Exhausted In Destruction : Wandering In A New World Filled With Harem

Exhausted In Destruction : Wandering In A New World Filled With Harem
Yan Yan dan Li Na dalam Kelompok | eps.030


__ADS_3

Exhausted in Destruction : Wandering in a New World Filled With Harem


Eps. 030 ~ Yan Yan dan Li Na dalam Kelompok


^^^Author : Akaii.^^^


" Sepertinya mereka menemui musuh yang kuat, juga mungkin ini balasan untuk mereka karena bertindak seenak nya sendiri "


Yan Yan dan Li Na terus bercerita setiap detail nya, juga apa yang mereka lihat selama dua hari ini dan dari cerita mereka yang terakhir, Max Saunders menyimpulkan bahwa orang orang itu lha yang seharus nya menggiring zombie ke arah nya.


Juga mereka lah yang mengawasi nya saat bertarung dengan monster singa lava sebelum nya hinggs dia mengalami luka parah, dan orang orang itu ingin menguna kan zombie untuk membunuh nya kemudian mereka akan mengambil hasil pembunuhan monster singa lava.


Dengan monster sebesar itu, pasti memiliki hadiah yang murah hati jadi kenapa tidak mengambil nya dari tangan orang lain, setidak nya begitu lah pemikiran orang orang itu.


Bukan kah begitu juga enak tidak perlu repot repot berburu tinggal mengambil mangsa orsng lain, sayang nya mereka menabrak tembok yang salah.


Jika itu orang lain mungkin mereka berhasil , tetapi ini Max Saunders orang pertama yang dekat dengan orde pertama, sedangkan mereka menembus level 20 saja mungkin belum.


Karena melihat dari gaya mereka sebelum nya paling paling hanya level 15 ke bawah.


Max Saunders bukan lah orang yang baik, juga bukan orang yang mau menyimpan dendam jadi jika ada orang yang berniat membunuh nya maka mereka harus siap di bunuh oleh nya.


Terdiam dalam suasana yang sunyi, gelap dan tenang. Max Saunders berpikir bagimana memancing orang itu keluar, atau menerobos ke dalam toh mereka juga lebih lemah dari dia.


Max Saunders menatap kedua gadis itu yang terdiam dan mereka juga memperhati kan Nax karena takut cerita mereka membuat Max kurang puas.


" Saya Max Saunders " Max memperkenal kan diri, " Sebelum nya saya akan memberi tahu anda satu hal, saya adalah ketua kelompok 30 orang siswi dan juga ada Guru Jing dan Guru Lee di kelompok saya "

__ADS_1


" Tujuan saya datang ke sini untuk menyelamat kan orang orang yang terjebak di asrama putri, kalian seharusnya juga termasuk "


" Jadi pertama tama saya ingin bertanya, apakah anda ingin bergabung dengan kelompok yang saya bentuk? "


Max Saunders menatap mereka berdua dengan tenang dan serius, kedua gadis itu tidak tau mau bagaimana. Tetapi saat mendengar Guru Lee mata mereka menunjukan sedikit cahaya harapan.


Mereka kenal dengan Guru Lee Dan tau bagaimana sifat nya, seharusnya Max Saunders adalah orang baik, jika bisa membuat guru Lee bergabung, mereka pikir akan baik baik saja jika mereka ikut.


Juga institusi wanita mereka memberi tahu jika mereka ikut mereka akan bahagia dan jika menolak yang tersisa hanya lah penyesalan tanpa akhir.


Dan dari pada di sini mereka tidak memiliki kekuatan dan keberanian untuk membunuh zombie, mereka juga tidak memiliki akal yang jenius, mereka hanya bisa bersbunyi hingga mati kelaparan.


Mereka hanya bisa pasrah, hingga Max Saunders membawa cahaya harapan untuk hati kecil mereka, meski terdiam sejenak kedua nya mengaguk dengan cepat.


Tetapi Yan Yan menatap Max Saunders dan bertanya, " Kenapa anda jauh jauh ke sini hanya untuk menyelamatkan orang, apakah ada sesuatu yang lain? " Yan Yan sedikit curiga dengan motif milik Max yang berniat menyelamat kan orang.


" ya, tidak perlu di sebunyikan juga ada dua atau beberapa alasan : yang pertama sumber daya manusia, jika ingin membentuk kelompok yang kuat dan besar saya butuh sumber daya manusia yang cerdas, yang ke dua monster atau zombie mutasi, kedua nya memiliki sumber daya yang berguna untuk dunia di era baru ini "


" mungkin juga mencari orang yang memancing se kelompok zombie ke arah saya sebelum nya, dan saya melihat petunjuk melalui cerita kalian "


Jadi Max juga berbicara beberapa hal yang tidak terlalu penting, kedua setuju untuk bergabung jadi Max memberikan 2 kontrak jiwa dan pisau yang di bungkus dengan benang jiwa, meminta mereka untuk menetesi dengan setetes esensi jiwa.


" Ini Kontrak Jiwa, setiap anggota kelompok akan memiliki kontrak jiwa di mana saya sebagai pemimpin memiliki kekuasaan tertinggi, kalian bebas untuk menyetujui nya atau tidak "


" Jika setuju gunakan pisau ini untuk mengores sedikit jari kalian lalu letak kan di atas kontrak ini, jika tidak kembali kan kontrak itu. "


Kedua nya menganguk dan patuh mengikuti semua instruksi Max Saunders, setelah mereka selesai melakukan kontrak jiwa, mereka merasa seperti ada rantai yang mengikat mereka yang akan menjerat mereka sewaktu waktu.

__ADS_1


Jadi mereka telihat lebih patuh dari pada sebelum nya.


Gadis gadis seperti mereka jika bisa di kembang kan dengan baik maka akan sempurna.


Max Saunders puas dengan kedua nya dia mengambil dua buah gulungan dari tas kaki nya : gulungan skill [ Wind Slash ] [ Fire Spear ]


Memberikan nya kepada kedua nya masing masing satu, saat melihat pemberian Max Saunders kedua bingung. Karena mereka tidak tau apa fungsi gulungan kulit itu, mereka tidak tau harus bagai mana dan menatap Max.


" eto .... ano ini untuk apa? " Yan Yan bertanya dengan rasa malu, bukan karena tidak menghargai tetapi karena benar benar tidak tau fungsi nya.


" Itu gulungan Skill, seperti yang kalian ceritakan tentang kekuatan kelompok Long Ji, semua itu berasal dari gulungan Skill "


" Mengunakan skill akan mempermudah kalian dalam membunuh monster atau zombie, jadi ini sebagai hadiah untuk informasi dan ucapan selamat datang kepada kalian berdua "


" Gunakan gulungan itu, coba rasakan aliran energi di tubuh kalian dan alirkan kedalam gulungan Skill, maka itu akan secara otomatis menyatu dengan kalian "


Kedua nya memejam kan mata, mematuhi setiap perkataan Max setelah beberapa detik gulungan skill itu bercahaya berubah menjadi kepingan kepingan cahaya dan menyatu dengan kedua nya.


Saat mereka merasakan perubahan kedua gadis itu terlihat senang dan entah kenapa mereka merasa bisa lebih kuat dari pada perasaan tidak berdaya sebelum nya.


Mereka merasa pilihan mereka mengikuti Max Saunders benar benar pilihan yang tepat.


Mereka bersyukur karena bertemu dengan Max


[ Skill : Wind Slash ( tingkat 0 )


Membuat bilah tebasan dari angin dengan konsumsi mana 10%, kekuatan serangan + 10 dan kecepatan serangan + 5 ]

__ADS_1


[ Skill : Fire Spear ( tingkat 0 )


Membuat tombak dari api yang terkompres, mengkonsumsi mana 10%, memberikan efek ledakan jika tombak di lempar dan mengenai target, kekuatan serangan + 5 , kecepatan serangan + 5, kekuatan ledakan +10 ]


__ADS_2