
Exhausted in Destruction : Wandering in a New World Filled With Harem
Eps. 034 ~ Asrama Putri Barat
^^^author : Akaii.^^^
Sedang kan Long Ji menatap Max dengan putus asa, suara aneh terdengar dari bangunan di dekat Asrama yang lain.
Sejumalah zombie turu dan berjalan terhuyung huyung ke arah Max Saunders berdiri, mereka mencoba berlari lebih cepat seperti mencium bau kesukaan mereka.
Bau darah di udara membuat mereka lebih bersemangat untuk terus maju meski terhuyung huyung aura keganasan muncul, " Kalian mundur lah ke asrama dan efakuasi mereka segera, kumpul kan semua orang! Semuanya tanpa tertinggal satu pun "
" Mulai di sini pemandangan nya akan menjijikan lebih baik kalian pergi "
Saat zombie perlahan mendekat ke empat orang yang terbaring itu mulai panik dan berteriak histeris. " Kalian pergi pergi, dasar mahkluk menjijikan! "
" pergi pergi, aah aah sakit sakit ma ma "
" maaf maaf kan saya "
" tolong, ku mohon mohon "
Mereka histeris, terutama Long Ji yang paling suka menguna kan orang untuk memberi makan zombie, kini dia merasa kan hal yang sama.
Entah apa yang dia rasakan yang jelas Max Saunders melihat nya menggeliat berjuang untuk lepas dari gigitan dan cengraman zombie.
Max melihat dari samping merasa ingin mutah mengeluar kan semua isi perut nya, bagain tubuh yang tercabik cabik dan daging yang terkoyak perlahan.
Merasa tidak tahan, Max Saunders mengambil Tang Dao dan menebas dengan cepat.
Sring! Pff! Bang!
Kepala zombie dan manusia terbelah dan mayat berserakan.
[ Selamat anda membunuh manusia level 16 ]
[ Selamat anda membunuh zombie level 10 ]
[ Selamat anda membunuh zombie level 10 ]
__ADS_1
[ Selamat anda membunuh zombie level 10 ]
[ Selamat ..... ]
[ Se ... ]
Selasai di sini Max berbalik dan berjalan pergi menuju ke asrama barat tempat Li Na dan Yan Yan ber ada.
Saat Masuk Max melihat sekitar 50 gadis yang berkumpul, hanya dalam sepuluh menit mengumpul kan lima puluh orang, efektif fitas kedua gadis itu sangat tinggi.
Di antara lima ouluh gadis itu ada sekitar empat orang yang mengalami ganguan jiwa dan sepuluh orang yang sakit sakitan, sebagian besar terlihat kurus dan pucat hanya beberapa orang yang terlihat lebih baik.
Bisa di lihat bahwa gadis gadis yang kondisi nya lebih baik itu adalah gadis gadis Long Ji entah secara paksa atau suka rela.
" Kalian semua dengar! saya Max Saunders orang yang membunuh Long Ji dan kelompok nya, mulai sekarang kalian akan berada di bawah perintah saya. "
" Tidak akan ada yang kelaparan, kalian akan aman dan sehat, lihat lah teman kalian Yan Yan dan Li Na. Teman kalian dulu yang tidak berdaya seperti kalian sekarang sudah mempunyai kekuatan seperti Long Ji, mereka bisa membunuh banyak zombie dan bertambah kuat mereka bisa membela diri mereka sendiri "
" Di sini era baru tidak ada yang tidak mungkin, kalian semua ikut saya dan akan menjadi pejuang yang kuat yang bisa melindungi diri kalian sendiri dan hidup dengan bahagia bersama teman teman kalian "
Max Saunders mengunakan skill soul manipulation untuk membantu orang orang itu mendengar suara nya melalui jiwa mereka bukan telinga mereka, ketika jiwa mereka mendengar suara Max.
Dia mengulur kan tangan nya dan sekali lagi berkata kepada 50 gadis itu, " Siapa yang mau mengikuti saya semua berdiri dan berbaris untuk mendapat kan makanan, cepat! "
Dalam sepersekian detik, 50 gadis berbaris rapi dan mereka saling membantu orang lain untuk berdiri termasuk beberapa gadis yang butuh bantuan lebih dan perhatian khusus.
Max mengeluar kan lima puluh sosis dan roti, meminta bantuan Yan Yan dan Li Na untuk membagi kan nya kepada semua orang, termasuk beberapa gadis yang butuh bantuan lebih dia meminta Li Na untuk mengumpul kan mereka menjadi satu.
Max menguna kan skill nya sekali lagi untuk membantu pemulihan jiwa mereka meski fisik para gadis itu belum bisa pulih, namun jiwa mereka sudah mulai membaik.
Di sini mereka semua makan dengan patuh dan tertib termasuk gadis gadis yang termasuk bagian dari kelompok Long Ji sebelum nya tidak ada yang berani melawan Max.
Karena mereka mengalami kekuatan Long Ji, mereka tau bahwa Max Saunders seharus nya lebih kuat untuk bisa membunuh Long Ji secepat itu, mereka hanya melihat Long Ji keluar beberapa puluh menit tidak sampai satu jam.
Tetapi Yan Yan dan Li Na sudah masuk mengumpul kan mereka dan berkata bahwa seseorang sudah membunuh Long Ji begitu cepat, bisa di lihat seberapa kuat orang itu.
Pasti sangat kuat, mereka patuh karena mereka takut saat mereka membantah mereka akan di keluar kan dari grup.
" Apakah ini sudah semua nya?, yang di lantai atas "
__ADS_1
" Sudah Tuan ku, di sini 50 orang itu sudah semua nya, termasuk beberapa guru dan siswi yang butuh dukungan itu " Yan Yan menunjuk ke arah para guru dan mereka yang sakit sebelum nya.
" em oke, kalian bagikan ini untuk semua orang satu satu " Max Saunders mengangguk dan mengular kan air mineral untuk di bagikan kepada semua orang.
Max duduk di kursi memejam kan mata sebentar untuk mengigat hal hal yang penting, yang mungkin dia kelupaan atau Dia secara tidak sadar mengabai kan nya.
Melihat jam pukul 03.00 pagi, Langit masih gelap gulita dan cahaya lampu yang minim membuat sedikit susah untuk menghafal wajah wajah para gadis yang Dia selamat kan.
Setelah ini Max akan memimta mereka untuk menanda tangani kontrak jiwa dan menyimpan mereka di dunia saku.
Max membayang kan Buku pengetahuan muncul dan benda itu muncul, mengambang di depan Max, penampilan nya berbeda dari sebelum nya yang semula seperti buku biasa kini memiliki aura yang lebih membuat orang merasa misterius dan bingung.
Max mengisi halaman kosong dengan informasi peringkat :
Max Saunders?
Ming Yue.
Jing Jiya
Zahra.
.........
Juga ingormasi tambahan seperti seseorang telah menyelamat kan dan mengevakuasi orang yang ada di dalam asrama putri dan sekitar nya.
....
Max merasa waktu nya semakin mepet, yang di butuh kan hanya waktu untuk berkembang dan bertambah kuat.
Andai dunia memberi nya waktu pasti Max Saunders bisa membuat dunia menghadapi siapa penyebab kehancuran dan perubahan dunia.
Max melihat ke depan ke arah gadis gadis yang makan dengan perlahan, seolah olah menjaga agar makanan mereka tidak habis.
Mungkin mereka takut jika makanan itu habis mereka tidak akan dapat makan lagi, " Kalian cepat habis kan, nanti saya akan memberi kalian makanan lagi tidak usah cemas "
__ADS_1