Exhausted In Destruction : Wandering In A New World Filled With Harem

Exhausted In Destruction : Wandering In A New World Filled With Harem
Cincin Dunia ( Legendaris ) | eps. 022


__ADS_3

Exhausted in Destruction : Wandering in a New World Filled With Harem


Eps. 022 ~ Cincin Dunia ( Legendaris )


^^^Author : Akaii.^^^


Tetapi sebelum Jing Jiya mengambil nafas lega


auman aneh terdengar lagi.


Kali ini sekitar 200 zombie berlari kearah nya, melihat ini Jing Jiya merasa putus asa. Dia sudah hampir menghabiskan semua setamina dan mana nya untuk menghadapi tiga puluh zombie itu.


Kini datang lagi 200 zombie membuat nya, merasa tak tahan, tetapi dia tetap berusaha tegar untuk melindungi Tuan nya, Max Saunders


Dari jauh Max melihat perjuangan Jing Jiya untuk nya dia merasa bahwa pilihanya tepat untuk membawa orang orang itu kedalam kelompok nya.


Saat ini di sisi Jing Jiya, saat dia hendak maju untuk membasmi para zombie.


Angin dingin bertiup sangat kencang, kerucut yang terbuat dari es berterbangan menuju para zombie, melihat ini membuat Jing Jiya dan Max Saunders waspada.


Saat kerucut es itu membunuh para zombie, Jing Jiya langsung mundur ketempat Max berada untuk menjaga di sisi nya.


Di atas para zombie semakin banyak kerucut es terbentuk membunuh semua zombie, dalam setengah jam semua dua ratus zombie terbunuh tanpa menyisakan satu pun.


Pemandangan itu membawa lebih banyak tekanan di banding dua ratus zombie bagi Jing Jiya, karena jika orang yang bisa membuat kerucut es itu menyerang nya dan Tuan nya Max, maka di pastikan mereka akan tamat di sini.


Setelah menunggu sepuluh menit tapi belum ada serangan Jing Jiya menarik nafas dan menghembus kan nya.


Tak! Tak! Tak!


Suara langkah kaki terdenga berjalan kearah mereka, di lihat dari suara nya orang ini yang berjalan ke arah mereka hanya satu orang.


Setelah sepuluh menit terlihat sosok itu, seorang wanita dengan pedang samurai berjalan ke arah mereka.


Melihat lebih teliti ternyata orang yang datang adalah Ming Yue, Dia melihat Jing Jiya dan


Max Saunders yang terluka, memperhatikan luka Max dia langsung berlari dan melihat.


Melihat Keadaan Max yang seperti ini dan membanding kan dengan mayat Monster besar yang dia lihat sebelumnya, dia memiliki tebakan yang berani bahwa Max bertarung dengan Monster itu.


" Kamu... Bagaimana bisa kamu terluka seperti ini! " Ming Yue bertanya kepada Max.

__ADS_1


Max Saunders hanya mengangkat bahu nya, mengungkap kan ketidak berdaya an nya.


Ming Yue mendekat melihat dengan seksama, kemudian dia menatap Guru Jing Jiya.


" Guru Jing.... Obat obatan dan yang lain nya apa sudah di kumpul kan " Mendengar pertanyaan Ming Yue, Jing Jiya menunjuk kearah ransel di sebelah Max.


Melihat, Ming Yue mendekat mecari kain kasa, cairan pembersih dan obat anti biotik dan anti nyeri.


Dia berjalan ke arah lain untuk mencari ranting, setelah mengumpulkan semua nya, dia mulai membersih kan darah dan luka di tubuh Max dengan bantuan Guru Jing.


Dia membersihak luka, menutup nya dengan perban, lalu dengan ranting dan kain kasa, supaya bagian yang patah tidak akan lebih parah.


Setelah setengah jam mereka selesai merawat Max, saat ini Max dengan tangan Kanan dan satu kaki yang di bungkus perban membuat nya sedikit susah dalam bergerak.


" Tuan Max Saunders, Apakah anda yang membunuh mahkluk aneh ini " saat mereka akan kembali dengan bantuan Jing Jiya dan Ming Yue dalam membantu Max berjalan.


Mereka bertiga melewati mayat Monster Singa itu, Ming Yue menunjuk dan bertanya kepada Max.


Max menganguk dan tersenyum pahit, karena monster ini hampir membunuh nya, walaupun hadiah sangati kaya, saat memikirkan hadiah itu.


Max Saunders teringat sesuatu, " Berhenti sebentar.... bantu saya mendekati monster itu ", meski mereka bingung, Jing Jiya dan Ming Yue tetap membantu Max untuk mendekat ke arah monster itu.


Walapun sudah mati monster itu tetap mengeluar kan suhu yang panas, meski tidak sepanas sebelum nya.


Kedua benda itu adalah Cincin Rusak ( Elit ) dan Gulungan Perbaikan ( Legendaris ). Max pikir dia bisa memperbaiki cincin ini untuk mengangkut mayat itu, karena menurut nya mayat monster singa itu sangat berharga.


Juga kedua alat penyimpan nan nya sudah penuh.


Dia menaruh Cincin rusak itu dia atas gulungan dan mengunakan mana untuk menghubung kan kedua nya.


Crak! Crak! Crak!


Gulungan Perbaikan itu retak dan bersinar dengan Cincin itu mengeluarkan cahaya ke hijauan.


Setelah sepuluh detik, gulungan itu tersebar menghilang di udara dan sebuah Cincin ber warna hitam mengambang di udara.


[ Cincin dunia ( Legendaris ) : Terdapat ruangan sebesar lima hektar dapat di tinggali oleh mahkluk hidup atau pun lain nya dan sedikit peningkatan karena pengunaan item legndaris untuk memperbaiki nya , harap menetesi dengan darah untuk mengikat dengan pengguna ]


Melihat pesan di retina nya itu, Max meludah kan sedikit darah di mulut nya ke arah Cincin hitam yang melayang itu.


Dari awal sampai Ming Yue dan Guru Jing hanya mengawasi seperti mereka memiliki pemahaman diam diam.

__ADS_1


Saat darah Max bersentuhan dengan Cincin Hitam, cahaya hitam menyebar kemudian cincin itu terbang kearah Max Saunders.


[ Cincin Dunia ( Legendaris ) ~ Berhasil terikat ]


Mengunakan indra nya untuk memeriksa ke dalam Cincin Dunia itu, Max merasa bahwa dia bisa mengendalikan semua isi nya.


Di dalam cincin ada hamparan tanah seluar lima hektar, ada sungai yang membelah dan mengelilingi hamparan tanah dan di tengah tengah dunia kecil itu ada danau besar.


Di tengah danau ada sebuah pulau sebesar 100 meter persegi.


Menarik penglihatan nya dari cincin, Max mengarahkan tangan nya ke arah monster singa lava itu, memasukan nya kedalam cincin dunia, tepatnya di pulau di tengah tengah dunia kecil itu.


Setelah selesai, Max Saunders melihat mereka berdua dan mengangu kan kepala berterima kasih, " Terima kasih, kalian berdua jika saya bisa membuat sesuatu dari benda ini, maka kalian akan mendapat satu ".


Kedua menganguk, meski mereka penasaran Max ingin membuat apa dengan benda ini.


Terutama Ming Yue, karena dia mengamati Max Saunders dari awal seperti tidak berusaha menyembunyi kan apapun dari nya.


Normal nya seseorang akan menyembunyi kan hal berharga mereka dari orang lain, terutama di hari hari perubahan seperti ini dimana hati seseorang mudah berubah.


Meskipun wajah dan ekspresi nya dingin Ming Yue merasa hatinya sedikit mencair karena, merasa Max Saunders mempercayai nya.


Jadi dia hanya diam dari awal samapi akhir dan membantu Max Saunders untuk kembali ke Gimnasium dengan Guru Jing Jiya.


[ Ming Yue -


Lavel : 15 ( 0%)


Ras : Manusia


Job : Tidak ada ( Tingkat 0 )


Judul :


Status poin : 10


Skill :


Aktif : Manipulasi Es dan Air ( Tingkat 1 ),


Slash ( Tingkat 0 )

__ADS_1


Pasif : peringatan ( Tingkat 0 )


Kekuatan: 40 + 2 (10) | kelincahan : 40 (10) | Kesehatan : 10 / 10 (10) | Stamina : 30 / 30 (10) | Mana : 100 / 100 (0) | Sihir : 75 (10) ]


__ADS_2