nya.
Mereka mendekat dan membantu Tuan mereka Max berjalan kearah gerbang.
" Murid Ming Yue .... Eh Nona Ming Yue, terima kasih tapi sampai disini saja, saya mohon anda dapat merahasiakan keadan Tuan Max Saunders terlebih dahulu " Guru Jing Jiya menatap Ming Yue dan berbicara dengan nada sedikit rendah.
Karena dia merasa beberapa orang tidak senang dengan keberadaan Max, jadi dia khawatir jika orang yang tidak menyukai Max tau Max saat ini sangat rentan dan mencoba untuk menyingkir kan nya.
Jadi Jing Jiya hanya bisa meminta pengertian Ming Yue, Mengambil langkah dekat Guru Jing Jiya memberikan ransel itu kepada Ming Yue.
" Ini ....... Tuan Max menitipkan ransel ini untuk nona Ming Yue dan berpesan untuk menyimpan sebagian isi nya untuk nona Ming Yue sendiri, dia bilang orang orang yang tidak memberikan konstribusi tidak seharus nya di perlakukan dengan baik. " Guru Jing Jiya menganguk dan berbalik untuk mengikuti yang lain nya kembali ke gerbang kantin utara.
Disisi Ming Yue, Dia terdiam sebentar, melihat ransel yang ditingalkan dan membuka nya, di dalam ransel itu berisi : Selimut 5×, Baju dan celana 10×, serta obat obatan dan Sepuluh buah sosis yang bisa langsung di makan.
__ADS_1
Dia mengambil beberapa obat dan setengah dari sosis siap makan itu kedalam tas kecilnya, untuk baju dan celana itu Ming Yue tidak berniat mengambilnya karena dia merasa saat ini tidak perlu berganti baju.
.....
Saat memasuki kantin utara semua orang melihat keadaan Max Saunders mereka merasa sangat khawatir.
Walau pun begitu mereka tidak mendekat karena takut mengangu Tuan mereka Max.
Zahra dan kelompok satu yang membantu Max berjalan, membawa nya ke atas ke kamar Max biasa beristirahat.
Mereka membantu nya berbaring di kasur, " Ha huh.... Kalian terima kasih " Max masih berusaha tetap terjaga dan berterima kasih kepada Zahra dan yang lain nya.
" Tuan Max tunggu sebentar akan saya ambilkan air hangat, kemudian Tuan bisa tidur untuk membantu pemulihan " Zahra berdiri hendak mengambil air, tetapi tiba tiba terdengar suara dari luar kamar.
" Tidak perlu saya sudah membawakan nya " pemilik suara itu adalah Maya, Dia segera menyiapkan Air hangat dan handuk basah serta bak berisi air hangat, setelah mendengar keadaan Max dari teman teman nya, dan membawa nya ke atas.
Maya berjalan ke tempat tidur Max, membantu nya minum segelas air, kemudian membuka baju dan mengangakat celana sedikit keatas supaya bisa membuka perban di kaki Max.
Mereka berhenti sebentar dan kagum dengan tubuh penuh otot itu, terutama bekas cakaran Snow Cat sebelum nya yang membuat nya terlihat seperti seorang pejuang yang kuat.
Maya, Zahra dan gadis gadis lain mulai memerah dari bagian leher, wajah hingga telinga saat mereka membersih kan tubuh Max.
Dari awak sampai akhir Max Saunders hanya berdiam diri, menikmati di layani orang lain terutama gadis gadis cantik ini.
Terutama Maya, Max tidak menyangka gadis ini akan menjadi berani dengan membantu nya membersihkan tubuh.
" Kalian semua berhenti oke ...... Juga terima kasih, kalian bisa keluar. Saya ingin segera beristirahat " Setelah merasa cukup, Max berbicara dan membiarkan mereka keluar.
.....
Gadis gadis itu keluar dari kamar Max dan menutup pintu dengan pelan.
__ADS_1
Meski mereka terlihat berani, namun sebenar nya mereka sangat malu karena ini pertama kalinya mereka bersentuhan dengan laki laki, terutama Zahra dan Maya yang pertama kali nya membantu laki laki membersihkan untuk tubuh nya.
Tetapi mereka tidak terlalu terjerat karena bagi mereka Max sekarang adalah landasan kekuatan dan kewarasan mereka.
Sementara itu, Guru Jing setelah masuk ke kantin utara dia hanya menunggu semua gadis itu selesai melayani Max Saunders.
Untuk membagikan sedikit barang yang mereka dapat dari perjalanan yang penun perjuangan itu.
Dalam dua puluh menit, akhir nya gadis gadis itu turun dari lantai atas dengan sebagian besar dari mereka, kembali dengan wajah merah dan malu.
Melihat ini Jing Jiya bisa sedikit menebak, Dia berdiri menatap semua orang dan meminta mereka untuk berkumpuk di atas matras.
Dalam lima menit semua gadis itu menghentika pekerjaan dan berjalan ke matras, mereka bingung kenapa mereka di minta untuk berkumpul.
Terutama Bing You, Xiang Lee dan Bai Sunmi, karena ketiga nya sedang mengurusi, agen mereka di kantin utara.
" Karena kalian sudah berkumpul ...... Pertama tama kita bicarakan kabar baik terlebih dahulu , Di sini ada sepuluh baju ganti, lima selimut besae dan makanan ringan yang bisa di bagikan untuk semua orang, juga obat obatan " Guru Jing Jiya menujuk sebuah kantong plastik besar dan setumpuk kain yang di ikat rapi.
Dibantu dengan Guru Lee dan Bai Sunmi, mereka membakin makanan ringan untuk setiap orang dimana satu orang mendapat satu.
Untuk baju dan selimut itu, mereka akan memutuskan nya nanti.
Gadis gadis itu senang setelah mendapat makanan ringan, meski biasa nya mereka bisa makan sepuas nya, namun saat ini hidup pun sulit jadi satu makanan ringan setidak nya dapat membantu mereka meningkat kan suasana menjadi lebih positif.
Guru Lee menatap ke arah Jing Jiya , " Lalu ... apa kabar buruk nya? " Dia bertanya dengan sedikit bingung. Karena mereka mendapatkan persediaan dan kembali, seharus nya semua baik baik saja kan.
" Kabar buruk nya, Tuan Max Saunders terluka dan saat ini sedang dalam pemulihan, kita tidak tau kapan tuan akan sembuh jadi kita akan bergantian untuk merawat tuan samapai dia sembuh ". Mendengar perkataan Jing Jiya, beberapa orang kaget dan tidak percaya dengan apa yang mereka dengar.
Kecuali mereka yang sudah melihat bagaimana ke adaan Max setelah dia kembali dari perjalanan ke departmen kesehatan.
Bayangkan Max Saunders orang yang daoat membunuh monster dengan sekali tebasan bisa terluka parah, kita bisa bayangkan seperti apa monster yang berhadapan dengan nya.
__ADS_1