
Exhausted in Destruction : Wandering in a New World Filled With Harem
Eps.031 ~ Yan Yan dan Li Na Dua
^^^author : Akaii.^^^
Mereka pikir mulai sekarang mereka bisa lebih kuat dari pada orang orang Long Ji, karena mereka tahu bahwa Max Saunders pasti sangat kuat.
Di lihat dari keberanian nya untuk pergi sendirian untuk menyelamat kan orang lain, Sedang kan sebagian besar orang sibuk membentuk kelompok untuk melarikan diri.
Max Saunders melihat eksperis mereka yang semula lesu, menjadi ber energi dan tekad. Max mengangguk puas, setidak nya pemberian nya tidak sia sia.
Max Saunders melihat keluar, suara suara aneh mulai terdengar mungkin segerombol an zombie akan muncul dan Max merasa ini kesempatan untuk menguji kedua gadis itu.
Memfokus kan indra nya Max melihat melalui jiwa nya ada sekitar dua puluh zombie yang datang dari arah timur.
Max menatap kedua gadis itu sekali lagi dan berkata " Kalian bersiap lah, ada sekitar dua puluh zombie yang akan datang, ini ujian jadi perlihat kan nilai kalian! "
Max Saunders membawa mereka keluar untuk memburu para zombie itu, di lihat dari betapa lambat nya mereka seharus nya zombie itu masih di level 5.
Max menatap ke depan dan mengunakan mata pengetahuan milik nya untuk melihat melalui sekelompok zombie itu.
[ Mata Pengetahuan ]
[ Gerombolan zombie ( 20 )
Level : 5, hati hati dengan cakar dan gigitan nya satu goresan berakibat fatal.
Kelemahan : mereka lambat, kepala dan leher, api.
Jarak : 20 meter ]
Di lihat dari informasi ini maka kedua gadis itu bisa mencoba nya terlebih dahulu.
15 meter ..... 10 meter ......
Sekarang! Max meminta kedua gadis itu untuk mengunakan skill mereka
[ Wind Slash ] bilah elemen angin terbang lurus kedepan memenggal kepala beberapa zombie.
Crass! Bang! Bang! Beberapa kepala jatuh kebawah
[ Fire Spear ] tombak api melesat ke depan kedalam se kelompok zombie, ketika itu menyentuh tanah ... Boom! Tombak itu meledak dan api menjalar dan menari kemana mana.
[ Wind Slash ] bilah angin datang lagi membuat kobaran api menjadi lebih besar dan ganas dari pada sebelum nya, serangan sihir membabi buta membunuh semua zombie.
Dari yang terpenggal hingga hangus, itu membuat sekelompok zombie tadi terlihat seperti gumpalan daging di tengah jalan yang sangat menjijikan.
Kurang dari setengah jam, dua puluh zombie itu musnah.
[ Anda membunuh zombie level 5, Kekuatan + 2, Exp + 50% ]
__ADS_1
[ Anda membunuh zombie level 5, Kekuatan + 2, Exp + 50% ]
[ Anda membunuh zombie level 5, Kekuatan + 2, Exp + 50% ]
[ Anda membunuh zombie level 5, Kekuatan + 2, Exp + 50% ]
[ Anda membunuh zombie level 5, Kekuatan + 2, Exp + 50% ]
[ Anda ...... ]
[ Selamat anda naik level, level 1 > Level 5 ]
[ Selamat anda naik level, level 1 > Level 5 ]
[ Yan Yan -
Lavel : 5
Ras : Manusia
Job : Tidak ada ( Tingkat 0 )
Judul :
Status poin : 8
Skill :
Aktif : Fire Spear ( Tingkat 0 )
Pasif :
[ Li Na -
Lavel : 5
Ras : Manusia
Job : Tidak ada ( Tingkat 0 )
Judul :
Status poin : 8
Skill :
Aktif : Wind Slash ( Tingkat 0 )
Pasif :
Kekuatan: 10 + 15 (10) | kelincahan : 10 + 15 (10) | Kesehatan : 10/ 10 (10) | Stamina : 15 / 15 (10) | Mana : 30 (0) | Sihir : 20 (10) ]
__ADS_1
Hanya dalam 30 menit, mereka berubah dari orang biasa menjadi evolusioner.
Dari yang semula di kejar dan di bunuh, kini menjadi orang yang membunuh zombie.
Meski baru level 5, jika di bimbing dengan maka mereka bisa menjadi lebih kuat dan lebih kuat.
Sekarang saat nya meluncur kan serangan ke arah kelompok Long Ji terlebih dahulu, karena zombie orde pertama di asrama timur itu tidak mungkin meningalkan asrama dalam waktu dekat.
Maka yang harus di tangani terlebih dahulu adalah mereka yang memiliki akal sehat, karena apa yang lebih menakutkan dari pada zombie adalah manusia lain nya, yang memancing dari kegelapan.
Jika orang orang itu tidak segera di hapus kan, saat dia sedang bertarung dengan zombie di asrma timur terlebih dahulu maka orang orang itu pasti akan menganggu nya.
Max menatap Yan Yan dan Li Na yang masih terkejut dengan kekuatan mereka, mereka memiliki berbagai macam perasaan, senang, bingung, takut dan lain lain.
Saat ke dua gadis itu melihat ke arah gumpalan daging itu, wajah mereka pucat ke dua nya tidak bisa menahan muntah isi perut nya, namun mereka menahan nya karena mereka baru makan sekali setelah dua hari kelaparan.
" Kalian kemari sebentar, duduk dan tenang kan diri kalian "
" Setelah ini kita akan berurusan dengan kelompok Long Ji dan melunasi semua hutang hutang yang ada! " Saat Max berbicara kedua gadis itu mengangguk, mereka berlari ke arah Max dengan wajah pucat karena syok melihat hasil serangan mereka.
Kedua nya juga kehabisan mana jadi mereka seketika merasa pusing.
Saat sampai di depan Max kedua nya langsung terjatuh duduk di tanah.
" Tuan Max, bagaimana? Hah hah kami ... sudah berusaha sekuat mungkin " Yan Yan bertanya kepada Max tentang pendapat nya.
Dia berusaha sekuat mungkin untuk membunuh semua zombie secepat nya, butuh waktu 30 menit untuk membersih kan semua nya.
Dia bertanya kepada Max tentang pedapat nya.
" petama kali melakukan dan hasil nya seperti ini ..... tidak buruk " Max mengaguk dan hanya berkata tidak buruk.
Mereka istirahat sebentar, sambil menungu Max menyiapkan Sniper AWM milih nya, mengisi dengan 6 peluru orde ke pertama.
[ Catatan jumlah peluru :
Peluru level 5 ×25, level 25 ×50, orde pertama ×50, orde ke dua ×100 ]
Max menyiap kan segala nya dengan hati hati, meski kelompok Long Ji lebih lemah dar Max tetapi singa besar akan mengunakan seluruh kekuatan nya untuk membunuh tikus.
Jadi jangan karena dia kuat dia akan meremeh kan musuh nya, apalagi skill milik Long Ji yang dapat berubah menjadi beruang kita tidak tau bagimana kekuatan dan pertahanan nya.
Sepuluh menit, semua nya siap dan kedua gadis itu juga cukup beristirahat. Max Saunders berdiri dan siap pergi ke Asrama barat dengan kedua gadis itu, jarak mereka saat ini dengan Asrama barat kira kira hanya 50 meter.
Max meminta mereka berjalan terlebih dahulu, " Saat kita tiba di tempat yang di tentukan kalian akan memancing mereka keluar dan saya akan menunggu di luar "
" Baik Tuan Max " kedua gadis itu patuh dan mengaguk.
......
saat ini di dalam gedung asrama barat, ada seorang anak laki laki botak yang duduk di atas sofa dengan dua gadis di pangkuan nya, kedua lengan nya memeluk gadis itu.
__ADS_1
di belakang anak laki laki itu ada juga seorang wanita yang terlihat lebih tua sedang memijat bahu nya dengan lembut.
.....